Social Icons

Pages

Minggu, 30 Juni 2013

Wanita-wanita yang Tak Boleh Pakai KB Hormonal


(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Kontrasepsi atau KB hormonal cenderung lebih populer karena kemudahan penggunaan dan efektivitasnya. Namun tidak semua wanita diperbolehkan menggunakan jenis kontrasepsi ini. Siapa saja yang tidak diperbolehkan?

Kontrasepsi hormonal seperti pil KB dan suntik, menggunakan estrogen dan atau progestin untuk membantu mencegah ovulasi (pembuahan). Metode pengendalian kelahiran dengan hormon bersifat reversibel, sehingga wanita dapat hamil setelah menghentikan penggunaannya.

Tapi seperti kontrasepsi lainnya, kontrasepsi hormonal memiliki efek samping yang umum dan faktor risiko medis, terutama bagi wanita dengan kondisi tertentu. Sebelum memberikan satu jenis kontrasepsi, dokter atau bidan biasanya akan memeriksa dan menanyakan riwayat kesehatan wanita.

Wanita-wanita dengan kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan kontrasepsi hormonal, seperti dilansir About.com, Minggu (30/6/2013):

1. Hamil
2. Kurang dari 6 minggu pasca persalinan
3. Usia lebih dari 35 tahun
4. Perokok
5. Penderita penyakit hati aktif atau punya riwayat tumor hati
6. Penyandang diabetes
7. Punya riwayat penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi
8. Perdarahan vagina yang tidak bisa dijelaskan
9. Penderita kanker payudara, punya riwayat kanker payudara atau mengalami pertumbuhan abnormal pada payudara
10. Punya riwayat masalah pembekuan darah
11. Penderira migrain
12. Keberatan moral terhadap metode kontrasepsi hormonal.

Ibu Hamil, Cobalah Tidur Miring ke Kiri


Share:
Ibu hamil sangat disarankan untuk tidur miring ke kiri.
JAKARTA - Tidur merupakan satu masalah tersendiri untuk ibu hamil. Meski tubuh terasa lelah, perut yang membesar membuat tidur jadi kurang nyaman. Jika ini pun menjadi problem untuk Anda, cobalah untuk tidur miring ke kiri.

Tidur miring ke kiri akan meningkatkan aliran darah dan nutrisi http://www.toko-alkes.com/ke plasenta dan janin. Ginjal ibu hamil juga akan bekerja lebih efisien, dengan menghilangkan cairan dan "sampah" dari dalam tubuh. Dengan posisi ini, cairan yang menumpuk di kaki dan tangan, yang membuat kaki membengkak akan berkurang. Yang terutama, posisi ini juga akan mengurangi aliran darah ke jantung dan menyebabkan penurunan aliran jantung.

Posisi yang paling tidak disarankan untuk ibu hamil adalah telentang, khususnya selama trimester akhir. Tidur dengan posisi telentang akan membuat rahim menekan tulang belakang, otot punggung, usus, dan pembuluh darah utama. Akibatnya, punggung jadi sakit, ambeien, dan penurunan peredaran darah, yang membuat Anda tidak nyaman dan menurunkan peredaran darah ke janin. Anda juga bisa jadi pusing, tekanan darah rendah, mengorok, menambah berat badan, dan mengalami sleep apnea (gangguan henti nafas).

Untuk memudahkan Anda, sebaiknya biasakan tidur miring ke kiri sejak awal kehamilan. Tidur dengan posisi yang sama sepanjang malam memang tidak akan nyaman, jadi Anda pun perlu mengubah posisi dari sisi kiri ke kanan. Meski begitu, sebaiknya Anda lebih banyak miring ke kiri demi kesehatan Anda dan bayi di dalam kandungan.

Agar Anda bisa tidur miring dengan nyaman, ini yang bisa Anda lakukan:
* Hindari minuman yang mengandung kafein seperti soda, kopi, dan teh.
* Hindari makan terlalu banyak beberapa jam sebelum tidur. Lebih baik Anda makan lebih banyak saat sarapan dan makan siang, dan makan lebih sedikit pada malam hari. Penuhi kebutuhan nutrisi dan minum air putih sepanjang hari.
* Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari.
* Hindari latihan terlalu berat menjelang tidur, dan lakukan kegiatan yang merileksasi seperti berendam dalam air hangat selama 15 menit, minum susu hangat dengan tambahan madu.
* Terbangun karena kram? Tekan-tekan kaki Anda dengan kuat ke dinding. Tambahkan asupan kalsium ke dalam menu makan Anda untuk menghindari kram.
* Jika Anda kurang tidur pada malam sebelumnya, coba ganti dengan tidur siang selama 30-60 menit.

Jumat, 28 Juni 2013

Hilangkan Stigma pada Penyakit "Ayan"

Shutterstock
Ilustrasi otak anak
Jakarta -Penyakit epilepsi atau dikenal juga dengan sebutan "ayan" masih menimbulkan pandangan keliru (stigma) di masyarakat antara lain penyakit akibat kutukan, guna-guna, kerasukan, gangguan jiwa atau mental. Bahkan, ada mitos bahwa penyakit ini dapat ditularkan melalui air liur. Hal ini berpengaruh negatif terhadap upaya pelayanan penyandang epilepsi.

Problem psikososial pada penyandang epilepsi ditemukan lebih tinggi pada populasi umumnya. Problem terbanyak yang dilaporkan adalah adanya isolasi sosial, kurang percaya diri, bahkan menimbulkan kecemasan dan depresi. Padahal problem sosial menjadi sangat penting karena berdampak pada berkurangnya kualitas hidup penyandangnya.

Menurut spesialis saraf dari RS Islam Pondok Kopi Jakarta Timur dr. Gea Pandhita, penyakit epilepsi sebenarnya tidak menimbulkan kerugian yang banyak pada lingkungan lantaran penyakit tersebut tidak menular. Penyakit lain yang sebenarnya lebih berbahaya daripada epilepsi justru dapat diterima lebih baik, hanya karena tidak memiliki stigma.

Faktanya, lanjut Gea, epilepsi juga bukan penyakit jiwa, melainkan penyakit fisik yang dialami akibat ketidaknormalan kelistrikan sekelompok sel saraf di otak (bangkitan). Seseorang dikatakan mengidap epilepsi apabila ia mengalami bangkitan berulang, berselang lebih dari 24 jam, yang timbul tanpa provokasi.

Dapat diobati

Gea menjelaskan, epilepsi sejatinya bisa diobati. Pengobatan bertujuan untuk menghindari terjadinya bangkitan, sehingga mencegah gejalanya untuk timbul. Obat-obatan epilepsi antara lain valproate, phenytoin, lamotrigrine, gabapentine, levetiracetam, oxcarbazepine, zonisamide, dan beberapa jenis obat lainnya.

Prinsip pengobatan epilepsi, tutur Gea, yaitu dimulai dengan memberikan satu jenis obat dengan dosis yang rendah. Apabila bangkitan sudah tidak timbul dalam dua tahun berturut-turut artinya dosis obat sudah adekuat sehingga tak perlu ada penambahan dosis. Namun bila bangkitan masih terjadi maka dosis obat bisa ditambahkan.

"Dan bila bangkitan masih timbul, maka perlu diberikan dosis kombinasi dua hingga tiga obat sekaligus," paparnya dalam seminar edukasi oleh RSI Pondok Kopi dan SOHO Group, Kamis (27/6/2013) di Jakarta.

Pemberian obat didasari oleh jenis gejala epilepsi, usia penyandang, dan kesesuaian reaksi obat, yaitu apabila ada reaksi alergi maka obat perlu dihentikan dan dialihkan ke jenis obat epilepsi lain.

Di samping pemberian obat, penyandang epilepsi sebaiknya menghindari bernapas pendek-pendek dan cepat, cemas, kurang tidur, dan makan tidak teratur. Hal-hal tersebut perlu dihindari guna menghindari terjadinya bangkitan.

Kamis, 27 Juni 2013

7 Fakta di Balik Mitos tentang Dehidrasi


Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Agar bisa berfungsi dengan baik, setiap sel dalam tubuh manusia membutuhkan air. Nah, air ini diperlukan untuk mengatur suhu badan, melindungi sendi-sendi dan organ, serta memperlancar pencernaan.

Namun, dengan kondisi cuaca yang panas seperti ini, konsumsi air perlu ditingkatkan untuk mencegah dehidrasi. Berbicara mengenai dehidrasi, berikut mitos dan fakta tentang dehidrasi, seperti dilansir Huffington Post, Jumat (28/6/2013) :

Mitos: Dehidrasi tidak nyaman, tapi tidak berbahaya
Fakta: Meski kebanyakan orang mengalami gejala dehidrasi ringan seperti sakit kepala, lesu, jarang buang air kecil, dan berkeringat, tapi jika dibiarkan, dehidrasi bisa berbahaya. Menurut Mayo Clinic, dehidrasi yang parah bisa menyebabkan komplikasi seperti pembengkakan otak, kejang, gagal ginjal, bahkan kematian.

Biasanya, orang dewasa bisa mengatasi dehidrasi ringan ini dengan minum cairan ekstra. Tapi jika tidak segera diatasi, dehidrasi bisa mengakibatkan rasa haus yang ekstrim, pusing, kebingungan, dan berhenti buang air kecil. Pada anak-anak dan lansia, dehidrasi bisa menyebabkan diare, muntah, demam, cepat marah, dan kebingungan.

Mitos: Haus itu tanda dehidrasi
Fakta: Rasa haus merupakan cara tubuh memberi sinyal Anda untuk minum air. Saat haus, Anda tidak sedang berada pada risiko bahaya dehidrasi. "Ketika haus, defisit air dalam tubuh berkurang sedikit, meskipun itu hal yang sensitif," kata Profesor Kedokteran di University of Pennsylvania.

"Mungkin hanya satu persen air yang berkurang dalam tubuh Anda secara keseluruhan dan itu hanya membutuhkan beberapa jumlah cairan saja," lanjutnya.

Mitos: Setiap orang perlu minum delapan gelas air sehari
Fakta: Institute of Medicine (IOM) merekomendasikan pria agar minum sekitar tiga liter air per harinya, sedangkan wanita sebanyak 2,2 liter. Sementara ahli lainnya mengatakan tidak perlu memaksakan diri untuk minum jika memang tidak haus.

Menurut data IOM, sekitar 20 persen asupan air rata-rata dalam tubuh seseorang berasal dari makanan terutama dari makanan yang kandungan airnya tinggi seperti timun dan semangka. "Yang harus dikatakan adalah beberapa gelas cairan per harinya, karena kopi, teh, jus buah, bahkan minuman manis pun memberi tubuh Anda cukup banyak air. Meski kami tak merekomendasikannya untuk tujuan hidrasi," kata Noakes.

Mitos: Urine yang jernih salah satu tanda dehidrasi
Fakta: Pada dasarnya, tidak ada urine yang jernih, warnanya lebih cenderung ke kuning pucat. Ahli fisiologi dan profesor di University of Connecticut's Human Performance Laboratory, Lawrence Armstrong, Ph.D, telah membuat grafik warna urine berdasarkan tingkat dehidrasi.

Jadi Anda dapat menyesuaikan asupan cairan dengan melihat warna urine Anda. Perlu diingat pula, suplemen dan makanan pun bisa mengubah warna urine.

Mitos: Minum terlalu banyak air, tak masalah
Fakta: Overhydrating bisa sangat berbahaya, meskipun itu jarang terjadi. Minum terlalu banyak air bisa menyebabkan hiponatremia, yaitu kadar natrium dalam tubuh menjadi encer dan menyebabkan sel-sel membengkak. Gejala hiponatremia yaitu mual, muntah, sakit kepala, pusing, kebingungan, kelelahan, dan kejang.

Mitos: Olahragawan butuh minuman penambah energi
Fakta: Dengan berolahraga kurang dari satu jam, cadangan air masih baik-baik saja. Jika Anda sudah berolahraga lebih dari satu jam, baru elektrolit dan cadangan glikogen Anda berkurang. Para olahragawan bisa mendapatkan energi dari campuran gula dan sodium.

Bukan pilihan cerdas untuk memilih minuman penambah energi yang penuh dengan zat aditif-sebagai pengganti energi saat beraktivitas. Tak ada salahnya jika memilih bahan makanan alami sebagai pengganti minuman ini.

Mitos: Kopi bisa sebabkan dehidrasi
Fakta: Dehidrasi akan terjadi jika Anda mengonsumsi kopi secara berlebih. Menurut Mayo clinic, minum 500 mg kafein atau lebih setiap hari, bisa menyebabkan seseorang terkena risiko dehidrasi.

Penyakit dengan Penularan Paling Cepat

shutterstock
TERKAIT:
JAKARTA- Beragamnya sifat penyakit, bahkan beberapa mulai kebal terhadap obat, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita untuk menjaga kesehatan dengan cara meningkatkan sistem imun tubuh.

Meski insiden penyakit tidak menular, seperti stroke atau kanker, kini terus meningkat secara global, namun beberapa penyakit menular tidak pernah hilang.

Dr.Daniel Caplivski, ahli penyakit menular dari Mount Sinai Medical Center di New York, menyebutkan ada beberapa penyakit menular dengan tingkat penularan cepat dan mengkhawatirkan. Hal tersebut antara lain disebabkan karena mobilitas orang yang semakin cepat, baik antar kota atau negara.

Berikut adalah beberapa penyakit menular yang dianggap sangat mengkhawatirkan.

Influenza
Virus penyakit flu terus ada sepanjang tahun. Virus ini menjadi sangat berbahaya jika muncul strain baru, misalnya H7N9 yang sekarang menjadi wabah di Cina. Sejauh ini virus H7N9 berakibat fatal pada sepertiga pasien yang dirawat akibat tertular virus ini.

"Strain virus yang baru menyulitkan sistem daya tahan tubuh kita untuk memberikan respon yang setara," kata Caplivski.

Meski tren penularan H7N9 mulai menurun, namun para pakar masih terus memonitor virus ini. Sejauh ini kita bisa melindungi diri dengan melakukan vaksin influenza, terutama jika akan bepergian ke Cina.

Bakteri kebal antibiotik
Para dokter di AS dibuat cemas dengan peningkatan kasus bakteri yang kebal antibiotik. "Bakteri selalu punya cara untuk menghadapi antibiotik," katanya.

Yang jadi kekhawatiran adalah belum banyak antibiotik generasi baru yang dibuat perusahaan farmasi. "Membuat antibiotik tidak menguntungkan karena risetnya mahal. Lebih untung jika memproduksi obat diabetes atau pelangsing," kata Caplivski.

Strain bakteri yang kebal obat antara lain CRE (carbapenem-resistant enterobacteriacease), MRSA (Methicillin-resistant Staphylococcus aereus) dan C.diff (Clostridium dificile).

Bakteri-bakteri tersebut bisa menyebabkan kematian jika menginfeksi karena belum ada obat untuk mengatasinya. Kebanyakan bakteri tersebut berada di rumah sakit.

Tuberkulosis
Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan menyerang paru-paru. Penyakit ini bisa berakibat kematian jika tidak segera diobati. Pengobatan yang tidak tuntas juga bisa memicu TB kebal obat.

Virus MERS
Tahun lalu para ahli mencatat 60 kasus virus MERS, infeksi pernapasan yang lebih berbahaya dibanding SARS. Virus ini kebanyakan ditemukan di negara-negara Timur Tengah dan Eropa.

HIV
Infeksi HIV masih menjadi masalah di banyak negara. Meski demikian kemajuan pesat dalam dunia pengobatan menyebabkan banyak Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup secara produktif dan berumur panjang.

Kendati demikian, penyakit yang ditularkan melalui hubungan seks bebas dan jarum suntik yang terinfeksi ini bagaikan puncak gunung es akibat banyaknya orang yang sebenarnya sudah terinfeksi tetapi tidak mengetahui karena tak pernah memeriksakan dirinya.

Rabu, 26 Juni 2013

Ini Petunjuk Apakah Keringat Anda Menyehatkan atau Tidak


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Berkeringat itu sehat bagi tubuh manusia. Namun keringat berlebihan bisa jadi pertanda yang tidak baik. Kapan keringat jadi menyehatkan atau malah jadi pertanda buruk bagi kesehatan?

Nah, berikut ini kondisi-kondisi tubuh saat berkeringat yang menyiratkan kesehatan atau justru pertanda penyakit tertentu, seperti dikutip dari Boldsky, Selasa (11/6/2013):

Manfaat Keringat

1. Mendinginkan Tubuh

Keringat bermanfaat bagi tubuh lantaran membantu mendinginkan panas tubuh. Ini merupakan mekanisme alami tubuh untuk mengeluarkan uap dan menjaga suhu nyaman. Itu makanya saat cuaca terik atau makan yang panas-panas, tubuh Anda akan berkeringat.

2. Membersihkan Pori Kulit

Keringat dapat menghilangkan racun dari pori-pori kulit Anda. Dalam proses ini pori-pori terbuka, dan dengan bantuan keringat maka kerentanan akan jerawat dan masalah kulit lainnya bisa berkurang.

3. Membantu Menurunkan Berat Badan

Anda mungkin sering mendengar bahwa jika ingin menurunkan berat badan, maka harus banyak keringat yang keluar. Ketika Anda berkeringat karena latihan, artinya Anda benar-benar membakar kalori dan meningkatkan metabolisme.

Berkeringat Berlebihan, Indikasi Apa?

Meski berkeringat itu sehat, namun berkeringat terlalu banyak merupakan pertanda masalah kesehatan. Berikut adalah beberapa kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan keringat berlebihan.

1. Serangan Jantung

Ketika seseorang akan terkena serangan jantung, umumnya dia akan banjir keringat. Hal ini disertai dengan nyeri otot dan mual.

2. Tiroid

Terlalu banyak berkeringat juga bisa disebabkan oleh gangguan tirois. Umumnya telapak tangan juga ikut berkeringat jika memiliki tiroid yang tinggi.

3. Menopause

Berkeringat dan sensasi hot flashes adalah gejala umum menopause dan gangguan hormonal.

4. Leukaemia atau AIDS

Jika seseorang kerap mengalami keringat dingin di malam hari, maka hal itu dapat disebabkan oleh dua penyakit yakni kanker darah atau AIDS.

Bagaimana Mengetahui Keringat Berlebihan?

Jumlah keringat yang dihasilkan tubuh dipengaruhi oleh berbagai kondisi. Ada orang yang secara alami memiliki keringat lebih banyak daripada yang lain. Seseorang yang melakukan latihan fisik berat juga cenderung untuk berkeringat banyak.

Keringat menjadi berlebihan jika keringat yang keluar dari tubuh lebih dari jumlah yang diperlukan tubuh untuk melakukan fungsinya. Misalnya saja jika Anda berkeringat meski tidak merasa kepanasan, atau berkeringat saat sedang duduk diam dan tidur di ruangan yang dingin, maka keringat yang keluar bisa dikatakan tidak normal.

Tubuh seharusnya berkeringat hanya saat seseorang merasa kepanasan atau karena kelelahan setelah melakukan aktivitas fisik. Jika keringat keluar tanpa ada rasa kepanasan sebelumnya atau tanpa suatu aktivitas fisik, maka itu artinya keringat keluar berlebihan.

Kena Diabetes? Tak Usah Diet atau Ubah Gaya Hidup, Olahraga Saja Cukup


ilustrasi (Foto: ThinkStock)

Jakarta, Sekali divonis mengidap diabetes tipe 2, orang-orang biasanya berbondong-bondong melaksanakan program diet atau bahkan mengubah gaya hidupnya secara keseluruhan. Padahal sebuah studi baru mengatakan olahraga saja cukup.
Kesimpulan ini diperoleh tim peneliti dari Leiden University, Belanda setelah mengamati 12 pasien diabetes yang diminta melakukan olahraga berintensitas sedang selama enam bulan. Partisipan yang rata-rata berusia 46 tahun ini harus berolahraga antara 3,5 jam sampai 6 jam perminggunya.

Setiap minggu, partisipan diminta melakukan latihan resistensi sebanyak dua kali dan latihan ketahanan dengan frekuensi yang sama. Selain itu, ke-12 partisipan juga menjalani scan MRI, terutama di awal periode dan setelah merampungkan program olahraga selama enam bulan. Di akhir periode, partisipan juga diajak melakukan ekspedisi pendakian selama 12 hari.

Kemudian dari laporan penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Radiology ini terungkap bahwa fungsi jantung partisipan tampaknya tak mengalami perubahan apapun pasca terlibat dalam program latihan fisik. Tapi sebagian besar partisipan mengalami penurunan jumlah lemak di perut, hati dan seputaran jantung yang signifikan, padahal lemak di ketiga organ kerapkali dikaitkan dengan peningkatan risiko sakit jantung.

"Kami menemukan bahwa lapisan lemak kedua di sekitar jantung (lemak perikardial) memperlihatkan perilaku yang sama dengan lemak perut (lemak visceral) dalam rangka merespons latihan fisik. Namun kandungan lemak di dalam hati menurun secara substansial setelah berolahraga," ungkap peneliti Dr. Hildo Lamb dari Leiden University Medical Center.

Menurutnya, upaya pengurangan lemak di hati yang berkaitan dengan olahraga ini cukup penting bagi pasien diabetes tipe 2. Sebab sebagian besar dari mereka mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.

"Organ hati memainkan peran sentral dalam mengatur distribusi lemak tubuh secara menyeluruh," tekan Lamb seperti dilansir WebMD, Kamis (27/6/2013).

"Penurunan volume lemak hati dan lemak perut dengan melakukan latihan fisik juga menjadi begitu penting dalam rangka menanggulangi efek samping penumpukan lipid (lemak) di organ tubuh lainnya, misalnya jantung dan dinding pembuluh darah," tutupnya.

Kesehatan Tidur untuk Performa Kerja


Shutterstock
Ilustrasi mengantuk
JAKARTA- Kita sudah tahu bagaimana kurang tidur dapat memengaruhi performa kerja di siang hari. Konsentrasi yang berkurang, lamban serta ceroboh adalah tanda-tanda kantuk yang masih diabaikan para pekerja.
Turunkan dulu ketegangan dengan menyenangkan diri sebelum tidur. Sekedar membaca atau mendengarkan musik akan membantu suasana hati lebih rileks.

Di era 24 jam ini, tidur adalah kebutuhan biologis yang paling sering dikorbankan atas nama produktivitas. Tanpa disadari bahwa kurang tidur justru dapat mengurangi performa seseorang. Karena ketika tidur, kita diam tak bergerak bukan berarti tidak produktif. Justru tubuh sangat aktif membangun kesehatan, daya tahan tubuh dan kemampuan otak.

Kondisi emosi juga dijaga saat tidur. Saat lelah, seseorang cenderung lebih memperhatikan kepentingan dirinya sendiri tanpa memperhatikan masukan dari sekelilingnya. Tak heran jika kondisi kurang tidur juga mengganggu proses kerja tim serta mendorong terjadinya tindakan kurang etis di lingkungan kerja.

Tidur dan stres

Ketika sedang stres karena tekanan pekerjaan, siapa pun menjadi sulit tidur. Tapi bukan itu saja, kondisi kurang tidur juga menyebabkan seseorang menjadi mudah stres. Kesehatan tidur dan stres saling memengaruhi seolah menjadi lingkaran setan. Sebuah penelitian mengingatkan bahwa terjaga selama 24 jam akan meningkatkan hormon stres secara signifikan.

Kesibukan di siang hari sering kali mengganggu tidur kita di malam hari. Stres di pekerjaan maupun macet perjalanan meninggalkan ketegangan yang harus kita turunkan sebelum naik ke tempat tidur. Kantuk akan jadi percuma jika kita masih terlalu tegang untuk tidur. Akibatnya, kita hanya memejamkan mata di tempat tidur tanpa bisa terlelap.

Turunkan dulu ketegangan dengan menyenangkan diri sebelum tidur. Sekedar membaca atau mendengarkan musik akan membantu suasana hati lebih rileks.

Pekerjaan 24/7

Bekerja dua puluh empat jam sehari dan tujuh hari seminggu belum tentu produktif. Walau ditopang dengan stimulan semacam kafein atau nikotin, otak yang lelah tetap tak terbantu. Sampai saat ini, belum ada satu zat pun yang dapat menggantikan proses restoratif tidur. Stimulan hanyalah penunda kantuk.

Terkoneksi 24 jam dengan internet sebenarnya membantu waktu kerja kita jadi lebih fleksibel. Tetapi, banyak orang justru tak dapat berhenti bekerja walau sudah meninggalkan kantor. Seolah organ tubuh dan smartphone sudah menyatu, menjadi bagian dari diri kita. Sebuah survei di AS menyatakan bahwa 72 persen pekerja tidur dengan smartphone menyala di sisinya. Bahkan 45 persen;nya masih menjawab e-mail sebelum jatuh tidur.

Parahnya, para pemimpin justru menghargai para pekerja yang masih mengirimkan e-mail di dini hari. Sikap yang justru berbahaya. Kemampuan untuk menganalisa dan mengambil keputusan di saat mengantuk tidaklah baik, bahkan buruk. Setiap keputusan penting yang diambil di saat mengantuk layak diragukan. Bill Clinton mengaku bahwa setiap kesalahan yang ia lakukan, selalu dilakukan saat lelah.

Kantuk turunkan kreativitas

Pekerja yang mengantuk sulit untuk kreatif. Sebuah penelitian di tahun 1999 melihat bagaimana kurang tidur dapat mengganggu kemampuan mengambil keputusan dan menerima masukan. Penelitian belakangan bahkan melihat bagaimana terjaga selama 24 jam dapat mengganggu fungsi bagian korteks prefrontal pada otak, bagian yang mengontrol kreativitas, kontrol diri dan cara berpikir yang inovatif.

Bagi perusahan di bidang kreatif atau yang membutuhkan pikiran-pikiran "out of the box" dari para karyawannya, kesehatan tidur jadi amat penting. Mengabaikan kesehatan tidur sama dengan menurunkan kreativitas dan menurunkan mutu karya.

Kafein dan produktivitas

Benarkah kafein dan minuman penambah energi dapat meningkatkan produktivitas? Mungkin saja. Tetapi mengabaikan tidur lalu menopang keterjagaan dengan kafein bukanlah jawaban yang tepat. Stimulan, baik itu dalam bentuk minuman maupun suplementasi makanan hanya akan menunda kantuk. Otak yang lelah tetap akan lelah. Pemikiran yang sempit dan lamban tetap akan lamban.

Kafein di lingkungan kerja mungkin sudah dianggap biasa. Tetapi konsumsi secara membabi buta tidaklah bijak. Prioritaskan tidur yang sehat terlebih dahulu, di saat tertentu baru konsumsi kafein atau minuman penambah energi.

Jam biologis dan produktivitas

Di dalam otak kita tertanam jam yang mengatur ritme tubuh. Mulai dari waktu lapar, buang air, hingga kantuk dan bugar. Selain tidur yang cukup dan berkualitas, baik juga kita kenali ritme jam biologis untuk tingkatkan produktivitas.

Kenali jam biologis lalu sesuaikan ritme kerja agar produktif.

 -    Sesampai di tempat kerja, karena masih pagi dan belum ada tugas penting yang harus dikerjakan silahkan menikmati aroma kafein. Kafein baru akan bekerja setelah 30 menit dikonsumsi. Jadi, jangan saat sudah mengantuk baru minum kopi, percuma.

-    Pagi hari jam 8 bukan waktu yang baik bagi kebanyakan pekerja dewasa muda untuk memulai dengan pekerjaan yang berat dan terlalu serius. Manfaatkan untuk mengatur jadwal dan tugas-tugas.

-    Mendekati jam 9:00 kebugaran mulai menghampiri. Bagi kantor dengan banyak pekerja usia dewasa muda, ini waktu yang tepat untuk memulai briefing pagi. Apalagi di bidang kreatif. Ide-ide inovatif akan dengan mudah dan lancar dikeluarkan.

-    Jam makan siang biasanya kita punya waktu satu jam untuk beristirahat. Gunakan waktu ini untuk menikmati "power nap". Setelah makan siang, bersandar santai di kursi, tutup mata dengarkan lagu lembut dan nikmati tidur siang selama 15-20 menit. Dengan demikian, kita mendapatkan segala manfaat tidur, hingga lebih produktif saat bangun.

-    Rapat-rapat penting setelah jam makan siang di jam 14.00-15.00 adalah yang paling melelahkan. Jam biologis kita sedang berada di titik rendah. Beban kantuk sedang kuat-kuatnya. Emosi juga jadi sulit dikontrol.

-    Mendekati jam pulang, dengan stres tinggi dan ketegangan menghadapi macet, ada baiknya jika bersantai sejenak dengan ber-social media atau sekedar duduk main game. Berkumpul dengan teman-teman di kafe sambil menunggu macet biasanya menjadi pilihan paling enak. Tapi sadari juga bahwa kafein dapat bekerja selama 12 jam. Pilihlah minuman dengan kadar kafein rendah atau lebih baik lagi tak mengandung kafein sama sekali.

-    Dengan waktu yang serba mepet. Sore hingga malam adalah waktu yang tersisa untuk berolahraga. Olahraga sangat penting bagi kesehatan. Tetapi olah raga yang baik juga memerhatikan ritme biologis. Jarak selesai berolah raga dan tidur disarankan 3 jam. Olahraga memang menyenangkan dan membuat tubuh lelah. Tetapi, banyak jenis olahraga yang justru meningkatkan adrenalin hingga justru menyegarkan otak. Pilih olah raga yang santai dan tidak kompetitif. Berenang atau jogging ringan sekitar rumah misalnya.

Tips Memilih Kasur agar Tidur Lebih Sehat


shutterstock
JAKARTA- Tahukah Anda, tidur yang cukup mampu meningkatkan kewaspadaan, ketelitian, respon, konsentrasi, dan produktivitas? Sebaliknya, kekurangan tidur mampu menimbulkan peningkatan risiko penyakit berbahaya.

American Asscociation of Cancer Research (2008) menyatakan, perempuan aktif yang tidur kurang dari tujuh jam setiap hari memiliki risiko 47 persen lebih besar untuk menderita kanker payudara. Sekedar tidur juga tidak cukup. Gangguan tidur yang dianggap sepele, seperti mendengkur dapat mengurangi kualitas tidur dan berisiko menyebabkan penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, stroke, disfungsi ereksi, serta penurunan kualitas hidup.

Menurut dokter spesialis gangguan tidur dari Sleep Disorder Clinic Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Andreas Prasasdja, tidur merupakan "obat" segala penyakit.  Meski kelihatannya tidak aktif, sebenarnya tubuh manusia aktif sekali saat tidur.

Dalam tahap tidur dalam atau tidur nyenyak, ada hormon pertumbuhan yang dihasilkan oleh anak-anak. Sementara itu, untuk orang dewasa ada hormon yang mampu memicu peremajaan kulit.

Segala manfaat tidur ini hanya bisa didapatkan jika seseorang memiliki kualitas tidur yang baik. Sayangnya, seringkali kenyamanan tidur terganggu akibat ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kesalahan memilih kasur atau matras.

Maka itu, memilih matras yang sesuai dengan tubuh tergolong penting. Direktur Massindo Group Witarsa Sugeng memberikan tips dalam memilih kasur yang baik.

"Pastikan kasur sesuai kebutuhan dan kenyamanan. Dari segi penyangga (support), kasur yang bagus harus mampu menopang tulang belakang. Kalau kasur terlalu empuk, badan akan tenggelam. Kalau terlalu keras, bahu akan tertekan ke atas. Lama kelamaan tidak bagus. Punggung dan bahu sering salah bantal karena support kurang tepat," ujarnya.

Ia menambahkan, "Kasur yang tepat harus bisa membuat tekanan lebih sedikit dan waktu tidur, kita tidak banyak bergerak. Tidur menjadi lebih nyaman."

Pada umumnya, calon pembeli kasur hanya memperhatikan bentuk fisik kasur, mencoba duduk di tepi kasur, atau sebentar saja merasakan daya penyangga kasur tersebut. Menurut Witarsa, hal tersebut salah. Sebaiknya, calon pembeli kasur memanfaatkan momen memilih kasur agar tidak menyesal di kemudian hari.

Kasur merupakan investasi yang penting. Tidak hanya karena frekuensi pembeliannya sangat jarang, namun juga karena sangat berpengaruh pada kesehatan.

Cobalah untuk merasakan daya sangga kasur dengan tidur selama beberapa menit di atasnya. Lakukan posisi tidur seperti biasa. Pastikan tulang punggung Anda merasa nyaman dan tidak ada salah satu bagian tubuh Anda yang merasa terlalu banyak mendapat tekanan. Selamat memilih kasur! Memilih dengan tepat, Anda jadi lebih sehat.

Selasa, 25 Juni 2013

Sudah Coba Diet 8 Jam?

     


Ada berbagai macam metode diet yang pernah kita dengar, dari diet lima hari dan cheating dua hari, diet mediterania, diet dukan, diet alkalin, hingga puasa tiap dua hari sekali. Tetapi kalau itu semua belum efektif untuk program langsing Anda, silakan coba metode terbaru ini.

Diet 8-Jam, begitu namanya, diambil dari buku The 8-Hour Diet: Watch the Pounds Disappear Without Watching What You Eat! karya David Zinczenko dan Peter Moore. Menurut mereka, dengan hanya makan selama periode delapan jam selama tiga hari dalam seminggu, berat badan Anda akan menyusut.
Teorinya, selama periode delapan jam itu tubuh kita punya kesempatan untuk memulihkan diri, dan sebaliknya menjadi kesempatan untuk memroses nutrisi dan membuang racun-racun dengan semestinya. Menurut para penulis buku ini, gaya hidup modern membuat kita makan sepanjang waktu. Akibatnya, tubuh kita tak punya cukup waktu untuk membakar seluruh kalori yang diperlukan.
"Dalam istilah yang paling sederhana, Diet 8-Jam merupakan sebuah cara memperpanjang periode antara kudapan Anda yang terakhir dan sarapan, sehingga tubuh punya kesempatan untuk membakar simpanan lemak untuk energi yang dibutuhkan," demikian tulis Zinczenko dan Moore dalam bukunya.
Baca juga :TIPSMELINDUNGI DARI KABUT ASAP KEBAKARAN HUTAN

Dalam periode delapan jam, Anda boleh makan apa saja, asal tidak berlebihan. Tahan dulu keinginan untuk melahap apa saja, terutama yang tinggi kalori. Setelah periode delapan jam itu, Anda tidak diperbolehkan makan. Tetapi, Anda boleh minum dengan pilihan teh, kopi, dan air putih.
Menurut para penulis, setelah menjalankan diet ini tubuh Anda akan turun sekitar g 4,5 kdalam seminggu, dan dalam enam minggu akan turun 9 kg. Manfaat lain dari diet ini serupa dengan jika Anda berpuasa. Puasa dapat menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan demensia, namun dengan catatan Anda tetap mengonsumsi makanan yang sehat saat berbuka. Makanan bersantan, penuh daging, dan sumber kolesterol lain tentu tidak akan bermanfaat.

5 Aroma yang Melenyapkan Nafsu Makan


Adas memiliki sifat diuretik, dan aromanya dapat mengurangi nafsu makan.
JAKARTA- Tak diragukan lagi kalau aroma makanan yang sedap bisa membuat perut mendadak jadi lapar. Coba saja cium aroma sedap seperti bau roti yang baru keluar dari panggangan, ayam goreng tepung, atau nasi goreng dengan telur yang sedang didadar. Aroma ini bisa "berbahaya" untuk Anda yang sedang diet.

Tetapi berita baiknya, mencium aroma tertentu ternyata juga bisa membuat nafsu makan Anda lenyap. Ini contohnya:

1. Extra virgin olive oil (minyak zaitun murni)
Sebuah studi dari German Research Center untuk Food Chemistry menemukan bahwa menghirup aroma minyak zaitun murni ini saja akan membuat Anda merasa lebih kenyang.

Penelitian ini dilakukan dengan cara menambahkan ekstrak minyak zaitun ke dalam yogurt. Peserta penelitian diminta untuk menyantap yogurt ini. Hasilnya, kalori tubuh mereka menurun dan mereka memiliki gula darah yang normal dibandingkan yang hanya menyantap yogurt tawar.

Minyak zaitun ternyata mampu meningkatkan kadar hormon serotonin yang memengaruhi tingkat kekeyangan. Selain itu, minyak ini juga mengandung MUFA, yaitu lemak sehat yang membantu menghilangkan tumpukan lemak di perut.

2. Bawang putih
Berdasarkan studi yang dilakukan tahun 2012 dan dimuat dalam jurnal Flavour, aroma kuat bisa membuat Anda makan lebih sedikit. Carilah makanan yang pedas, berbumbu, atau beraroma kuat seperti bawang putih untuk mengerem nafsu makan Anda.

3. Apel hijau dan pisang
Studi yang dilakukan di Smell & Taste Treatment and Research Foundation mengungkapkan bahwa penderita kelebihan berat badan yang mencium aroma kedua buah ini saat lapar, akan kehilangan nafsu makannya. Kedua buah ini diduga memiliki aroma manis yang bisa menetralkan rasa lapar. Jika tak memiliki apel hijau atau pisang, cobalah untuk mencium aroma vanila atau peppermint.

4. Adas
Tanaman adas mempunyai fungsi diuretik alami, dan bisa mengurangi rasa lapar dan keinginan ngidam makanan tertentu. Teh biji adas juga menjadi cara sederhana untuk mengontrol nafsu makan, sekaligus meningkatkan energi. Ketika sedang lapar, Anda juga bisa menghirup aroma biji adas atau minyak esensialnya.

5. Jeruk bali
Sama seperti buah jeruk lainnya, jeruk bali juga mengandung vitamin C dan likopen. Biasanya para pelaku diet gemar menyantap buah ini karena kandungan vitamin di dalamnya. Namun para peneliti di Osaka University, Jepang, menyarankan untuk mencium bau jeruk kupas ini terlebih dulu sebelum menyantapnya. Para peneliti ini menemukan, responden yang diekspos dengan minyak jeruk selama 15 menit ternyata nafsu makannya menurun dan lama-kelamaan berat badannya berkurang.

Cara Alami Mengusir Sakit Kepala


Sakit kepala tidak pernah diduga datangnya. Anda dapat mengatasinya dengan alternatif cara lain tanpa menenggak obat penghilang nyeri.
JAKARTA– Sakit kepala selalu membuat diri kita merasa tersiksa. Akibat sakit kepala, bisa-bisa semua pekerjaan dan aktivitas menjadi terganggu. Mau tak mau, badan memaksa kita untuk berbaring dan menutup mata sejenak, meskipun itu sering tidak menghilangkan nyerinya secara tuntas.

Sebenarnya ada banyak cara untuk mengurangi sakit kepala tanpa harus menelan obat sakit kepala. Nah, berikut tipsnya:

Minum air putih. Sebelum Anda mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri, coba atasi dengan minum air putih. Menuruthttp://www.toko-alkes.com/ para peneliti dari University of Masstricht, Belanda, minum air putih tujuh gelas dalam sehari bisa meredakan sakit kepala, dan meningkatkan kualitas hidup mereka yang selama ini menderita akibat migrain. Dalam uji coba, mereka yang minum 1,5 liter air sakit kepalanya berkurang 21 jam, demikian pula dengan intensitas rasa sakitnya.

Perawatan panas dan dingin. Jika Anda menghindari obat sakit kepala, gunakan kompresan panas atau dingin, yang secara alami dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi rasa sakit kepala. Taruh kompresan panas atau dingin di atas kepala (tempat di mana sakit kepala terasa) dan diamkan selama 15 menit. Anda juga dapat mengganti kompresan panas menjadi dingin setiap lima menit sekali selama 20 menit.

Peppermint tea. Peppermint diketahui dapat menjadi obat tradisional yang bisa menyehatkan tubuh. Ketika Anda mengonsumsi peppermint, pencernaan akan ditenangkan, karena pencernaan yang terganggu juga dapat menyebabkan sakit kepala. Teh peppermint hangat dapat membantu mengurangi flu pada hidung yang bisa menjadi penyebab sakit kepala Anda.

Akupunktur. Jika Anda sering mengalami sakit kepala, dan Anda enggan minum penghilang rasa sakit terlalu sering, cobalah beralih pada pengobatan akupunktur. Ini merupakan pengobatan alami yang dapat membantu Anda mengurangi rasa sakit kepala yang menyiksa. Mungkin pengobatan ini harus dilakukan dalam beberapa kali perawatan untuk menghasilkan penyembuhan yang sempurna, tapi ini juga terbukti efektif mengurangi tensi dari sakit kepala.

Minum kopi. Kafein yang ada di dalam kopi akan mengurangi nyeri pada sakit kepala. Bahkan bagi mereka yang terbiasa meminum kopi, jika tidak meminumnya dalam sehari saja akan mendapati dirinya sakit kepala.

Obat penghilang rasa sakit. Beberapa orang mungkin merasa lebih baik menelan obat sakit kepala untuk mengurangi rasa sakit yang mereka derita. Ya, mungkin memang itu bisa menjadi salah satu jalan efektif, tapi setidaknya kurangi pemakaian obat penghilang rasa sakit tersebut. Minumlah obat jika Anda memang benar-benar terdesa

Bedanya Berat Badan Bayi Lahir Rendah dan Prematur


Jangan bandingkan berat badan bayi Anda dengan yang lainnya.
JAKARTA- Membandingkan berat badan bayi membuat banyak orangtua menjadi khawatir. Hapus kekhawatiran ini dengan tidak membandingkan, tapi dengan memahami keunikan setiap bayi dengan tetap mengacu pada grafik pertumbuhan seperti yang bersumber dari WHO. Termasuk untuk bayi dengan berat badan lahir rendah dan bayi prematur.

Bila berat lahir kurang dari 2,5 kg disebut BBLR atau berat badan lahir rendah. Bayi BBLR Tampak kecil, kulitnya keriput. Biasanya BBLR akan menjalani perawatan ekstra berupa perawatan dalam inkubator hingga berat badannya mencapai normal.

Mengapa harus inkubator? Karena, bayi BBLR berisiko kedinginan lantaran lapisan lemak di bawah kulit masih sangat tipis, selain karena kondisinya lemah dan rentan mengalami gangguan pernafasan dan terkena infeksi kuman.

Bagaimana dengan bayi prematur atau bayi kurang bulan (BKB)? Umumnya, untuk mencapai berat lahir yang normal membutuhkan waktu relatif lama, sekitar tiga minggu. Untuk bayi prematur tentu ada grafik khusus yang berbeda dari grafik bayi dengan BB normal.

Ada beberapa masalah yang sering terjadi pada BBLR dan BKB, yaitu: ketidakstabilan suhu tubuh; kesulitan bernafas; kelainan saluran cerna dan nutrisi; ketidakmatangan fungsi hati, ginjal, dan imunologis; serta kelainan sistem saraf, kardiovaskular dan hematologis, juga gangguan metabolisme. Oleh karenanya, dua kategori bayi ini sering kali memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit setelah lahir.

Kategori berat badan dan umur kehamilan saat bayi lahir
1. Bayi berat lahir rendah: berat lahir kurang dari 2.500 gram.
2. Bayi berat lahir cukup/normal: berat lahir 2.500-4.000 gram.
3. Bayi berat lahir lebih: berat lahir di atas 4.000 gram.
4. Bayi lahir kurang bulan: usia kehamilan kurang dari 37 minggu.
5. Bayi lahir cukup bulan: usia kehamilan 37-42 minggu.
6. Bayi lahir lebih bulan: usia kehamilan di atas 42 minggu.

Senin, 24 Juni 2013

Pria yang Gagal Memproduksi Sperma Lebih Rentan Kena Kanker


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Bagi laki-laki, mandul alias tidak subur tidak cuma menandakan dirinya susah punya keturunan. Penelitian membuktikan, laki-laki yang tidak memiliki cukup sperma untuk membuahi pasangannya juga lebih rentan terkena penyakit kanker.

Hal itu dibuktikan dalam sebuah penelitian di Stanford University, yang melibatkan 2.238 laki-laki dewasa berusia sekitar 30 tahun. Hasil pengamatan menunjukkan laki-laki yang mandul di usia 30-an tahun 8 kali lebih rentan kena kanker dibanding populasi umum.

Jenis kanker yang rentan menggerogoti para laki-laki mandul tidak terbatas kanker pada organ reproduksi seperti misalnya kanker prostat. Hasil penelitian menunjukkan, kanker bisa menyerang sistem organ lainnya termasuk leukemia yang menyerang darah.

Dalam penelitian ini, mandul atau tidak subur disebabkan oleh tidak adanya sperma dalam jumlah yang cukup atau disebut juga azoosperma. Dalam kaitainnya dengan risiko kanker, laki-laki dengan zoosperma diklaim 10 tahun lebih tua dari usia sebenarnya.

"Ada bukti bahwa ketidaksuburan bisa menjadi barometer dari kesehatan laki-laki secara keseluruhan. Beberapa studi menunujukkan ada hubungan antara ketidaksuburan dengan kanker testis," kata Dr Michael Eisenberg yang memimpin penelitian ini seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (24/6/2013).

Dikatakan oleh Dr Eisenberg, azoosperma dibagi menjadi 2 jenis berdasarkan penyebabnya yakni karena blokade dan non-blokade. Azoosperma blokade terjadi karena adanya sumbatan sehingga sperma yang keluar hanya sedikit, sedangkan non-blokade artinya produksi spermanya memang sedikit.

Soal kaitan azoosperma dengan risiko kanker, Dr Eisenberg mengatakan kedua hal tersebut diyakini punya penyebab yang sama secara genetis. Data di Amerika Serikat menunjukkan, 15 persen dari laki-laki usia 15 sampai 45 tahun mengalami ketidaksuburan.

Dapatkan Tubuh Langsing dengan Rajin Sarapan Buah-buahan Ini


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Tidak makan di pagi bukanlah cara bijak untuk menurunkan berat badan. Bukannya langsing, tubuh malah jadi lemas karena gula darah yang drop di pagi hari. Agar bisa langsing, cobalah sarapan buah-buahan di pagi hari.

Buah menggantikan makanan berkalori tinggi saat sarapan, sehingga dapat membantu mengendalikan asupan kalori. Selain itu, makan buah yang kaya dengan serat dan protein saat sarapan juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama, serta meningkatkan energi untuk melakukan aktivitas fisik sepanjang hari.

Berikut buah-buahan yang baik dimakan saat sarapan untuk membantu menurunkan berat badan, seperti dilansir Livestrong, Kamis (20/6/2013):

1. Pisang

Pisang merupakan sumber pati yang resisten, yang merupakan produk sampingan dari konversi beberapa karbohidrat menjadi energi, yang bisa memaksa tubuh menggunakan lemak untuk menyimpan energi, bukan karbohidra.t Pisang juga merupakan sumber nutrisi, yang dapat mengekang keinginan untuk makan makanan tidak sehat karena sudah merasa lebih puas jika kebutuhan gizinya terpenuhi.

2. Apel

Semua buah dan sayuran yang mengandung banyak air dan serat dapat menghasilkan sinyal kenyang di usus halus, apel salah satunya. Setelah dicerna, apel memproduksi hormon GLP-1, yang mengirimkan sinyal ke otak untuk membujuk Anda berpikir perut sudah atau masih kenyang. Penelitian menunjukkan apel juga sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Makan satu buah apel berukuran sedang 15 menit sebelum makan untuk membantu mengatur nafsu makan.

3. Alpukat

Tidak ada alasan untuk takut makan lemak, asalkan lemak tersebut berasal dari lemak yang tepat. Asam oleat, suatu senyawa dalam lemak tak jenuh tunggal (MUFAs) dalam alpukat, dapat memicu tubuh untuk membantu merasa kenyang sepanjang hari.

4. Pir

Suatu hasil studi menemukan bahwa, wanita yang makan 3 buah pir sehari dapat mengonsumsi kalori lebih sedikit dan kehilangan berat badan lebih banyak daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

5. Jeruk

Jeruk mengandung serat tinggi. Jeruk dapat membantu merasa kenyang lebih lama. Sehingga dapat membantu makan lebih sedikit sepanjang hari.

Begini Cara Merawat Kaki Orang Diabetes


ilustrasi (Foto: ThinkStock)
Jakarta, Perawatan kaki sangat penting bagi para pasien diabetes. Sebab seseorang dengan diabetes lebih rentan mengalami masalah kaki. Hal ini karena diabetes merusak saraf dan mengurangi aliran darah di kaki.

Jika kaki pasien diabetes tidak dirawat dengan baik, apalagi jika terdapat luka, bisa jadi hal itu berujung pada amputasi. Intinya, jika kaki dirawat dengan baik maka bisa menghindarkan masalah kesehatan serius terkait diabetes.

Berikut ini beberapa perawatan kaki mendasar bagi pasien diabetes, seperti dikutip dari Boldsky, Selasa (25/6/2013):

1. Bersihkan Kaki

Perawatan kaki yang paling penting bagi pasien diabetes adalah dengan menjaga kebersihannya. Dengan menjaga kebersihan kaki maka akan mengurangi risiko infeksi sekaligus juga terjaga kesehatannya.

Pastikan kaki dicuci dengan baik menggunakan sabun, lalu keringkan. Berikan perhatian lebih pada jari kaki. Berilah pelembab pada ujung dan jari-jari kaki, sehingga terhindar dari kaki kering.

2. Rajin Memeriksa kondisi Kaki

Periksalah dengan baik kaki setiap hari. Apakah ada luka, lecet, goresan, pembengkakan atau ada masalah kaki lain yang bisa memicu masalah lebih besar. Jika ada luka pada kaki atau hal mencurigakan lainnya, yang meski tampaknya sepele, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

3. Pakai Alas Kaki

Pastikan Anda tidak bertelanjang kaki ke manapun melangkah, meski itu di dalam rumah. Dengan memakai alas kaki saat berjalan maka bisa melindungi kaki dari berbagai kemungkinan luka atau hal membahayakan lainnya. Jikalau enggan memakai sepatu di rumah, mungkin Anda bisa mengenakan kaus kaki yang bisa menghangatkan kaki Anda sepanjang waktu.

4. Kaus Kaki yang Tepat

Anda harus mengenakan alas kaki yang bersih. Pakailah kaus kaki yang benar-benar kering dan gantilah setiap hari. Jangan lupa, pilih kaus yang nyaman dipakai sehingga tidak mengiritasi kulit.

5. Sepatu yang Pas dan Nyaman

Perawatan kaki bagi pasien diabetes lainnya adalah dengan memilih sepatu yang cocok. Pastikan sepatu yang dikenakan tidak akan membuat kaki terluka atau melepuh. Untuk diketahui, saat ini sepatu khusus untuk pasien diabetes juga telah beredar di pasaran. Jangan lupa, setiap kali akan mengenakan sepatu goyangkan sepatu untuk menghilangkan kerikil atau objek lain yang bersembunyi di dalam sepatu.

6. Hentikan Merokok

Menghentikan merokok ataupun produk tembakau juga termasuk perawatan kaki untuk pasien diabetes. Hal ini dikarenakan merokok membatasi aliran darah ke kaki.

7. Hindari Pengobatan Sendiri

Pada saat menemukan masalah dengan kaki, jangan melakukan pengobatan sendiri. Lebih baik pasien diabetes dibawa ke dokter. Meskipun masalahnya sepele seperti sedikit luka bakar atau perih, jangan diobati sendiri.

Hindari Kekerasan Fisik Saat Menghukum Anak

shutterstock
Ajari si kecil hidup sehat sedari dini.
JAKARTA — Berbeda dengan pola asuh orangtua generasi terdahulu yang cenderung mendidik anak dengan keras dan otoriter, orangtua masa kini lebih bersikap "toleran" kepada anak. Semakin jarang orangtua modern yang memberikan hukuman fisik kepada anak yang dianggap "nakal".

Anna Surti Ariani, seorang psikolog anak dan keluarga, mengatakan bahwa menghukum anak sebenarnya boleh saja dilakukan asalkan anak sudah benar-benar tidak dapat ditegur secara halus. Namun, menghukum anak pun ada aturannya. Hukuman yang terlalu keras, misalnya hukuman fisik, bisa menimbulkan trauma pada anak.

"Prinsip menghukum anak, jangan ada kekerasan fisik," tutur Nina, panggilannya, dalam seminar edukasi bertajuk "Anak Sukses Berkat Orangtua Pintar" yang diadakan oleh Fonterra dan ChildFund di Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Hukuman fisik berupa tamparan, cubitan, pemukulan, sebaiknya dihindari. Orangtua juga sebaiknya mampu menahan diri untuk tidak mengungkapkan kata-kata negatif saat menghukum anak.

Sebaliknya, hukuman bisa dilakukan dengan menyetrap ataupun mencabut hak anak. Namun, imbuh Nina, menyetrap atau mengondisikan anak dalam keadaan diam dan tidak boleh melakukan apa-apa dalam periode waktu tertentu juga ada aturannya.

"Bagi anak usia balita, penyetrapan sebaiknya tidak boleh dilakukan lebih dari satu menit. Penyetrapan juga tidak boleh dilakukan dengan posisi-posisi yang menyulitkan anak, seperti diikat di kursi, di tiang, menjewer telinga, dan sebagainya," papar Nina.

Sementara itu, penghukuman berupa mencabut hak lebih disarankan oleh Nina. Pencabutan hak dapat berupa tidak diberikan jatah camilan favorit atau tidak diperbolehkan melakukan kegiatan yang disukai anak untuk sementara waktu.

Olahraga Seminggu Sekali Menyehatkan, Asal...


Shutterstock
Ilustrasi jalan kaki
JAKARTA- Olahraga memang sebaiknya dilakukan secara rutin setiap hari. Namun bagi mereka yang sibuk, meluangkan waktu untuk beraktivitas fisik secara teratur terkadang sangat sulit. 

Kini, ada kabar baik bagi mereka yang sulit melakukan olahraga setiap hari.  Penelitian terbaru mengindikasikan, hanya dengan meluangkan waktu total 150 menit berolahraga secara rutin setiap minggu Anda akan mendapatkan manfaat yang setara dengan berolahraga secara teratur setiap hari dalam waktu yang lebih lama.

Pilihan olahraganya juga bebas, sepanjang aktivitas tersebut aman dan bermanfaat, seperti jalan cepat atau bersepeda. Namun tentunya sesi "latihan mingguan" ini akan menjadi sangat lama dan melelahkan bagi yang belum terbiasa.

"Hasil penelitian kami mengindikasikan, tidak peduli latihan apa yang dipilih asal bisa mengakumulasi total seminggu latihan. Minimal diperlukan waktu 150 menit," kata peneliti Dr. Ian Janssen dari Queen University, Toronto.

Janssen melakukan riset terhadap 2.324 pria dan wanita berusia 18 sampai 64 tahun. Penelitian dengan merekam gerakan mereka per menit, menggunakan detektor gerakan. Para responden dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama melakukan latihan rutin dengan total waktu 150 menit, selama 5-7 kali seminggu. Sedangkan kelompok kedua melakukan latihan dengan total jam sama, namun selama 1-4 kali sehari.

Para responden juga menjalani tes darah. Uji fisik dan darah ini untuk mengukur 'sindrom metabolik' yang mengindikasikan faktor risiko untuk penyakit diabetes, stroke, dan jantung. Penelitian dipublikasikan dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition and Metabolism.

Hasil penelitian menunjukkan, mereka yang tidak teratur berolahraga (infrequently active) ternyata tidak lebih berisiko dibanding mereka yang teratur beraktivitas fisik. Hal ini mengindikasikan, mereka yang rutin olahraga 20-25 menit setiap hari, sama sehatnya dengan yang berolahraga 150 menit satu kali dalam seminggu.

"Pesan pentingnya adalah latihan harus merangkum sedikitnya 150 menit, hasil latihan tujuh hari seminggu," kata Janssen.

Bercinta Saat Sedang Keputihan? Ini Bahaya Kesehatannya


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Serangan bakteri atau jamur dapat menyebabkan keputihan di organ intim wanita. Bagi yang sudah menikah, kondisi ini bisa menimbulkan masalah ketika pasangan harus bercinta. Bercinta saat istri sedang keputihan bisa membahayakan lho!

Keputihan sebenarnya adalah cairan vagina yang bertambah secara abnormal. Pada dasarnya, cairan vagina berfungsi untuk membersihkan dan melindungi vagina. Bertambahnya cairan vagina secara normal dapat terjadi, misalnya saat kehamilan, saat masa subur ataupun akibat rangsangan seksual.

Cairan vagina normal biasanya tak berbau, bening sampai agak keputihan dengan konsistensi cair berlendir. Namun pada keputihan, cairan vagina bisa disertai bau (bau asam, busuk), berwarna kekuningan, kehijauan, keabuan, konsistensi menjadi lebih kental (dapat menyerupai ingus) dan dapat disertai gatal. Mungkin juga terdapat rasa nyeri saat berhubungan seksual atau terdapat bercak darah.

Nah, pada kondisi seperti ini, sebaiknya hubungan intim suami istri jangan dulu dilakukan, karena ada beberapa bahaya kesehatan.
"Bila istri Anda mengalami keputihan (Fluor Albus) hendaknya hubungan intim ditunda dulu. Masalahnya, penetrasi dan gerakan penis ke dalam vagina akan membuat iritasi dan peradangan (inflamasi). Akibatnya keputihan tambah meluas hingga membahayakan organ-organ reproduksi sekitar rahim," jelas dr Andri Wanananda MS, seksolog dari Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara Jakarta, kepada toko-alkes, Kamis (20/6/2013).

Menurut dr Andri, wanita yang tengah mengalami keputihan sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kandungan, minimal bisa melakukan Papsmer untuk memeriksa lendir vagina. Hal ini untuk mengetahui penyebabnya, apakah keputihan disebabkan oleh bakteri, jamur atau trichomonas-vaginalis.

"Dengan diketahui penyebab, barulah bisa diberikan obatnya. Jangan sembarang menggunakan obat herbal atau obat lain tanpa petunjuk dokter keluarga atau dokter spesialis kandungan," pesan dr Andri.

Sulit BAB? Tempelkan Air Es di Perut dan Air Hangat di Pantat


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Susah buang air besar (BAB) atau sembelit bisa menyebabkan perasaan tidak nyaman di perut. Sebelum menggunakan pencahar, ada tips mudah yang bisa dipraktikkan, yakni dengan menempelkan air es di perut dan air hangat di pantat.

"Pada suatu hari, ada di antara teman kost yang mengeluh sakit perut dan beberapa hari tidak dapat buang air besar. Saya datangi kamar kost-nya. Tiba-tiba saja muncul ide dalam benak saya. Saya berteori ketika itu, bahwa apa yang dialaminya adalah karena tekanan di dalam saluran pencernaannya terlalu rendah untuk mendorong keluar sisa-sisa makanan dalam ususnya. Maka perlu dicari cara agar tekanannya menjadi tinggi, setidaknya bagian atas ususnya perlu dibuat bertekanan lebih tinggi daripada bagian bawahnya," jelas dr. Teguh Haryo Sasongko, PhD, kepada toko-alkes, seperti ditulis pada Senin (24/6/2013).

Bagaimana caranya? dr Teguh langsung ingat salah satu teori fisika yang mengatakan bahwa jika suhu di suatu tempat tinggi maka tekanannya rendah dan jika suhunya rendah maka tekanannya tinggi. Ia pun mempraktikkan teori tersebut untuk memperlancar BAB.

"Maka saya minta seorang teman lain untuk membawa botol berisi air dingin dari lemari es dan botol lain berisi air hangat. Botol berisi air dingin saya tempelkan pada perutnya dan botol berisi air hangat saya tempelkan pada pantatnya," lanjut dokter yang kini dikenal sebagai ahli genetika molekuler di Human Genome Center, School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia.

Dengan cara tersebut, dr Teguh ingin membuat tekanan pada bagian atas ususnya menjadi lebih tinggi daripada bagian bawah ususnya. Benar saja, dalam waktu sekitar 5 menit kemudian, sang teman langsung 'ke belakang' dengan lancar dan berterima kasih kepadanya.

Teori fisika dan tips memperlancar BAB ini rupanya telah membuat seorang Teguh Haryo Sasongko mantap melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran. Awalnya, ia sendiri tidak memiliki kecenderungan khusus akan kuliah di mana waktu lulus SMA. Waktu itu, tahun 1996, targetnya adalah dapat lulus ujian masuk perguruan tinggi negeri (UMPTN) dan berkuliah di fakultas favorit di universitas favorit.

Tapi keluarga, terutama sang ayah, berkeinginan agar ada di antara keluarga yang menjadi dokter. Keinginan tersebut tentu tidak diterima begitu saja, karena saat itu Teguh muda juga tertarik dengan jurusan informatika di ITB (Institut Teknologi Bandung).

"Tapi saya pikir juga, kenapa tidak dengan kedokteran? Jadi kedua pilihan ini sama-sama saya pertimbangkan ketika itu," ujar dr Teguh.

Peristiwa tersebut sangat dikenang dr Teguh hingga sekarang. Sejak saat itu, ia pun mantap memutuskan berkuliah di kedokteran. dr Teguh meraih gelar sarjana kedokterannya dari Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, dan kemudian melanjutkan studi di bidang Genetika Molekuler, Universitas Kobe, Jepang. Kini ia bekerja sebagai ahli genetika molekuler, peneliti, sekaligus pengajar di Human Genome Center, School of Medical Sciences, Universiti Sains Malaysia.

5 Cara Kembali Langsing Setelah Makan Banyak


shutterstock
JAKARTA- Pernah tergiur dengan sajian makanan di tengah-tengah pesta sehingga "terpaksa" makan banyak? Kemudian mungkin kita berpikir, bisakah makan banyak tapi tidak mengakibatkan penambahan berat badan?


Jawabannya tentu saja bisa, asalkan kita mau melakukan beberapa usaha ekstra. Inilah lima cara untuk mencegah kenaikan berat badan setelah makan banyak.

1. Langsung kembali ke pola makan sehat

Setelah menyadari "kesalahan" yang kita lakukan, jangan tunda untuk segera kembali ke pola makan sehat. Upayakan untuk kembali makan dalam porsi kecil namun sering untuk menjaga gula darah tetap stabil. Pola makan seperti itu juga dapat memberikan cukup energi sehingga mencegah untuk makan berlebihan.

2. Makan banyak serat

Serat dapat membantu membuang sisa-sisa makanan dalam sistem pencernaan dengan memperlancar proses pembuangan. Maka selalu masukan makanan kaya serat ke dalam menu makan. Penyajian makanan pun perlu diperhatikan untuk tidak mengurangi kandungan seratnya. Misalnya, buah mengandung lebih banyak serat saat dimakan utuh daripada dibuat jus.

3. Minum banyak air

Air dapat membantu menetralkan garam dari makanan yang telah dimakan serta mengeluarkannya dari sistem tubuh. Saat makan banyak kemungkinan besar kita juga makan makanan yang mengandung banyak garam.

4. Menyantap makanan "anti-kembung"

Setelah makan banyak, mungkin kita akan merasakan kembung, maka kita perlu makanan yang dapat menetralkannya. Ketimun, seledri, melon, dan asparagus merupakan diuretik rendah kalori yang membantu mengurangi kembung.

5. Olahraga

Menurut Calori Control Council, untuk mengurangi sekitar setengah kilogram, kita butuh membakar 3.500 kalori lebih banyak daripada yang sudah dikonsumsi. Olahraga dapat mempercepat metabolisme sehingga dapat membantu kita dalam membakar lebih banyak kalori daripada tidak. Maka sehabis makan banyak, kita perlu menambah porsi latihan kita lebih dari biasanya.

Selasa, 18 Juni 2013

Gerakan Ini Bisa Membuat Bokong Rata Makin Berisi


Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Selain buah dada, bokong merupakan bagian di tubuh wanita yang kerap menjadi pusat perhatian. Sayangnya, tidak semua wanita terlahir dengan bokong berisi. Tapi jangan berkecil hati, gerakan-gerakan tertentu bisa bikin bokong Anda lebih seksi.


Bagi wanita dengan bokong rata, tak perlu mahal-mahal buang uang untuk melakukan operasi plastik demi mendapatkan bokong seksi. Dengan olahraga dan melakukan gerakan sederhana, 'onderdil' belakang Anda juga bisa tampak lebih berisi.

"Gerakan dasar dilakukan sambil berdiri, kemudian tangan menekan meja," jelas dr Michael Triangto, SpKO, ahli kesehatan olahraga dari RS Mitra Kemayoran, saat berbincang dengan toko-alkes, seperti ditulis Rabu (12/6/2013).

Untuk membentuk paha luar, lanjut Dr Michael, tangan kiri diluruskan dengan kaki kanan dijauhkan ke samping dalam keadaan dikencangkan. Gerakan yang sama dilakukan bergantian dengan tangan kanan dan kaki kiri.

Sedangkan untuk paha dalam, masih dengan gerakan dasar tapi dengan menarik kaki (kaki kanan untuk tangan kiri, dan sebaliknya) ke arah kiri.

Beda lagi untuk paha depan, gerakan dilakukan sambil dan meluruskan tungkai bawah. Sedangkan untuk paha belakang, gerakan dilakukan sambil berdiri dan melipat tungkai bawah.

"Untuk bokong, berdiri tegak kemudian paha dan tungkai bawah dorong ke belakang tetapi postur badan tetap tegak (gerakan squat)," tutur Dr Michael.

Tak jauh berbeda, Dicky Ramadhani, instruktur dari Celebrity Fitness juga memberikan beberapa contoh latihan yang bisa membentuk bokong indah, antara lain latihan squat, lunges, leg curl, glute, hip abduction.

"Latihan-latihan itu dapat membuat otot-otot bokong mengencang (dan akan tampak padat, lebih berisi)," jelasnya.

5 Langkah Cepat Redakan Nyeri Menstruasi


shutterstock
Jangan biarkan nyeri haid menghalangi aktivitas.
JAKARTA - Kram perut yang kerap menyertai siklus menstruasi bukan hanya menghalangi kelancaran aktivitas tapi juga menyiksa akibat rasa sakit yang terus mendera. Meski demikian, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi rasa nyeri perut.

Iris F. Litt, penulis buku "Taking Our Pulse: The Health of American Women" mengatakan, kram terjadi akibat adanya kontraksi di uterus yang terjadi untuk meluruhkan lapisan tertentu di rahim lantaran tidak adanya pembuahan.

Ada beberapa cara untuk mengatasi kram perut menstruasi. Namun untuk memperoleh hasil yang cepat dan optimal, cara-cara berikut mungkin dapat membantu Anda.

1. Kompres
Berbaringlah dan taruh kompres bersuhu hangat di sekitar perut bawah. Gunakan kompres selama sekitar 15 menit untuk membantu menghilangkan tekanan dan nyeri perut.

2. Konsumsi obat
Obat yang mengandung senyawa anti-inflamasi dapat mengurangi rasa sakit. Pilihlah obat anti-inflamasi nonsteroid untuk mengurangi rasa nyeri kram. Obat tersebut bekerja dengan cara menghalangi prostaglandin penyebab nyeri. Obat dapat dibeli bebas ataupun melalui resep dokter.

3. Yoga
Pose-pose yoga tertentu dapat membuat tubuh rileks dan melenturkan otot-otot sekitar perut. Bernapas dalam-dalam selama melakukan pose yoga juga dapat membantu otot untuk rileks, termasuk otot uterus.

4. Olahraga
Olahraga ringan seperti berjalan dan berenang dapat membantu meningkatkan aliran oksigen di seluruh tubuh sehingga membuat otot rileks.

5. Kurangi konsumsi produk susu
Mengurangi konsumsi produk susu seperti keju, yogurt, dan es krim selama menstruasi juga dapat mengurangi kram dan nyeri menstruasi.

Ngorok = Risiko Serangan Jantung

JAKARTA- Sebuah penelitian yang baru saja diterbitkan pada the Journal of the American College of Cardiology menyebutkan bahwa mendengkur dengan obstructive sleep apnea (OSA) tingkat sedang saja, sudah meningkatkan risiko seseorang alami sindroma kematian mendadak akibat serangan jantung. Ya, suara ngorok yang dianggap 'hanya' gangguan suara, bisa berakibat fatal!


Sleep Apnea

Mendengkur yang disertai dengan kantuk berlebih di siang hari merupakan gejala utama dari sleep apnea atau henti nafas saat tidur.

Saat tidur saluran nafas pendengkur menyempit hingga, walau gerakan nafas masih ada, aliran udara terhenti. Henti nafas ini bisa terjadi lebih dari sepuluh detik. Bahkan tak jarang saya temukan di laboratorium tidur pendengkur yang alami henti nafas hingga lebih dari 1 menit.

Akibat sesak, penderita sleep apnea akan terbangun tanpa terjaga untuk bernafas, lalu segera lanjut tidur lagi. Pendengkur tak menyadari dirinya terbangun-bangun selama tidur. Karena proses tidur yang terpotong-potong itu, di pagi hari pendengkur merasa kurang segar dan terus mengantuk sepanjang hari.

Proses henti nafas berulang sepanjang tidur memicu reaksi berantai yang berlanjut pada peningkatan tekanan darah, kadar gula darah, kekentalan darah dan tentu pada kesehatan jantung sendiri.

The National Heart, Lung and Blood Institutes memperkirakan sleep apnea diderita lebih dari 12 juta orang di AS. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat dengan bertambahnya epidemi obesitas di sana. Tetapi hati-hati, untuk ras Asia seperti Indonesia penderita sleep apnea tanpa obesitas pun banyak. Ini dikarenakan struktur rahang yang sempit dan leher yang pendek pada ras Asia. Tak semua pendengkur itu gemuk lho.

Penelitian

Penelitian terdahulu dari Mayo Clinic yang diterbitkan pada the New England Journal of Medicine menyatakan bahwa lebih dari setengah pasien mendengkur yang telah terdiagnosa dengan sleep apnea, meninggal akibat serangan jantung antara pukul 22:00-6:00. Artinya, sleep apnea berperan atas serangan jantung yang terjadi.

Kembali pada penelitian yang terbaru, para ahli mengikuti 10.701 subyek selama kurang lebih 5,3 tahun. Selama itu, sebanyak 142 pasien meninggal dunia akibat serangan jantung mendadak. Kebanyakan dari pasien-pasien tersebut berusia lebih dari 60 tahun dan mengalami henti nafas lebih dari 20 kali perjam saat tidur serta memiliki kadar oksigen terendah kurang dari 78 persen.

Saat saluran nafas tersumbat dalam tidur, pasokan oksigen terhenti hingga kadar oksigen dalam darah menurun. Penelitian ini tunjukkan bahwa penurunan kadar oksigen lebih rendah dari 78 persen akan tingkatkan risiko pasien alami serangan jantung yang mematikan hingga 80 persen.

Jadi sleep apnea bukan saja meningkatkan risiko gangguan kesehatan jantung di malam hari, tapi justru sepanjang hari dan malam.

Tata Laksana

Perawatan sleep apnea dimulai dengan pemeriksaan rutin di laboratorium tidur untuk mendiagnosa derajat dengkuran. Jika indeks henti nafas (AHI) kurang dari 5 kali perjam, pasien dinyatakan hanya mendengkur tanpa sleep apnea. Ini kondisi yang aman. Sementara AHI 5-15 kali perjam adalah kondisi ringan, 16-30 kali perjam adalah sedang dan lebih dari 30 dinyatakan sebagai sleep apnea berat.

Umumnya perawatan sleep apnea adalah dengan menggunakan CPAP, berupa alat yang dihubungkan dengan masker hidung. Alat tersebut akan meniupkan tekanan positif yang digunakan untuk menyangga saluran nafas agar tak menyempit selama tidur. Penggunaan CPAP telah diketahui memperbaiki kondisi jantung, tekanan darah dan kontrol gula darah penderita sleep apnea. Selain CPAP, perawatan sleep apnea juga bisa dilakukan dengan penggunaan dental appliances atau pembedahan.

———————

Perawatan sleep apnea akan meningkatkan kualitas hidup penderitanya, dan juga mencegah terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah.

Ketika ada sahabat atau kerabat yang mendengkur, jangan ditertawakan. Peringatkan! Anda bisa menyelamatkan nyawanya hanya dengan memberi tahu bahwa dengkurannya bisa berbahaya bagi kesehatan.

Ini Tandanya Tubuh Mengalami Dehidrasi


Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Jangan malas minum agar tubuh tidak mengalami dehidrasi. Pun ketika Anda melakukan ibadah haji di Tanah Suci. Cuaca terik plus malas minum akan membuat tubuh rentan dehidrasi. Nah, apa saja tandanya jika tubuh mengalami dehidrasi?

dr. Zainal Muttaqien dari Departemen Fisiologi Fakultas Kedokteran UGM menyebut jika seseorang mengalami dehidrasi, tandanya adalah tubuh mudah lelah, mudah terkena flu, dan daya tahan tubuh menurun. Hal ini terjadi karena tekanan darah menurun, serta saraf sympathic atau stres dalam tubuh diaktifkan.

Lalu apa yang harus dilakukan saat dehidrasi menyerang? dr. Zainal Muttaqien menyarankan untuk minum dan mandi.

"Bukan dengan minum parasetamol atau memberi injeksi, karena demam dan menurunnya nafsu makan terjadi akibat dehidrasi," jelasnya dalam acara Pocari Sweat Seminar Haji 2013 dengan tema 'Risiko Dehidrasi di Tanah Suci' yang bertempat di Le Meridien Hotel, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (18/6/2013).

Tanda-tanda lainnya saat seseorang mengalami dehidrasi adalah haus, pusing, mual, dan mudah tersinggung. Nah, jika tanda seperti itu Anda rasakan, segerakan minum air. Apabila Anda sedang melakukan ibadah haji, jangan khawatir keurangan air minum, karena di sepanjang jalan di Arab Saudi seperti di Makkah, Arafah dan Mina sudah disediakan air melalui keran-keran.

"Jadi, kebutuhan air pun insya Allah dapat terpenuhi," sambung dr Zainal.

Minggu, 16 Juni 2013

Telat Kenalkan Makanan Pendamping ASI, Bayi Berisiko Kurang Gizi


Jakarta, Ketika dilahirkan, bayi hanya memiliki kemampuan untuk mencecap payudara ibu untuk meminum ASI. Dalam perkembangannya, pemberian ASI hanya cukup memenuhi nutrisi bayi hingga usianya 6 bulan, sebab setelah itu kebutuhan bayi menjadi lebih banyak dan kompleks.

Oleh karena itu, bayi sebaiknya mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI (MP ASI) sejak berusia 6 bulan. Selain mengenalkan bayi dengan makanan padat, makanan ini juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan bayi, namun kurang terpenuhi oleh ASI saja.

"Makanan pendamping ASI sebaiknya mulai diberikan pada usia 6 bulan sambil melanjutkan pemberian ASI, boleh sampai bayi berusia 2 tahun atau lebih. Makanan pendamping ini harus diberikan tepat waktu, kandungan nutrisinya cukup dan seimbang, aman dan diberikan dengan cara yang benar," terang dr Sri S Nasar, Sp(A)K kepada toko-alkes, Selasa (11/6/2013).

Dalam acara seminar media yang diselenggarakan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), dr Sri yang aktif dalam UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI memaparkan penelitian WHO yang berjudul 'The Global Strategy for Infant and Young Child Fedding', di mana sebanyak 2/3 kematian balita tiap tahun terkait dengan gizi kurang atau buruk akibat pemberian makan yang tidak benar.

Praktek yang tidak benar tersebut di antaranya adalah pemberian ASI eksklusif kurang dari 4 bulan, pemberian MP ASI yang terlalu dini atau malah terlambat, serta tidak memenuhi kecukupan gizi. Idealnya, MP ASI diberikan saat bayi berusia antara 4 - 7 bulan, namun lebih sering dilakukan saat bayi berumur 6 bulan.

Tak hanya itu, dr Sri menerangkan bahwa usia 6 bulan merupakan usia yang rawan malnutrisi, sekaligus merupakan usia yang paling sering terjadi perlambatan kenaikan berat badan. Salah satu penyebabnya adalah karena pemberian MP ASI yang terlambat atau kurang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

"Terlambat mengenalkan makanan padat berisiko terhadap timbulnya masalah makan. Bayi yang terlambat dikenalkan dengan makanan padat (lebih dari 10 bulan), lebih sulit untuk makan dan cenderung lebih pemilih. Anak akan tumbuh menjadi picky eater, suka pilih-pilih makanan," jelas dr Sri.

Perilaku ini pada akhirnya akan membuat anak hanya mau makan-makanan tertentu saja, sehingga kebutuhan nutrisinya kurang tercukupi dengan baik.

Ingin Punya Perut Sixpack? Ini Caranya


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Perut yang rata lagi sixpack jadi idaman banyak orang. Apalagi cukup banyak orang yang beranggapan pria berperut sixpack lebih menarik ketimbang yang memiliki perut buncit. Bagaimana caranya mendapatkan perut sixpack?

"Membentuk sixpack itu adalah latihan jangka panjang. Harus disiplin makan dan juga latihan, dan juga harus memperhatikan protein serta karbo yang dikonsumsi. Setelah itu, harus rajin cek dan ricek juga," terang dokter kesehatan olahraga, dr Michael Triangto, SpKO, dalam perbincangan dengan toko-alkes dan ditulis pada Rabu (12/6/2013).

Untuk tahap awal, dr Michael menyarankan agar melakukan jalan cepat secara teratur. Saat melakukan kegiatan ini, kedua tangan diayun sehingga akan terlihat garis di sisi perut.

"Selanjutnya latihan lain bisa digunakan seperti mendekap beban berat atau berpegangan pada file holder, misalnya kemudian memutar badan ke kanan dan kiri sambil berdiri," tutur dokter yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran ini.

Selain itu, latihan lain yang bisa dilakukan adalah duduk menyender tegak sambil mengangkat lutut. Bisa juga dengan melakukan cramps, seperti sit-up tapi tidak sampai duduk.

Sementara itu, Dicky Ramadhani yang merupakan instruktur di Celebrity Fitness, mengungkapkan bahwa perut sixpack bisa didapat selain dengan latihan yang tepat dan rajin, juga dengan makanan. Dia menganjurkan makan makanan yang sedikit karbohidrat Selain itu, genetika juga berperan.

"Berlatih secara tepat maksudnya adalah bila perut masih dalam kondisi buncit, jangan langsung dipaksa berlatih abdominal atau sit up atau crunch berlebihan,
tetapi kurangilah konsumsi makanan berkalori tinggi agar tidak menimbun di sekitar perut bila tidak diserap maksimal oleh tubuh," sarannya.

Dia mengingatkan karbohidrat adalah penyumbang kalori terbesar. Untuk itu perlu mengurangi konsumsinya, bukan menghilangkannya. Sebagai gantinya, makanlah makanan dengan serat tinggi atau protein atau lemak sehat. Asupan ini dapat menyumbangkan kalori yang cukup.

"Genetik pun menjadi faktor penentu. Orang yang memiliki serat otot besar akan dapat memiliki bentuk sixpack yang lebih menonjol daripada orang lain," imbuh Dicky.

Pada dasarnya, sambungnya, semua orang baik laki-laki ataupun perempuan memiliki otot rectus abdominis yang populer disebut sixpack. "Latihan crunch, sit up, oblique crunch, abdominal reverse curl, leg raise akan membantu membentuk otot perut ini," ujar Dicky.

Inilah Tanda-tanda Kanker "Padat" pada Anak

JAKARTA- Kanker pada dasarnya merupakan penyakit yang dapat diobati dan sembuh bila dijumpai pada stadium awal. Bahkan, dokter spesialis onkologi anak dr. Edi Setiawan Tehuteru menyatakan kemungkinan sembuhnya mencapai 80 persen. Maka, penting bagi orangtua khususnya untuk mewaspadai tanda-tanda kanker sejak dini.

Kanker, tutur Edi, secara garis besar dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama merupakan kanker jenis cair yaitu darah dengan istilah leukemia, dan yang kedua adalah kelompok tumor padat.

Tumor padat dapat dijumpai pada hampir semua organ tubuh seorang anak, mulai dari kepala sampai ujung kaki. Orangtua biasanya meraba tumor atau benjolan pada tubuh seorang anak pada saat memandikannya. Ketika menemukan benjolan, maka orangtua perlu memeriksakannya pada tenaga kesehatan untuk mengonfirmasi benjolan tersebut benar kanker atau bukan.

Berikut adalah hal-hal yang harus diwaspadai orangtua bila melihat atau meraba benjolan yang dilansir dalam buku "Waspadai & Kenali Kanker pada Anak Sejak Dini" dari Yayasan Anyo Indonesia (YAI) yang disusun oleh dr. Edi.

1. Mata
Orangtua harus curiga bila mata anak terlihat seperti mata kucing, matanya merah, terjadi gangguan penglihatan atau juling. Khusus tentang mata merah, biasanya orangtua akan memberikan obat tetes mata yang dijual bebas di pasaran. Orangtua boleh saja melakukan tindakan tersebut, namun bila dalam tiga hari tidak ada perbaikan, segera diperiksakan. Lantaran bisa jadi itu bukan merupakan penyakit mata biasa, melainkan gejala awal dari kanker bola mata (retinoblastoma).

2. Leher
Waspada bila menemui benjolan di leher seorang anak yang bertambah besar dalam waktu singkat. Biasanya anak tidak mengeluh kesakitan bila benjolan tersebut ditekan atau dipegang. Berbeda dengan benjolan yang timbul akibat infeksi, biasanya akan terasa sakit bila ditekan atau dipegang dan terasa panas bila diraba.

Infeksi pada gigi dan telinga juga dapat menyebabkan benjolan dengan karakteristik seperti tersebut di atas. Konfirmasi perlu dilakukan mengingat penanganan kedua benjolan tersebut berbeda.

3. Paru
Bila seorang anak dijumpai sesak napas dan setelah dilakukan foto dada ternyata ditemukan sel kanker di parunya, jangan berpikiran bahwa anak ini terkena kanker paru. Tidak ada kanker paru pada anak. Keadaan ini biasanya merupakan akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tertentu ke paru-paru. Salah satu jenis kanker pada anak yang dapat menyebar ke paru-paru adalah kanker tulang.

4. Perut
Banyak organ yang dapat dijumpai dalam perut, antara lain hati, ginjal, indung telur, dan lain-lain. Semua organ tersebut di atas dapat terkena kanker. Secara fisik, perut anak akan terlihat membuncit dan bila ditekan akan teraba suatu benjolan. Jika menemukan kasus demikian, segeralah periksakan anak.

Hal lain yang perlu diperhatikan orangtua adalah jangan terlalu sering menekan perut anaknya yang makin lama makin membesar karena dapat mempermudah penyebaran.

5. Alat kelamin
Alat kelamin yang dimaksud adalah alat kelamin pria. Secara fisik, testis kanan dan kiri terlihat tidak sama besar, konsistensi testis yang terkena biasanya keras, dan tidak dijumpai tanda-tanda infeksi. Kanker pada organ testis, sama halnya paru-paru dapat merupakan akibat penyebaran dari suatu jenis kanker tertentu ke testis. Jenis kanker yang dimaksud yang dapat menyebar ke testis adalah kanker darah (leukemia).

6. Tangan atau kaki
Waspada bila terlihat ada bengkak pada tangan atau kaki. Pembengkakan ini biasanya dapat disertai dengan demam atau nyeri.

7. Otak
Benjolan pada otak memang tidak dapat dilihat maupun diraba. Walaupun demikian, orangtua tetap dapat mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan akibat adanya suatu benjolan di otak. Gejala-gejala tersebut, antara lain adalah pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, dan gangguan keseimbangan.

Wow, Obat untuk Atasi Rambut Rontok Ini Bisa Bikin Pria Jauhi Alkohol


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Kebotakan karena usia dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu. Yang cukup populer misalnya Finasteride atau Propecia. Namun ternyata sebuah studi baru menemukan obat ini tak hanya berguna untuk mengatasi kebotakan pada pria, tapi juga menghilangkan ketertarikan pria pada minuman keras alias alkohol.

Bahkan studi ini memaparkan pria yang menggunakan Finasteride (Propecia) untuk menghentikan kerontokan rambut yang dialaminya cenderung mengurangi konsumsi alkohol sejak pertama kali memulai konsumsi obat ini. Dan 'efek samping' ini tetap bertahan meski si pria telah menghentikan pengobatannya.

Kesimpulan tersebut diperoleh peneliti dari George Washington University, AS setelah mewawancarai 83 pria sehat yang mengalami efek samping seksual berkepanjangan akibat konsumsi Finasteride. Sebelumnya telah diketahui bahwa obat kerontokan rambut ini dapat menyebabkan disfungsi seksual pada pria.

Untuk studi ini, peneliti Dr. Michael Irwig juga mengumpulkan informasi terkait riwayat kesehatan pasien, fungsi seksualnya, termasuk konsumsi alkohol pasien sebelum dan sesudah mengonsumsi Finasteride.

Dari 63 partisipan yang diketahui mengonsumsi alkohol sedikitnya sekali dalam seminggu sebelum mulai mengonsumsi Finasteride, 65 persen diantaranya dilaporkan mengalami penurunan konsumsi alkohol, bahkan setelah mereka berhenti minum Finasteride.

Namun seperti dilansir Daily Mail, Senin (17/6/2013), konsumsi alkohol pada 32 persen partisipan lainnya diketahui tidak mengalami perubahan dan 3 persen partisipan malah mengaku konsumsi alkoholnya justru meningkat.

Selain penurunan jumlah konsumsi, peneliti juga menemukan bahwa banyak partisipan yang pada akhirnya mengalami penurunan toleransi alkohol setelah mengonsumsi Finasteride. Ini belum termasuk merasa gelisah setelah minum alkohol dan pulih dari kerontokan rambut lebih lama akibat minum minuman keras tersebut.

Sayangnya, peneliti tak tahu-menahu mengapa Finasteride berdampak terhadap kebiasaan minum seseorang. Hanya saja Dr. Irwig percaya jika Finasteride dapat mengurangi kemampuan otak untuk membuat hormon yang disebut dengan neurosteroid. Hormon ini erat kaitannya dengan ketertarikan atau kegemaran seseorang terhadap minuman beralkohol.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text