Social Icons

Pages

Kamis, 18 Juli 2013

Studi: Bahagia, Cara Termudah Turunkan Risiko Serangan Jantung


Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Tak hanya dengan cara olahraga atau mengonsumsi makanan jenis tertentu, ada cara mudah lain untuk menjaga kesehatan jantung. Cobalah lakukan hal-hal yang Anda sukai dan berkumpul bersama teman-teman. Menurut studi terbaru, bahagia dan tertawa merupakan salah satu cara menurunkan risiko serangan jantung.

Studi ini dilakukan oleh 1.483 responden yang memiliki satu kesamaan yaitu memiliki saudara yang pernah mengalami serangan jantung atau kematian mendadak sebelum mencapai usia 60 tahun. Dengan begitu, mereka 2 kali lebih mungkin untuk memiliki masalah dengan kesehatan jantung.

Proses penelitian ini dilakukan selama hampir 25 tahun. Para peneliti memeriksa berbagai hal dari mereka, di antaranya tingkat kesejahteraan mereka, kepuasan mereka dalam hidup, tingkat relaksasi, dan suasana hati mereka secara keseluruhan.

Hasilnya, pembawaan energi yang positif terkait dengan berkurangnya sepertiga angka kejadian serangan jantung yang terjadi. Selain itu, di antara responden yang berisiko lebih tinggi karena faktor lain, sikap positif ini menghasilkan pengurangan risiko sebanyak 50 persen.

Meskipun demikian, bukan hanya kebahagiaan semata yang berpengaruh dalam hasil studi ini. Sebab, orang yang selalu bahagia pun pastinya pernah mengalami stres.

"Ada 6 domain yang berbeda yang termasuk di dalam apa yang dikatakan orang sebagai kehidupan positif," tutur Lisa R. Yanek, MPH, asisten profesor kedokteran di Johns Hopkins University sekaligus salah satu dari tim peneliti, seperti dilansir Prevention, Kamis (18/7/2013).

Menurutnya, 6 domain tersebut antara lain perasaan ceria, merasa santai, energik, puas dengan kehidupan mereka, kontrol emosi dan perilaku, dan bebas dari masalah kesehatan.

Meskipun peneliti belum bisa menemukan dan memahami mekanisme yang membuat kehidupan positif berpengaruh pada pengurangan risiko penyakit. Namun mereka meyakini kehidupan yang positif memiliki komponen vitalitas, kepuasan hidup, dan pengendalian emosi. Semua hal ini dapat membuat jantung yang lebih sehat," ungkap Yanek.

16 Trik Mengubah Mood Jadi Positif


Peluklah binatang piaraan kesayangan Anda. Ia pasti akan membuat mood Anda jadi baik lagi.
JAKARTA- Seringkali mood tiba-tiba menjadi jelek, entah itu karena pekerjaan, rutinitas, atau hubungan percintaan yang membosankan. Namun mengubah mood menjadi baik sebenarnya tidaklah terlalu sulit asalkan tahu bagaimana cara menghadapinya. Dengan sekejap dan menyenangkan, mood bisa kembali bagus. Berikut 16 di antaranya.

1. Berjalan kaki di bawah sinar matahari. Bukan berpanas-panasan, tetapi berjalan dengan menikmati alam, bisa di taman dan di bawah terpaan sinar matahari yang tidak begitu menyengat. Sederhananya, cobalah menikmati momen matahari terbit dengan warna langitnya yang bercahaya, lalu hiruplah udara dalam-dalam.

2. Berbagi. Membantu orang lain di sekitar, entah itu dengan cara yang sederhana ataupun bergabung dengan aksi sosial komunitas. Seperti Dalai Lama bilang, rasa bahagia akan muncul ketika kita memikirkan orang lain. Sekali-kali cobalah cek daftar kontak di ponsel Anda, dan pikirkan untuk melakukan sesuatu yang positif untuk mereka.

3. Secangkir cokelat hangat. Tidak ada yang lebih menyenangkan bila bisa menikmati secangkir cokelat hangat. Cairan panas yang terasa mengalir di dalam tubuh ketika Anda menyeruputnya pertama kali, rasanya tiada bandingannya.

4. Manjakan diri sendiri. Tidak ada salahnya memanjakan diri sendiri. Lakukan apa yang Anda sukai, entah itu berbelanja, menikmati yoghurt, frappucino, camomile tea, atau apa saja yang membuat Anda merasa nyaman. Percayalah, ada salah satu dari faktor memanjakan diri ini yang akan membuat mood menjadi bagus.

5. Kelas zumba. Nah, sekali-kali cobalah ambil kelas zumba. Selain manfaatnya untuk olah tubuh, gerakan dalam kelas dengan iringan musik yang berdentum akan membuat perasaan jadi lebih baik. Bertemu dengan teman-teman dalam kelas berkelompok yang juga terlihat menikmati gerakannya juga akan membuat semangat Anda kembali muncul.

6. Pakai boots. Jika Anda punya boots, cobalah pakai dan berjalan keluar. Jika belum, sepertinya ini wajib Anda miliki. Perasaan memakai boots yang memeluk kaki hingga ke lutut biasanya akan memberi sensasi berbeda dibanding saat mengenakan sepatu lainnya.

7. Menarilah. Menari sendirian? Ya, di saat seperti ini, silakan berekspresi sesukanya dengan musik yang Anda sukai. Lepaskan apa yang Anda inginkan dengan bergerak semaunya. Ini selalu jadi momen yang menyenangkan.

8. Peluk piaraan Anda. Jika punya piaraan seperti anjing, cobalah peluk barang sekejap. Tidak ada yang lebih menenangkan saat merasakan bulu-bulunya menyentuh kulit Anda, atau saat ia meletakkan tangan-tangan mungilnya di pundak Anda.

9. Hapus akun facebook. Bisa jadi ini agak radikal, tapi ada perasaan lain ketika Anda berani memutuskan untuk menghapus akun facebook. Seperti yang pernah dilakukan oleh seorang perempuan bernama Amber Materna. Kata dia, menghapus akun facebook beberapa tahun lalu merupakan salah satu keputusan terbaik. Karena bagi dia, facebook seringkali mengalihkan perhatiannya dari orang yang benar-benar ia sayangi dan peduli.

10. Hadapi rasa takut. Saat mencoba permainan di dunia fantasi seperti Historia atau Kora-kora, Anda menghadapi rasa takut sekaligus bahagia setelahnya. Nah, ketika ada ketakutan menghampiri Anda, hadapilah. Buang pikiran negatif bahwa Anda tidak mampu, karena sebenarnya Anda bisa menuntaskannya.

11. Meditasi. Ketika semua di luar riuh dan serba cepat, cobalah bermeditasi. Ambil lokasi yang menenangkan, sendirian, entah itu di ruang kamar, atau taman. Lima menit meditasi minimal akan menenangkan.

12. Bersih-bersih. Aksi bersih-bersih rumah, dari mulai kaca, tempat tidur, kamar, dan ruang lainnya, akan memberi kenikmatan tersendiri. Apalagi ketika melihat hasilnya.

13. Curhat. Berbagi cerita dengan teman akan melepaskan rasa penat dan beban berat di pundak. Cobalah kontak atau ajak hang out teman-teman Anda.

14. Nikmati alam. Pernah mencoba memperhatikan alam di sekitar, seperti pohon, warna langit, atau kucing-kucing yang berlarian? Jika Anda ke taman lalu melihat kupu-kupu, cobalah amati barang sebentar. Menikmati alam, entah itu hewan atau pun bunga, akan membuat mood Anda positif.

15. Menari bebas di klub. Ambil waktu untuk ke klub atau bar yang ada dance floor-nya, dan menarilah. Ajak pasangan atau ramai-ramai dengan teman. Bebaskan rasa penat dan frustrasi. Biasanya ada energi positif yang diperoleh setelah itu.

16. Tulislah sebuah cerita. Menulis bisa mengubah mood dan membuang jauh beban yang Anda rasakan. Tuangkan dalam sebuah cerita, mengalirlah, lepaskan hingga imajinasi terliar. Seperti ungkapan populer; ketika bosan berimajinasilah. Karena ketika menulis sebuah cerita akan membuat Anda merasa lepas.

Trik Jitu Hilangkan Gatal Akibat Gigitan Nyamuk dalam Hitungan Menit


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Nyamuk merupakan hewan kecil yang paling banyak menyebabkan kematian di dunia. Meski tidak semuanya berbahaya, gigitan nyamuk juga menjengkelkan karena meninggalkan rasa gatal dan merah. Tapi tak perlu khawatir, ada trik jitu yang bisa menghilangkan rasa gatal hanya dalam hitungan menit.

Yang terbaik dilakukan adalah sama sekali menghindari gigitan nyamuk, dengan menggunakan lotion anti nyamuk atau obat anti serangga. Namun bila gigitan nyamuk tak bisa terelakkan, maka sebaiknya cari cara cepat untuk menghilangkan rasa gatal. Senjata rahasianya ada di dapur Anda, yaitu sendok logam.

Pertama, celupkan sendok dengan air panas. Tidak perlu air mendidih, cukup dengan suhu panas namun tidak membuat kulit melepuh. Selanjutnya, tekan sendok yang telah dipanaskan ke kulit yang terasa gatal selama beberapa menit. Ketika Anda mengangkat sendok maka gatal akan segera hilang.

Tidak ada sihir atau kekuatan psikis yang bekerja di sini, layaknya tayangan sulap yang dapat membengkokkan sendok. Ketika menggigit seseorang, nyamuk menyuntikkan protein di bawah kulit saat menghisap darah. Protein inilah yang menyebabkan iritasi kulit dan rasa gatal.

Nah, panas dari sendok logam ternyata efektif untuk memecahkan protein tersebut, sehingga menghilangkan rasa gatal pada kulit dalam sekejab, seperti dilansir Rocketnews24, Selasa (9/7/2013).

Namun, bilur atau bekas merah gigitan mungkin masih akan terlihat selama beberapa waktu. Tapi yang terpenting, tak ada lagi rasa gatal yang menjengkelkan akibat gigitan nyamuk-nyamuk kecil.

Gangguan yang Rawan Muncul Selama Kehamilan


shutterstock
Perhatikan kebutuhan nutrisi ibu hamil vegetarian.
JAKARTA- Makanan yang dikonsumsi ibu hamil harus dapat memenuhi kebutuhan gizi demi menjamin kesehatan ibu dan janin yang dikandung. Ya, ibu hamil biasanya tak luput dari berbagai masalah kesehatan. Meski begitu, tak perlu khawatir sepanjang kita tahu bagaimana pencegahan dan penanganannya.


Nah, masalah apa yang sering kali dialami ibu hamil? Berikut di antaranya:

* HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Dalam bahasa awam disebut mual dan muntah berlebihan. kebanyakan dialami ibu hamil saat usia kehamilan 8-12 minggu. Sebenarnya, seiring pertambahan usia kehamilan, keluhan ini berkurang dan berhenti saat usia kehamilan memasuki 16 minggu. Akan tetapi, ada juga ibu hamil yang mengalami ini hingga trimester 3. Mual muntah kategori berat bila ibu hamil muntah tiap kali makan atau minum. Efeknya, lemas, pucat, dan frekuensi buang air kecil menurun. Bila tak ditangani, berisiko terhdap kesehatan ibu dan janin.

Solusinya adalah mengatur pola makan bergizi seimbang. Pilih makanan mengandung karbohidrat tinggi untuk mengganti energi yang terbuang karena muntah. Konsumsilah makanan dan minuman berkadar air tinggi seperti buah dan sayuran. Bisa pula minum jus atau susu khusus ibu hamil. Makan dengan porsi kecil, tidak berlebihan tapi sering. Konsumsilah makanan kering seperti biskuit sehingga membantu menyerap asam lambung. Hindari jenis makanan yang memicu mual seperti yang berlemak dan berbumbu tajam.

* ANEMIA

Anemia terjadi lantaran tubuh tak memiliki cukup sel-sel darah merah untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke sel-sel tubuh. Tanpa pasokan oksigen yang cukup, sel-sel tubuh dapat memproduksi energi. Alhasil ibu merasa lelah, lemas, pusing, kurang konsentrasi. Nah, untuk menghasilkan sel-sel darah merah yang memadai, tubuh butuh asupan zat besi dari pola makan sehari-hari, selain jgua dari asam folat dan vitamin B12.

Anemia pada ibu hamil terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan zat besi yang meningkat dengan asupan yang kurang. Seperti diketahui, ibu hamil butuh zat besi 1000 mg sedangkan asupan zat besi yang berasal dari makanan selama hamil sering kali kurang atau tak memenuhi kebutuhan.  Kebutuhan zat besi untuk meningkatkan volume darah, massa jaringan tubuh itu serta pertumbuhan janin.

Spesialis kandungan dan kebidanan Dr. Damar Pramusinto, SpOG(K) mengatakan, kondisi anemia pada ibu hamil mempunyai dampak kesehatan terhadap ibu dan janin dalam kandungan, antara lain meningkatkan risiko bayi dengan asfiksia (gangguan pernapasan), berat badan lahir rendah, keguguran, kelahiran prematur hingga kematian ibu dan bayi. Selain itu, ada risiko terjadinya perdarahan, partus lama, aborsi dan infeksi.

Anemia dapat ditangani dengan memperbaiki pola makan kaya zat besi yaitu dari sumber hewani seperti hati dan daging serta sumber nabati seperti sayur dan buah, serealia, kacang-kacangan.

* SEMBELIT

Sembelit dialami ibu hamil karena terjadi penurunan gerak peristaltik pada saluran cerna sehingga menjadi lebih lambat dari biasanya. Adapun gerak usus melambat karena adanya peningkatan kadar hormon progesteron. Sembelit juga terjadi karena pola makan yang kurang baik misalnya asupan makana berserat yang kurang, banyak mengonsumsi makanan berlemak dan kurang minum.

Untuk mengatasi masalah ini, ibu perlu menerapkan pola makan bergizi seimbang dengan mengonsumsi makanan berserat tinggi seperti sayuran, buah-buahan, umbi-umbian dan roti gandum utuh (whole wheat). Buah-buahan yang banyak mengandung air di antaranya jeruk, papaya, melon, semangka atau mangga.

* HIPERTENSI

Pada saat kehamilan bisa terjadi hipertensi. Umumnya terjadi pada usia kehamilan setelah 20 minggu. Hipertensi ditunjukkan dengan tekanan darah sistolik mencapai 140 mm HG dan atau tekanan darah diastolik mencapai 90 mmHg atau lebih. Kondisi seperti ini disebut pregnancy induced hypertension atau gestational hypertension.

Ibu hamil yang mengalami hipertensi mengalami sakit kepala, pusing, disertai bengkai di area tungkai. Pemeriksaan laboratorium bahkan menunjukkan angka protein dalam urin yang tinggi.  Risiko yang mungkin terjadi janin mengalami ganguan pertumbuhan, terlepasnya plasenta bahkan kematian janin. Tentunya ibu perlu mendapat pemantauan tekanan darah serta protein urin. Bagi ibu hamil yang memiliki riwayat hipertensi disarankan untuk mengurangi konsumsi garam.

* DIABETES GESTASIONAL

Diabetes pada kehamilan disebut diabetes gestasional yang umumnya akan kembali normal setelah ibu melahirkan. Efek bila ibu mengalami diabetes kala hamil di antaranya kadar glukosa pada janin meningkat, sehingga bayi bisa lahir dengan berat lahir di atas 4 kg. kondisi ini tentu dapat menyulitkan proses persalinan.  Bahkan, kelak bayi berisiko mengalami diabetes atau kelainan bawaan. Di sisi lain, ibu berisiko mengalami perdarahan kala kehamilan.

Upaya yang dilakukan adalam mengontrol konsumsi untuk mempertahanan kadar gula dalam darah. Agar peredarahan darah lancar ibu perlu melakukan aktivitas ringan. Lakukan memeriksaan gula darah sebagai upaya deteksi dini.

Rabu, 17 Juli 2013

Berapa Banyak Boleh Makan Telur dalam Sehari?

SHUTTERSTOCK
JAKARTA — Sebagai sumber protein hewani, telur sangat mudah didapatkan. Tak heran cukup banyak orang yang mengonsumsi telur setiap hari. Namun, dengan kadar kolesterolnya yang tinggi, seberapa sering kita boleh mengonsumsi sumber protein ini setiap harinya?

Sebenarnya berapa banyak yang boleh dikonsumsi tergantung pada berbagai faktor, antara lain usia, jenis kelamin, berat badan, sampai tingkat aktivitas fisik harian. Para peneliti dari Harvard Medical School merekomendasikan konsumsi satu telur per hari untuk tingkat kolesterol dan jantung yang sehat.

Hal ini didasarkan panduan diet Amerika pada tahun 2010. Disebutkan, orang dewasa sehat harus mengkonsumsi  46 sampai 56 gram protein per hari. Jumlah tersebut bisa didapatkan dari berbagai sumber, termasuk telur.

Selain protein dan kalsium , telur juga mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting. Satu telur rebus besar tidak hanya mengandung 78 kalori, tapi juga 6,29 gram protein, 25 miligram kalsium, 0.59 miligram besi, dan 112,7 mikrogram kolin. Telur juga mengandung 22 mg folat, 260 IU vitamin, 44 IU vitamin D, 176 mg lutein dan zeaxanthin. Vitamin B juga ada di dalam telur dengan jumlah yang sedikit dari beberapa jenis.

Walau identik dengan kolesterol, tetapi berbagai penelitian membantahnya. Sebuah laporan yang dipublikasikan pada januari 2006 berjudul Current Opinion in Clinical Nutrition and Metabolic Care menyimpulkan, konsumsi telur tidak berkontribusi pada penyakit jantung pada orang dewasa yang tidak memiliki riwayat kolesterol tinggi. Telur juga tidak berdampak pada kadar kolesterol darah pada 70 persen populasi.

Konsumsi telur diketahui tidak berhubungan dengan penyebab diabetes. Penelitian pada Agustus 2010 berjudul American Journal of Clinical Nutrition menyatakan, sering makan telur tidak menunjukkan risiko lebih besar terkait diabetes tipe 2. Penelitian diikuti 3.898 orang dewasa yang makan satu telur per bulan sampai satu telur per hari selama 18 tahun.

Kerap Dapat Shift Malam, 80 Persen Wanita Sulit Hamil


ilustrasi (Foto: Getty Images)

Jakarta, Studi sebelumnya mengungkapkan bahwa wanita yang bekerja shift malam berisiko tinggi terkena kanker payudara. Sekali lagi, bahaya tengah mengintai wanita-wanita yang bekerja di shift malam. Sebuah studi baru menemukan shift malam menyebabkan pekerja wanita juga susah hamil.

Berdasarkan survei yang dilakukan tim peneliti dari Southampton University terhadap lebih dari 100.000 responden wanita ini pun terungkap bahwa pola kerja selain shift harian permanen dapat meningkatkan peluang gangguan siklus menstruasi hingga 33 persen dan keguguran sebesar 29 persen.

Dan bagi wanita yang hanya bekerja di malam hari, mereka berpeluang 80 persen lebih sulit untuk bisa mengandung dibandingkan wanita yang jam kerjanya siang hari. Mereka juga dua kali lebih mungkin dikategorikan ke dalam kelompok 'sub-fertile', atau gagal hamil dalam kurun waktu satu tahun.

Menurut Dr. Linden Stocker, seorang dokter anak yang juga sering mendapat shift malam, mengatakan bahwa masalahnya waktu tidur dan bekerja yang tak tentu tampaknya mengganggu jam biologis wanita, padahal hal itu juga membantu mengendalikan fungsi-fungsi kunci wanita seperti produksi hormon, mengatur suhu tubuh, tekanan darah dan detak jantung.

Walaupun begitu, Dr. Stocker juga tak dapat mengesampingkan faktor lain seperti pekerja sistem shift yang biasanya mempunyai gaya hidup tak sehat seperti makan sembarangan atau malas berolahraga.

"Kami tak benar-benar memahami mengapa pekerja shift berisiko tinggi terkena penyakit tertentu tapi shift kerja semacam ini jelas-jelas berdampak terhadap fungsi biologis, fungsi psikologis sekaligus fungsi sosial seseorang," terang Dr. Stocker seperti dilansir Daily Mail, Rabu (10/7/2013).

Lagipula meski Dr. Stocker menemukan kaitan antara gangguan tidur dan masalah kesuburan tapi itu tidaklah membuktikan bahwa satu hal menyebabkan lainnya, begitu juga sebaliknya.

"Kalaupun temuan kami telah dikonfirmasi studi lain, berarti ada implikasi yang akan diterima oleh pekerja shift dan rencana reproduksi mereka. Untuk itu pola shift kerja yang lebih 'ramah' bisa diadopsi," tambahnya.

Namun Dr. Stuart Lavery, pakar kesuburan dari Hammersmith Hospital, West London mendesak para wanita usia melahirkan (20 persen dari pekerja shift malam) untuk tidak berhenti dari pekerjaannya sampai penelitian ini dikonfirmasi.

"Toh tak ada buktinya berganti pekerjaan dapat meningkatkan kondisi reproduksi Anda," pungkasnya.

Kenali Gejala Autisme sejak Bayi


SHUTTERSTOCK
Sering-seringlah mengajak bayi berkomunikasi.
JAKARTA— Diagnosis autisme yang tepat sejak usia dini sangat membantu mengurangi gejala autisme agar tidak berkembang semakin buruk. Karena itu, sangat penting bagi orangtua untuk mengenali gejala-gejalanya pada bayi mereka.

Memang tidak mudah mendeteksi autisme. Dibutuhkan ketajaman pengamatan orangtua dan dokter. Namun, menurut para peneliti dari Yale University School of Medicine, gejala autisme mungkin sudah tampak pada bayi berusia 6 bulan.

Pada tahapan usia tersebut, anak-anak yang didiagnosis autisme biasanya tidak terlalu peduli pada orang di sekitarnya dan juga aktivitasnya, dibandingkan dengan anak-anak yang normal.

Katarzyna Chawarska dari Yale Child Study Center menjelaskan, penelitian yang dilakukannya menunjukkan kemungkinan melakukan identifikasi risiko autisme melalui perhatian visual anak.

Dalam penelitian tersebut, Chawarska meneliti 67 bayi yang berisiko tinggi menyandang autisme karena memiliki anggota keluarga dengan kondisi tersebut. Mereka lalu dibandingkan dengan 50 bayi yang risikonya lebih rendah.

Semua bayi ditunjukkan video berdurasi tiga menit yang menggambarkan seorang wanita melakukan beberapa kegiatan, misalnya membuat roti isi atau melihat ke mainan.

Sambil membuat roti, aktris wanita sesekali melihat ke kamera dan berusaha membuat kontak mata dan berkata, "Bagaimana kabarmu, sayang," atau "Kamu sungguh lucu," dan "Apakah kamu melihat singa?"

Para peneliti memonitor seberapa sering bayi-bayi itu melihat ke mainan dan wanita di TV. Kemudian saat bayi itu melihat ke TV, bayi yang kerap menghindari wajah wanita itu dinilai sebagai bayi yang berisiko tinggi mengalami autisme.

Anak yang menyandang autisme memang mengalami masalah perkembangan dengan tiga ciri utama, yaitu gangguan pada interaksi sosial, komunikasi, selain keterbatasan minat dan imajinasi.

Ini Dia Mitos Pola Makan yang Pengaruhi Gizi Anak


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Namanya juga hidup di masyarakat, tentu tak lepas dari mitos dan kebiasaan. Nah, terkait pola makan di masyarakat pun ada mitos-mitos yang dipercaya benar sehingga menjadi kebiasaan.

"Di Nigeria, makan telur dianggap akan menunda menutupnya ubun-ubun bayi," ujar Staf Ahli Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dr Pinky Saptandari, MA dalam diskusi 'Peran Budaya dalam Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak' yang digelar Sarihusada di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (18/7/2013).

Karena ada mitos seperti itu, akibatnya ibu-ibu yang masih memberikan air susu ibu (ASI) tidak mengonsumsi telur. Padahal telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang penting bagi ibu dan bayi yang disusuinya.

"Dulu di NTB ada praktik di mana bayi diberi makan nasi yang terlebih dahulu dikunyah oleh yang memberi makan, yaitu ibu/nenek. Jadi bukan cuma makanan yang dimakan bayi, tetapi mungkin juga ada penyakit yang ikut berpindah," sambung Pinky.

Mitos lainnya adalah bahwa ikan seharusnya tidak diberikan kepada Ibu Hamil karena akan membuat bayi berbau amis. Ini sama sekali tidak benar. Faktanya, ikan mengandung sejumlah nutrisi penting yang bermanfaat bagi perkembangan janin.

Selain itu masih ada yang memahami bahwa tujuan makan semata-mata hanyalah agar kenyang. Karena itu kandungan gizinya sama sekali tidak diperhatikan. Alhasil anak diberi makan banyak tetapi minim nilai gizi. Misalnya anak diberi makan nasi dalam jumlah banyak dengan lauk kecap dan kerupuk. Tentu saja makanan itu sangat minim gizi yang diperlukan bagi tumbuh kembang anak.

"Berkembang pula bahwa anak laki-laki harus makan lebih banyak daripada anak perempuan. Jika ada anak perempuan yang makannya banyak langsung dibilang makannya seperti kuli, sehingga kemudian anak perempuan makan lebih sedikit daripada anak laki-laki," papar Pinky.

Selain itu dalam struktur keluarga, prioritas utama makanan untuk ayah dan anak, sementara ibu (termasuk ibu hamil) mendapat prioritas kedua. "Ini misalnya kebiasaan di mana kalau makan ayam, ayah boleh milih dada, anak milih bagian lain, tapi ibunya dapat ceker," ucap perempuan asal Surabaya, Jawa Timur, ini.

Karena itu perlu kebijakan dan model-model layanan yang membangun kemandirian dan layanan kesehatan berbasis komunitas dengan paradigma sehat. Perlu juga perubahan pola pikir, gaya hidup dan perilaku, serta perubahan pola pengasuhan dalam keluarga.

"Pentingnya perubahan secara menyeluruh dalam pendidikan maupun pola pengasuhan dalam keluarga, agar seluruh masyarakat sadar atau melek gizi untuk membangun dan memperkuat generasi penerus bangsa," saran Pinky.

Selasa, 16 Juli 2013

Patuhi Anjuran Ini, Agar Puasa Punya Efek 'Detoks' Bagi Pencernaan



Jakarta, Kalau terlanjur suka pada makanan tertentu, banyak orang yang tak mempertimbangkan kandungan makanan yang dikonsumsinya. Padahal bisa jadi makanan-makanan itu mengandung racun bagi tubuh sehingga untuk waktu tertentu kita perlu melakukan detoksifikasi.

Beruntung detoksifikasi atau proses pembersihan racun dari tubuh itu sendiri tidaklah rumit, karena berpuasa atau menahan makan dan minum selama beberapa waktu dalam sehari dapat dikategorikan sebagai detoksifikasi.

Banyak dokter dan pakar kesehatan pun sepakat bahwa berpuasa adalah salah satu bentuk 'detoks alami'. Bagaimana dengan kata Rita Ramayulis, DCN, M.Kes? Pakar nutrisi ini mengatakan, "Puasa itu menurut saya termasuk detoks, sebab tubuh dibiarkan tidak mencerna makanan selama lebih kurang 12 jam. Organ tubuh yang fungsi kerjanya akan menjadi lebih baik setelah puasa adalah pankreas, usus halus, usus besar, lambung, dan hati. Ini merupakan 5 organ yang berperan penting dalam sistem pencernaan di dalam tubuh."

Rita menerangkan, jika makanan-makanan ini tidak masuk ke dalam tubuh selama 12 jam, 5 organ tersebut akan lebih bisa beristirahat. Lagipula upaya detoks itu sendiri upaya berfungsi untuk mengembalikan fungsi organ.

"Kan kita pakai selama setahun untuk mencerna makanan, jadi bagus sekali berpuasa sebulan ini, memberi kesempatan organ-organ tersebut untuk lebih istirahat dan kembali ke fungsi awal," tekan pengajar jurusan Gizi di Politeknik Kesehatan Jakarta II ketika dihubungi detikHealth dan ditulis pada Rabu (10/7/2013).

Selain mengamini pernyataan pakar nutrisi lulusan magister jurusan Gizi Klinik di Universitas Gadjah Mada tersebut, dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB pun mengungkapkan manfaat lain dari puasa sebagai metode detoks.

Konsultan saluran pencernaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan, "Berdasarkan penelitian di RSCM bahwa ternyata pada orang yang berpuasa terjadi penurunan dari free radical. Free radical itu kan racun-racun. Padahal proses kita makan itu kan menghasilkan racun-racun."

"Puasa juga memberi kesempatan bagi pankreas, liver untuk istirahat. Dan kalau bicara soal istirahat, tentu berkaitan dengan regenerasi. Ada proses tubuh memperbaiki bagian yang rusak. Bukti-bukti klinis mengatakan demikian," tambahnya.

Lalu untuk membantu memperlancar proses detoksifikasi dengan berpuasa, adakah makanan pantangan tertentu yang harus dihindari? Menurut Rita tak ada pantangan makanan tertentu untuk mendapatkan efek detoks. Pun tak perlu memberikan ketentuan jam makan atau porsi khusus agar bisa memperoleh efek detoksifikasi karena puasa itu sendiri sudah merupakan detoks secara alami.

"High Heels" Timbulkan Nyeri Sejam Setelah Dipakai


shutterstock
JAKARTA - Bagi kebanyakan kaum wanita, sepatu bertumit tinggi alias high heels adalah barang wajib untuk menunjang penampilan. Padahal, sepatu jenis ini langsung menyebabkan sakit setelah satu jam dipakai.


Sementara itu jika sepatu bertumit tinggi dipakai untuk berdansa, rasa nyeri langsung timbul setelah 10 menit pemakaian.

Demikian diungkapkan sepertiga responden di Inggris. Mereka mengakui terpaksa menahan sakit semalaman saat menggunakan sepatu untuk dansa sehingga saat pulang mereka memilih bertelanjang kaki.

Survei tersebut dilakukan oleh The College of Podiatry terhadap 2.000 pria dan wanita, serta 60 pakar kesehatan kaki (podiatris) dan terapis kaki.

Konsultan podiatris Mike O'Neil dari College of Podiatry memperingatkan bahaya menekuk kaki akibat pemakaian sepatu yang sempit bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang, termasuk artritis, retak tulang, dan saraf kejepit, yang membutuhkan tindakan operasi atau suntikan steroid untuk mengurangi rasa nyeri.

"Tak dipungkiri lagi pemakaian high heels membuat para wanita berpotensi cedera jangka panjang atas nama fesyen. Jika diberikan pilihan akan sepatu yang bergaya atau sepatu yang nyaman, kebanyakan akan memilih yang pertama," kata O'Neil.

Semakin tinggi dan miring tumit sepatu, semakin terdorong ke depan tubuh kita sehingga kita harus mundur untuk menyeimbangkan. "Hal ini membuat tulang panggul tidak lurus sehingga terjadi tekanan pada tulang belakang," katanya.

Sepatu tumit tinggi dengan ujung yang sempit bisa menekan kaki sehingga jari-jari kaki dipampatkan dan bisa memicu kuku tumbuh ke dalam, mata ikan, atau pun kapalan. Kondisi itu juga bisa menyebabkan kaki lebih lembab, terutama jika high heels dipakai seharian, sehingga jamur dan bakteri tumbuh subur.

"Sepatu yang membuat kita berjalan dengan bagian telapak bawah bisa menyebabkan rasa sakit dan tekanan berlebih. Ini juga bisa memicu robekan pada persendian sehingga timbul artritis," katanya.

Sepatu dengan tinggi tumit lebih dari 5 sentimeter sebaiknya diwaspadai. Bila ingin terlihat tinggi, lebih disarankan menggunakan tumpukan sol tebal, seperti sepatu wedges.

Meski sebagian besar mengeluhkan rasa nyeri akibat sepatu tumit tinggi, namun 20 persen dari responden mengatakan tak mau berobat ke dokter karena rasa nyeri tersebut tak mereka anggap penting.

Bagaimana Perawatan Gigi yang Baik Saat Puasa?


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Saat puasa, perawatan gigi seringkali tidak dianjurkan karena dikhawatirkan akan ada cairan yang tertelan dan membatalkan puasa. Nyatanya, kesehatan gigi saat berpuasa tetap penting untuk diperhatikan dan tetap membutuhkan perawatan gigi. Bagaimana perawatan gigi yang baik saat puasa menurut dokter gigi?

"Sebetulnya batal puasa itu kan karena makan atau minum. Menurut saya kalau cuma bersihin karang gigi, kumur-kumur, tidak masalah asal jangan tertelan. Selama bulan puasa kesehatan gigi kan harus tetap dijaga," tutur Prof Heriandi Sutadi, drg, SpKgA (K), PhD, spesialis kedokteran gigi anak, saat dihubungi  dan ditulis pada Rabu (17/7/2013).

Ditambahkan oleh Prof Heriandi, sebaiknya pasien tetap berkunjung ke dokter gigi untuk merawat giginya selama bulan puasa. Tak hanya pembersihan karang gigi, tindakan seperti penambalan gigi juga masih bisa dilakukan. Apalagi kalau kondisi giginya memang sudah nyeri dan memang butuh segera ditambal. Yang paling penting adalah tidak menelan apapun selama prosedur.

"Sedangkan untuk mengatasi masalah infeksi, ada sebagian ulama yang mengatakan bahwa mengatasi infeksi dengan memberi suntikan dari mulut tidak apa-apa, tapi saya tidak tahu juga bagaimana pastinya," ujar Prof Heriandi, yang pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia (IDGAI).

Sedangkan untuk pemberian obat, dokter gigi biasanya akan tetap memberikan dosis seperti yang memang dibutuhkan oleh pasien. Hanya saja untuk mengonsumsinya akan dikembalikan pada pasien tersebut dan disesuaikan dengan jadwal sahur dan berbuka.

"Kalau minum obat kan ada yang sehari 1 kali, 2 kali, dan 3 kali. Misalnya antibiotik, kan ada yang harus diminum 2 kali sehari. Jadi, ya pasien tinggal pilih dan disesuaikan antara jadwal selama puasa dengan jadwal obat yang diperlukan," tutur Prof Heriandi.

6 Makanan Pengganti Cairan Tubuh yang Hilang


Oatmeal and Strawberry Smoothies
JAKARTA— Pilihan makanan yang tepat dapat membantu Anda mengembalikan cairan yang hilang selama berpuasa lebih dari 12 jam. Buah-buahan menjadi sumber cairan yang paling disarankan untuk dikonsumsi saat sahur dan berbuka puasa. Namun, jenis buah apa yang memiliki fungsi hidrasi paling baik? Lantas, selain buah, makanan apa lagi yang sebaiknya dikonsumsi untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang?

* Apel
Apel mampu mengandung banyak air yang dapat memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Livestrong melaporkan, apel berukuran sedang mengandung 110 mililiter cairan.

* Semangka
Buah yang satu ini memang menjadi santapan tepat untuk melepas dahaga karena banyaknya kandungan air di dalamnya. Buah yang menyegarkan ini memiliki komposisi air sebesar 92 persen. Selain mengandung nutrisi seperti beta-karoten, dalam semangka terdapat juga lycopene dan sumber vitamin C.

* Mentimun
Pilihan lainnya adalah mentimun. Buah ini merupakan sumber cairan yang dibutuhkan tubuh. Sumber air terbanyak dari mentimun terdapat pada bagian dagingnya. Selain kaya akan air, daging mentimun ini juga mengandung vitamin C dan memiliki zat yang dapat membuat kulit lebih rileks.

* Blewah
Buah yang satu ini banyak dan mudah ditemui saat bulan puasa. Bukan karena musim panennya bertepatan dengan bulan puasa, melainkan memang buah ini mengandung banyak air yang tepat dikonsumsi saat berbuka puasa. Menurut laporan Runner World, blewah mengandung banyak air dan potasium, yang mudah hilang saat tubuh mengeluarkan keringat. Jadi, saat udara panas atau Anda banyak beraktivitas sehingga tubuh berkeringat, ditambah lagi Anda berpuasa, blewah menjadi "obatnya".

* Daging
Selain buah, makanan berupa daging ternyata juga menyumbangkan air ke dalam tubuh. CNN melampirkan, daging memiliki fungsi hidrasi untuk tubuh. Misalnya saja, steak 100 gram menyumbangkan 50 mililter air ke dalam tubuh.

* Oatmeal
Satu lagi makanan yang mengandung banyak air adalah oatmeal. Livestrong menyebutkan, semangkuk oatmeal mengandung lebih banyak air ketimbang mentimun atau jeruk.

Jadi, tak perlu bingung memilih buah atau makanan saat sahur dan berbuka. Sediakan saja enam makanan ini di rumah.

Aturan Makan Saat Sahur dan Berbuka


Hindari makanan yang terlalu berlemak ketika berbuka puasa
JAKARTA— Anda membutuhkan tenaga ekstra untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa. Ketika puasa, frekuensi makan akan berkurang sehingga metabolisme tubuh juga akan berubah. Agar perubahan mendadak ini tak menurunkan daya tahan tubuh, Anda harus pandai-pandai mengatur jenis makanan yang masuk ke dalam tubuh.


"Ketika tidak sedang puasa, Anda bisa bebas menyantap makanan apa saja. Tetapi, saat puasa, ada beberapa makanan yang harus dihindari saat sahur dan berbuka agar puasa tetap lancar satu bulan penuh dan tubuh tetap sehat," ujar Chef Yeni Ismayani kepada Kompas Female di Jakarta beberapa waktu lalu.

Ketika menyiapkan makanan sahur dan berbuka, hal yang harus diperhatikan adalah memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, dan serat. Namun, selain itu, saat sahur sebaiknya hindari menyiapkan dan menyantap makanan-manan yang terlalu pedas karena bisa menyebabkan perut sakit.

Selain itu, makanan yang terlalu asam seperti pempek dan lain-lainnya juga harus dihindari. Makanan asam harus dihindari karena zat asam ini akan terfermentasi dalam lambung dan perut jadi tak nyaman.

Makanan yang terlalu asin juga harus dihindari saat santap sahur. "Makanan yang terlalu asin akan menyerap cairan dari dalam tubuh. Akibatnya, Anda jadi mudah haus," katanya.

Tidak seperti makanan sahur, makanan berbuka tidak terlalu banyak larangannya. Namun, ada baiknya untuk menghindari menyantap goreng-gorengan dan makanan berlemak.

"Ini sama saja dengan menabung penyakit. Di awal puasa mungkin masih terasa enak, tapi nanti di tengah bulan puasa, kondisi tubuh mulai menurun karena makanan yang tak sehat," jelasnya.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk berbuka dengan minuman manis. Hanya, hindari menggunakan pemanis buatan. Jika ingin menikmati kesegaran es buah, ganti saja sirup dengan menggunakan susu kental manis dan campuran buah-buahan manis di dalamnya.

Begini Caranya Agar Gigi Anda Tak Jadi Kuning


(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Senyum manis dengan gigi putih dan sehat tentu menjadi dambaan banyak orang. Sayangnya, malas menggosok gigi, merokok dan makanan tertentu dapat membuat gigi menjadi kuning. Agar tak mengganggu senyum Anda, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar gigi tak menguning.

Gigi dapat berubah menjadi kuning karena plak yang pada dasarnya adalah lapisan kotor yang mengendap secara permanen pada gigi. Seiring pertambahan usia, enamel gigi akan terkikis dan kemudian mulai menyerap warna makanan.

Minuman seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Gigi menguning dapat dicegah jika Anda melakukan langkah-langkah khusus berikut, seperti dilansir Boldsky, Jumat (5/7/2013):

1. Gosok gigi dengan minyak mustard dan garam

Gosoklah gigi dengan minyak mustard dan garam sekali sebulan. Cara ini akan membantu membersihkan akumulasi warna makanan dan plak pada gigi. Anda bisa menggunakan jari untuk menggosok gigi atau mencelupkan kapas dalam campuran minyak mustard dan garam.

2. Minum dengan sedotan

Beberapa makanan seperti teh dan kopi dapat meninggalkan noda pada gigi. Minuman soda tertentu juga membuat enamel gigi mengikis. Jadi jika Anda tidak bisa menghindari minuman tersebut, yang terbaik adalah minum melalui sedotan. Minum dengan menggunakan sedotan dapat meminimalkan kontak dengan gigi. Ini bisa menjadi langkah penting dalam menghentikan penguningan gigi.

3. Konsumsi makanan yang renyah

Beberapa makanan renyah dapat membantu untuk memutihkan gigi dengan cara membersihkannya. Misalnya, apel, pir, selada dan lainnya. Makanan berserat ini membantu untuk membersihkan gigi secara efektif.

4. Sikat dengan baking soda

Baking soda merupakan salah satu bahan yang paling serbaguna yang ada di dapur. Sikat gigi dengan baking soda sesekali untuk memutihkan secara langsung.

5. Berhenti merokok

Merokok adalah salah satu alasan terbesar yang dapat menguningkan gigi. Mengunyah permen karet dan mencuci mulut tak akan membantu jika Anda tetap merokok. Itu sebabnya, berhentilah merokok sebelum gigi Anda berubah menjadi kuning kotor.

6. Bilas mulut setelah makan

Setiap kali Anda makan sesuatu, bilas mulut secara menyeluruh dengan air. Membilas mulut dapat menyapu akumulasi makanan dan warna makanan dari mulut Anda.

Makananmu adalah Obatmu!


Shutterstock
JAKARTA — "You are what you eat". Apa yang Anda makan dapat mencerminkan pribadi Anda. Apa yang Anda santap juga menentukan kualitas kesehatan.

Fakta ini berlaku sama bagi semua manusia, tak terkecuali penderita kanker. Asupan makanan yang bergizi akan membantu proses pemulihan tubuh. Sebaliknya, asupan gizi yang buruk tidak akan mengembalikan sel tubuh dalam kondisi terbaiknya.

Kondisi ini dirasakan Liong Pit Lin, survivor kanker. Wanita ini telah bertahan dari serangan kanker payudara, rahim, dan tulang belakang yang menyerangnya pada 1996. Sejak dinyatakan sembuh pada 1999, sampai saat ini kanker tak pernah lagi menyerang Liong.

"Saya lupa pemeriksaan pertama yang menyatakan saya bebas kanker. Namun pola hidup sehat sudah 13 tahun membentengi saya dari kanker," katanya.

Liong mengatakan, sampai tahun 2000 ia masih menggunakan morfin bila rasa sakit tiba-tiba menyerang. Lalu, pola hidup sehat pun mulai ia jalankan pada 1998. Liong bukannya tidak mengetahui informasi tentang pola hidup sehat. Namun, kesibukannya sebagai pebisnis menyebabkannya tidak bisa menerapkan hal tersebut.

Pola makan asal kenyang dan tidak memperhatikan nutrisi selalu dilakukannya selama berkarier. "Saat itu saya juga tidak percaya masa buah dan sayur bisa menyembuhkan, ternyata makananmu adalah obatmu," ujar Liong.

Setahun menjalani pola makan sehat. Liong merasa tubuhnya lebih enteng. Dia bahkan lebih kuat untuk bangkit dari tempat tidur dan menjalani fisioterapi. "Padahal sebelumnya saya seperti hampir mati. Sudah tergeletak saja tak bisa apa-apa," katanya.

Dia mengakui memang tak mudah mengubah kebiasaan begitu drastis. Tapi, kondisi tubuh memaksanya untuk segera berubah. Pada pagi hari, Liong selalu mengawalinya dengan 2 gelas air putih dan jus buah.

Selanjutnya Liong akan beraktivitas yang ringan dan sederhana di luar ruangan. Sinar matahari diakuinya membantu proses penyembuhan. Liong baru sarapan sekitar pukul sepuluh pagi. Selanjutnya untuk makan siang dan malam, Liong mengonsumsi beras merah dan lauk yang tidak berupa daging atau digoreng. Tentunya, sayur dan buah selalu menemani.

Pola makan Liong keseharian lengkap terisi sayur, buah, nasi, dan polong-polongan. Semua diproses seminimal mungkin. Liong mengatakan sayur dan buah yang dikonsumsi 50-80 persen dalam kondisi mentah. Ia juga menghindari daging, kecuali telur. Bila ingin makan daging, Liong menyarankan sebaiknya tidak digoreng, dibakar, atau diberi bumbu terlalu banyak.

"Tidak usah goreng. Minyak goreng sangat mudah teroksidasi menjadi menjadi lemak jenuh. Kalau tidak bisa 100 persen vegetarian, minimal 80 persen," katanya.

Dalam sehari, Liong mengatakan, menyantap buah dan sayur sekitar 7 porsi. Untuk buah kira-kira setara 1/2 kilogram dari berbagai jenis. Sedangkan sayur sebanyak 4 porsi, dengan 1 porsi setara 1 ikat kecil bayam dan kangkung.

Kebiasaan ini terus dijalaninya. Bila tidak sempat makan sayur dan buah, Liong akan membawanya dalam bentuk jus. Sekitar 3-4 jenis jus buah dan sayur menjadi bekal kesehariannya. Tentunya jus ini tanpa tambahan gula.

Makanan, menurut Liong, menjadi akar masalah kesehatan. Menurutnya 70 sampai 80 persen penyebab sakit adalah makanan yang tidak terkontrol.

"Kalau mau sehat kontrol kebiasaan makan. Yang lebih penting jalani pola makan sehat dengan positif dan tersenyum," ujarnya.

Sayur dan buah memang hidangan yang kaya vitamin dan mineral. Keduanya juga kaya antioksidan yang melindungi sel tubuh dari radikal bebas. Terapi menggunakan jus buah dan sayur bisa meningkatkan ketahanan sel tubuh.

"Sayur dan buah memang bisa menjadi pendukung proses penyembuhan kanker. Tapi tidak yang utama," kata spesialis kanker dari RS. Dharmais, dr. Edi Setiawan Tehuteru, MD, MHA.

Menurutnya penyembuhan kanker hanya terdiri atas operasi, radiasi, dan kemoterapi. Edi sendiri menyebut kemoterapi sebagai obat yang 'bodoh.' Maksudnya, obat tersebut tidak bisa membedakan sel kanker dan sehat. Akibatnya, sel sehat juga menjadi sasaran. Sehingga sel tersebut menjadi sakit.

Sayur dan buah akan melindungi sel sehat tersebut dari serangan obat kemoterapi. Edi mengatakan, di Dharmais memang tersedia herbal untuk beberapa efek pengobatan kanker, misal leukosit yang menurun atau kulit yang terbakar. "Namun tidak lantas menjadi yang utama," ujarnya.

Nah, tak ada salahnya bila Anda mulai membenahi pola makan menjadi lebih sehat. Konsumsilah makanan sehat seperti buah dan sayuran karena makanan sehat adalah obat bagi tubuh Anda..!

3 Cara Sederhana Agar Tetap Sehat Saat Naik Pesawat


Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Musim liburan telah berakhir tapi sebentar lagi musim mudik Lebaran akan tiba. Untuk pulang ke kampung halaman, kini tak sedikit orang yang menggunakan pesawat terbang untuk moda transportasinya.

Penerbangan, terutama yang menempuh jarak jauh, bisa memberi efek samping pada tubuh. Untuk menghindarinya, tak ada salahnya Anda mencoba tips sehat saat naik pesawat terbang dari Geeta Sidhu-Robb. Pemenang penghargaan entrepreneur & Raw food pioneer of Nosh Detox Delivery ini berbagi tips sehatnya saat bepergian dengan pesawat terbang, seperti dikutip dari Female First, Selasa (16/7/2013) :

1. Penuhi kebutuhan cairan tubuh

Selama perjalanan, tubuh akan lebih mudah kehilangan banyak air. Oleh karena itu dehidrasi juga rentan terjadi. Sebaiknya minumlah lebih banyak air atau konsumsi buah-buahan segar yang mengandung banyak air. Jika ingin praktis, buah-buahan segar itu bisa dijadikan jus sebagai bekal Anda di perjalanan.

2. Konsumsi lebih banyak vitamin C

Dua kali lipat mengonsumsi vitamin C sebelum melakukan penerbangan bukan ide buruk. Vitamin C bisa membantu mengatur kortisol dan mencegah tekanan darah naik akibat stres. Selama perjalanan, stres bisa dialami akibat hiruk pikuk di bandara, antrian panjang saat check-in atau ketika pesawat lepas landas. Produksi kortisol yang tinggi bisa mempengaruhi sistem pencernaan, sistem reproduksi, dan proses pertumbuhan

3. Probiotik

Minum probiotik bisa membuat penerbangan Anda lebih nyaman, mengapa? Saat di pesawat, perut Anda bisa saja kembung karena duduk cukup lama. Kemudian, perut Anda mendapat tekanan dan ini bisa mengganggu pencernaan. Probiotik bisa membantu pencernaan bekerja seperti semula dengan menghilangkan mikroorganisme berbahaya dalam saluran pencernaan. Minumlah probiotik satu hari sebelum dan sesudah perjalanan, juga ketika anda melakukan perjalanan.

Sabtu, 13 Juli 2013

Kapan Diabetesi Perlu Batalkan Puasa?

AFP PHOTO / ADEK BERRY
Warga berdoa di masjid saat hari pertama puasa Ramadhan 1434 Hijriah di Jakarta, 10 Juli 2013.
Jakarta - Orang yang menderita diabetes melitus atau diabetesi sebenarnya aman untuk berpuasa, asalkan diabetesnya terkendali dengan baik dan tidak sedang menderita penyakit lain. Diabetes terkendali dengan baik berarti kadar gula darahnya kurang dari 180 mg/dl.

Berpuasa sendiri, menurut pakar endokrin dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr.Em Yunir, Sp.PD, bisa meningkatkan risiko kesehatan bagi diabetesi. Risiko tersebut antara lain gula darah terlalu rendah (hipoglikemia), gula darah terlalu tinggi (hiperglikemia), dehidrasi, ketoasidosis, dan sumbatan pada pembuluh darah (trombosis).

Guna menghindari risiko-risiko tersebut, imbuh Yunir, maka diabetesi harus mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri kadar gula darah mereka. Pemeriksaan gula darah dilakukan saat sebelum berbuka dan dua jam setelah berbuka, sebelum tidur, sebelum sahur, tengah hari, dan sesuai kebutuhan.

"Setiap hasil pemeriksaan menentukan apa yang harus dilakukan setelahnya, apakah bisa melanjutkan puasa atau tidak," kata Yunir dalam seminar bertajuk "Kelola Diabetes Anda secara Tepat selama Berpuasa" di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Yunir memaparkan hasil pemeriksaan yang mengharuskan diabetesi membatalkan puasanya. Pertama, yaitu apabila terjadi tanda-tanda hipoglikemia atau kadar gula darah kurang dari 60 mg/dL.

"Seringkali bila hasil pemeriksaan menunjukkan hipoglikemia, diabetesi malah memilih untuk tidur. Padahal itu sangat berbahaya, gula darah bisa lebih rendah lagi," papar sekretaris jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI) ini.

Bahkan, imbuh Yunir, pembatalan tetap harus dilakukan meskipun waktu berbuka puasa tinggal setengah jam lagi. "Penundaan berbuka puasa beberapa menit saja bisa berakibat fatal," katanya.

Selain itu, diabetesi perlu membatalkan puasa apabila gula darah kurang dari 70 mg/dL pada beberapa jam setelah sahur, khususnya pengguna insulin pada waktu sahur.

Yunir mengatakan, setelah sahur seharusnya gula darah lebih tinggi. Dikhawatirkan apabila sudah mencapai angka tersebut hanya beberapa jam setelah sahur, maka akan lebih rendah lagi setelahnya.
Risiko hiperglikemi juga tak boleh disepelekan diabetesi. Maka sebaiknya apabila gula darah lebih dari 300 mg/dL diabetesi juga perlu membatalkan puasa.

"Yang perlu diingat, diabetesi jangan sampai memaksakan berpuasa. Jika sudah ada tanda-tanda pusing, lemas, tangan berkeringat, segeralah batalkan puasa," tandas Yunir

Kamis, 11 Juli 2013

Sering Masuk Angin? Awas Gejala Stres!


shutterstock
Toko-alkes.com- Stres memang akrab dengan keseharian kita. Mungkin karena stres sudah dianggap sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, banyak orang yang tidak menyadari keberadaan stres. Apalagi tanda-tanda stres sangat umum.

Untuk mengetahui seseorang mengalami stres atau tidak, diperlukan pengamatan gejala, baik fisik maupun psikis selama dua minggu.

Secara psikologis stres tampil dalam wujud perasaan cemas, panik, perilaku gelisah, emosi labil, cepat tersinggung, malas, frustasi, dan sebagainya.

Selain itu stres juga mendatangkan gejala fisik, seperti gangguan hormonal, sakit maag, pusing, sakit kepala, sakit pinggang, sering masuk angin, sulit berkonsentrasi, serta gangguan tidur.

"Rasa cemas berlebihan karena stres akan memacu hormon tertentu di dalam tubuh yang bisa meningkatkan peningkatan denyut jantung dan darah. Rasa cemas juga akan memicu produksi asam lambung," papar dr.Surjo Dharmono, Sp.KJ(K), dari Departemen Psikiatri FKUI/RSCM ini.

Cemas berkepanjangan juga akan menyebabkan ketegangan otot-otot tubuh. "Akibatnya muncul keluhan sering sakit kepala, gampang masuk angin, dan kelelahan kronis," imbuhnya.

Tidak jarang pasien yang sebenarnya memiliki stres berpindah-pindah dokter karena keluhan yang tidak kunjung hilang. Obat yang diminum pun tidak ada yang manjur. "Dalam dunia kedokteran gejala itu disebut psikosomatis, sehat tapi merasa sakit," katanya.

Surjo menyebutkan, sekitar 20-30 persen pasien yang berobat ke dokter umum sebenarnya adalah orang yang mengalami keluhan fisik karena stres.

Ini Dia Manfaat Luar Biasa dari Tidur yang Tak Terduga


ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Hidup sehat berawal dari pola hidup yang baik dan teratur. Termasuk di dalamnya dengan mengatur pola tidur. Dengan menerapkan pola tidur yang teratur, Anda tak hanya bisa memulihkan stamina saja, tapi masih ada manfaat tak terduganya lho.

Ini hal-hal tak terduga yang bisa Anda dapatkan dari pola tidur yang baik, seperti dikutip dari health.com, Kamis (11/7/2013):

1. Meningkatkan daya ingat

Tahukah Anda jika pikiran Anda justru sedang sibuk selama Anda tengah tertidur lelap. Ketika tidur, Anda bisa memperkuat kenangan atau 'melatih' kemampuan-kemampuan yang dipelajari saat Anda terjaga. Inilah proses yang disebut konsolidasi.

"Ketika Anda mempelajari sesuatu, baik fisik atau mental, hal yang paling baik dilakukan adalah dengan latihan," kata Dr Rapoport, profesor di NYU Langone Medical Center.

"Tapi 'latihan' yang terjadi saat tidur akan membuat Anda bisa mempelajarinya lebih baik," imbuhnya. Dengan kata lain, jika Anda mencoba belajar sesuatu yang baru, maka Anda akan melakukannya lebih baik setelah Anda tidur.

2. Mencegah peradangan

Peradangan berkaitan dengan penyakit jantung, stroke, diabetes, arthritis, dan penuaan dini. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari enam jam, memiliki tingkat darah yang lebih tinggi dari protein inflamasi dibanding mereka yang tidur dengan waktu lebih banyak.

Studi pada tahun 2010 menemukan bahwa protein C-reaktif yang berhubungan dengan serangan jantung, lebih tinggi pada orang-orang yang tidurnya selama enam jam atau kurang dalam satu malam. "Orang yang memiliki sleep apnea atau insomnia bisa mengalami peningkatan tekanan darah dan peradangan," kata Dr Rapoport.

2. Memicu kreativitas

Setelah melalui tidur malam yang baik dan mengkonsolidasikan kenangan saat terjaga, otak akan menata dan merekstruktrusisasi hal-hal yang telah dipelajari sebelumnya. Hal ini bisa menciptakan lebih banyak kreativitas. Para peneliti di Harvard University dan Boston College menemukan bahwa selama tidur orang bisa memperkuat komponen emosional dan memorinya sehingga bisa memacu proses kreatifitasnya.

3. Meningkatkan prestasi belajar

Menurut studi dalam jurnal Sleep 2012, anak-anak usia 10 sampai 16 tahun yang memiliki gangguang pernafasan saat tidur seperti mendengkur, sleep apnea, dan jenis pernafasan yang bisa mengganggu tidur, lebih cenderung memiliki masalah dalam perhatian belajarnya.

"Hal ini mengakibatkan kerusakan fungsional yang signifikan di sekolah," tulis para peneliti. Dalam studi lain, mahasiswa yang tidak memiliki waktu tidur yang cukup memiliki nilai yang lebih buruk. "Jika Anda mencoba begadang untuk memenuhi tenggat waktu, itu hal yang berat dan jelas bisa merusak belajar," kata Dr Rapoport.

4. Hiperaktif saat kurang tidur

Menurut Dr Rapoport, efek samping kurang tidur pada anak tidak sama dengan orang dewasa. Saat orang dewasa cenderung mengantuk saat kurang tidur, anak-anak justru menjadi hiperaktif. Sebuah studi dalam jurnal Pediatrics 2009 menemukan bahwa anak usia tujuh dan delapan tahun yang tidur kurang dari delapan jam cenderung hiperaktif, lalai, dan impulsif.

"Kami mendiagnosa dan mengukur jam tidur dengan mengukur perubahan listrik di otak. Jadi tidak mengherankan bagaimana tidur bisa memengaruhi otak kita," jelas Dr Rapoport.

5. Menurunkan berat badan

Para peneliti di University of Chicago menemukan bahwa orang yang melakukan diet ditambah dengan waktu istirahat yang baik, kehilangan 56 persen lemak lebih banyak dibanding mereka yang berdiet dan kurang tidur. Kurang tidur juga menyebabkan orang yang berdiet merasa lapar.

"Tidur dan metabolisme dikendalikan oleh sektor yang sama dari otak," kata Dr Rapoport. "Ketika Anda mengantuk, hormon tertentu dalam darah Anda naik dan memicu hormon-hormon lain yang meningkatkan nafsu makan," lanjutnya.

6. Mengurangi stres

Dalam kesehatan, tidur dan stres sama-sama mempengaruhi kesehatan jantung. "Tidur pasti dapat mengurangi tingkat stres, dengan begitu tekanan darah akan lebih baik. Selain itu, tidur juga berpengaruh pada kadar kolesterol yang berperan penting dalam penyakit jantung," papar Dr Jean.

7. Mencegah terjadinya kecelakaan

Mengemudi dalam keadaan mengantuk sangat tidak disarankan. The national Highway Traffic Safety Administration melaporkan pada tahun 2009 rasa lelah dan kantuk menjadi penyebab tertinggi terjadinya kecelakaan tunggal.

"Kantuk selalu diremehkan oleh kebanyakan orang, padahal itu bisa berakibat fatal termasuk bagi masyarakat. Sulit tidur bisa berpengaruh pada reaksi saat kita akan mengambil keputusan," jelas Dr Rapoport.

Mengemudi dalam keadaan sebelumnya tidak tidur selama satu malam sama dengan mengemudi dalam keadaan mabuk atau di bawah pengaruh alkohol.

8. Mencegah depresi

"Kurang tidur bisa menyebabkan depresi. Tidur malam yang baik bisa membantu seseorang yang murung mengurangi kecemasannya. Emosi pun lebih stabil," papar Dr Jean.

Ramuan Masuk Angin untuk Anak

shutterstock
Jahe
TOKO-alkes.com - Masuk angin kerap dialami anak-anak terutama bila kecapekan. Biasanya, anak akan mengalami berbagai keluhan seperti perut kembung, mulas, tubuh demam, atau sedikit rewel.

Menurut praktisi homeopati, Tjok Gde Kerthyasa, masuk angin sebetulnya merupakan suatu gejala awal masuknya bakteri penyebab penyakit ke dalam tubuh. Saat masuk angin timbul, daya tahan tubuh harus dalam kondisi baik. Sehingga tubuh tidak kalah melawan bibit penyakit.

Gejala masuk angin, kata Tjok, dapat diatasi dengan menggunakan ramuan herbal. Herbal yang digunakan harus bersifat karminatif, yaitu berefek seperti meluruhkan angin.

"Herbal juga membantu usus yang berkontraksi, sehingga tidak terlalu mulas atau kembung," kata Tjok Gde pada Puasa Sehat Cara Herbal bagi Keluarga Bersama Deltomed, di Jakarta pada Kamis (11/7/2013).

Dalam kesempatan itu, Tjok Gde berbagi resep ramuan masuk angin pada anak, berikut ramuannya:

Bahan :

1. Biji Adasc1 sendok makan

2. Jahe 1 ruas jari

3. Daun mint 5 lembar

4. Madu asli 1 sendok teh

Cara pembuatan :

1. Jahe digeprek dan dimasukkan dalam poci, berdama dengan bahan lain

2. Diseduh selama 5 menit. Kemudian disaring dan didiamkan hingga hangat.

3. Beri madu untuk menambah rasa dan stamina. Resep ini bisa diminum 2 kali sehari

Menurut Tjok, efek karminatif akan diperoleh dari biji adas dan jahe. Untuk mendapatkan hasil ramuan yang baik,  ia menyarankan poci penyeduhan terbuat dari tanah liat.

"Jangan dari aluminium atau plastik, supaya panasnya bisa disimpan dan bisa lebih hangat," ujarnya.

Pada resep ini, ramuan juga sebaiknya diseduh bukan direbus. Tjok Gde mengatakan, saat diseduh tidak semua minyak atsiri keluar dari herbal. Sehingga, rasa ramuan tidak seberapa panas atau pedas.

"Untuk anak kecil mungkin lebih cocok diseduh. Kalau direbus dosis atsiri yang keluar lebih tinggi, sehingga ramuan lebih pedas," kata Tjok Gde.

Tak Bisa Mikir Saat Puasa? Mungkin Ini Penyebabnya


ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Apakah Anda sering merasa sulit fokus selama berpuasa? Kondisi ini seringkali dianggap hanya diakibatkan tidak adanya asupan makanan dan minuman selama seharian. Nyatanya, ada beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan Anda sulit fokus.

"Sulit fokus selama berpuasa itu wajar, sebagian besar orang mengalaminya. Namun tidak banyak yang paham apa saja penyebabnya, kadang dirasa hanya karena seharian tidak makan saja. Padahal ada beberapa faktor lain, jika dilakukan perubahan maka sulit fokus ini bisa dicegah," terang dr Phaidon L Toruan, seorang praktisi kesehatan, saat dihubungi oleh toko-alkes dan ditulis pada Jumat (12/7/2013).

Berikut beberapa penyebab saat berpuasa menjadi sulit fokus menurut dr Phaidon:

1. Penurunan gula darah

Kadar gula darah yang menurun menyebabkan kemampuan otak untuk konsentrasi akan menurun pula. Kondisi ini umumnya terjadi di 3 hari awal puasa, setelah itu otak akan berusaha untuk beradaptasi agar bisa menyeimbangkannya. Gula darah yang menurun ini umumnya disebabkan karena salah memilih menu saat sahur. Sahur dengan menu karbohidrat sederhana seperti mi, nasi putih, roti putih, atau minuman bergula, maka kadar gula darah orang tersebut akan menurun.

"Kok makanan dan minuman manis justru membuat gula darah menurun? Sebab, sesaat setelah mengonsumsi makanan dan minuman manis gula darah memang akan naik, tapi secara cepat dan drastis. Pada dasarnya otak tidak menyukai kadar gula darah yang terlalu tinggi, maka otak memerintahkan hormon insulin untuk menurunkan gula darah. Selain itu, gula darah yang terlalu tinggi juga dapat melukai dinding pembuluh darah dan mengurangi kekebalan tubuh," ungkap dr Phaidon.

2. Terlalu banyak gorengan saat sahur

Makanan yang diolah dengan cara digoreng membuat ikatan oksigen di otak berkurang 20 persen. Mengonsumsinya terlalu banyak saat sahur akan membuat otak menjadi sulit untuk konsentrasi di hari tersebut.

3. Kurang minum

Saat sahur dan berbuka, pastikan untuk selalu memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh. Caranya dengan menghitung 0,03 x berat badan (dalam kg). Misalnya seseorang memiliki berat badan 55 kg, maka kebutuhan cairannya adalah 0,03 x 55 = 1,65 liter air.

"Tidak selalu kebutuhan cairan per hari itu 2 liter untuk semua orang. Dengan menggunakan rumus ini, maka orang-orang bisa tahu seberapa banyak sebenarnya cairan yang dibutuhkan. Kebanyakan setelah berbuka cepat merasa cukup minum, padahal sebenarnya tubuh masih butuh," tutur dr Phaidon.

Rabu, 10 Juli 2013

Atasi Stres dalam Waktu 40 Menit!


Ilustrasi.
TOKOAlkes.com- Kita memang tak bisa menghindar dari stres, karena kita manusia yang aktif dan selalu bersosialisasi dengan orang lain. Dengan sendirinya, akan banyak hal yang menjadi pemicu stres. Namun, stres yang berlebihan membuat kondisi tubuh Anda tidak baik. Untuk mengatasinya, ada cara mudah yang bisa dilakukan hanya dalam waktu 40 menit.


"Melepaskan stres dapat dengan makanan, liburan, berbelanja, dan lain-lain. Tiap orang kan memiliki caranya masing-masing. Tapi ada cara yang mudah dan cepat untuk menghilangkan stres," jelas ahli hypnotherapy Juli Triharto, dalam acara Fortune PR Healthcare & Consumers di Jakarta, Senin (10/6/2013) lalu.

Juli memperkenalkan Mindslim Magic Technique (MMT), yaitu cara mengatasi stres dalam waktu 40 menit pada diri sendiri. Teknik ini menggunakan pemrograman pikiran dan tubuh untuk menghipnotis diri sendiri, agar menjadi nyaman dan tenang. Setelah melakukan teknik ini, Anda bisa kembali beraktivitas secara produktif.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan MMT:

Langkah 1:
Tepuk-tepuk punggung tangan kiri Anda, persis sejajar di bawah jari manis. Lalu, bersamaan dengan itu, tarik nafas dalam-dalam dan buanglah secara perlahan.

Langkah 2:
Arahkan tatapan mata Anda ke depan dan rasakan suara yang ada di sekeliling Anda.

Langkah 3:
Setelah itu, arahkan bola mata ke kiri bawah, lalu ke kanan bawah, dan putar searah jarum jam, dan sebaliknya.

Langkah 4:
(Masih dalam posisi menepuk-nepuk punggung tangan kiri) Lakukan hitungan satu sampai lima, lalu bergumamlah dengan lagu favorit Anda, nikmati.

Langkah 5:
Kemudian, tepuk telapak tangan kiri Anda di bagian samping, tepat di samping jari kelingking Anda.

Langkah 6:
Lalu, tepuk bagian bawah ketiak kiri Anda, persis searah dengan puting payudara Anda.

Langkah 7:
Langkah terakhir disebut dengan "petting body", yaitu menyilangkan kedua tangan Anda dan sentuh bagian kedua lengan. Kemudian elusl-eluslah perlahan sambil mengeluarkan suara yang memuaskan.

Selamat mencoba!

Ini Biang Keladi yang Bisa Bikin Perut Sembelit

Foto: Ilustrasi/Thinkstock


Jakarta, Sembelit atau susah BAB (buang air besar) memang bukan masalah besar, tapi gangguan ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut. Sembelit yang menjadi kronis juga dapat memicu masalah kesehatan yang parah. Biang keladinya bisa dari makanan yang Anda konsumsi.

Makanan tertentu bisa menjadi penyebab sembelit karena menyebabkan gerakan usus tersendat atau menjadi tidak teratur. Agar tak diganggu dengan urusan toilet ini, ada baiknya mengurangi atau menghindari makanan penyebab sembelit.

Berikut beberapa makanan yang dapat menyebabkan sembelit, seperti dilansir Boldsky, Kamis (11/7/2013):

1. Es Krim
Es krim hampir nihil serat sehingga tidak dapat membantu mengatur pergerakan usus Anda. Plus, semua kandungan gula dan susu dalam es krim dapat bertindak sebagai pengikat yang mengeraskan tinja.

2. Daging Merah
Daging merah sulit dicerna dan memiliki banyak zat besi. Besi adalah zat yang membuat pengerasan tinja, membuatnya berwarna gelap dan hitam. Itu sebabnya, daging merah tidak baik untuk orang rentan terhadap sembelit meskipun kaya serat.

3. Makanan Beku
Makanan beku menghemat waktu dan energi tetapi menyebabkan banyak masalah kesehatan. Jenis makanan ini memiliki serat yang sangat rendah dan banyak pengawet yang dapat mengganggu gerakan usus.

4. Pisang
Pisang adalah 'pengikat' klasik. Makanan ini dapat memadatkan kotoran dan dengan demikian makan terlalu banyak pisang dapat menyebabkan sembelit.

5. Cookies
Cookies merupakan makanan yang rendah serat dan cairan. Seperti diketahui, serat dan cairan adalah dua hal yang diperlukan untuk mendapatkan gerakan usus yang teratur. Plus, cookies terkadang mengandung soda yang mengacaukan sistem pencernaan Anda.

Rutin Minum Air Putih, Cara Diet Paling Murah

Shutterstock
Ilustrasi minum air

TOKOAlkes.comMinum air secara rutin mungkin dapat menjadi pilihan paling mudah dan murah untuk menurunkan berat badan. Sebuah penelitian menyatakan, minum air putih sebelum makan dapat membantu keberhasilan program penurunan berat badan.

Seperti dilansir Dailymail, orang dewasa yang minum dua gelas sebelum makan kehilangan berat badan sekitar 4 lb atau setara 1,814 kilogram lebih banyak, dibanding mereka yang tidak minum air.

Penelitian itu merupaka salah satu dari 11 studi tentang efek minum air pada pola makan yang di-review oleh para ahli dan dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutritrion. Tiga peneltian lainnya yang di-review juga menyatakan bukti yang jelas bahwa konsumsi air dapat membantu meningkatkan kesuksesan penurunan berat badan.

Menurut  salah satu peneliti yang melakukan review, Brenda Davy dari Virginia Tech, konsumsi air dapat membantu meredam rasa lapar dan menolong para pelaku diet mengurangi asupan kalori.

Hal ini didukung studi lain yang menemukan, wanita yang meningkatkan konsumsi air saat program diet kehilangan berat badan lebih banyak dibanding yang minum air kurang dari 1 liter per hari.

Rebecca Muckelbauer, peneliti dari Berlin School of Public Health, Charité University Medical Center Berlin, Jerman yang memipin review riset tentang air menyatakan, rasa kenyang adalah alasan utama seseorang kehilangan berat badan.

Tetapi ia juga menduga ada alasan lain dibalik fenomena ini yaitu efek thermogenesis yang dipicu oleh air. Ia bilang, minum air juga dapat meningkatkan pengeluaran energi dari dalam tubuh. Dengan kata lain, ada energi yang dikeluarkan tubuh akibat efek minum air.  Diakui Muckelbauer, dugaan ini belum diteliti lebih jauh.

Dari beberapa riset yang ditinjau oleh Muckelbauer dan timnya, tidak semua penelitian membuktikan bahwa mereka yang minum banyak air bisa lebih langsing. Faktanya, orang yang mengalami obesitas minum air lebih banyak dibanding yang tidak kelebihan berat badan.

Ia juga mengatakan, warga Amerika bisa mengasup 400-500 kalori setiap hari dari minuman manis. Menurut Muckelbauer asupan itu akan memberi hasil lebih baik, bila diganti air biasa.

Manfaat konsumsi banyak air juga diakui penelitian lain. Satu studi menemukan wanita yang minum air biasa, bukan minuman manis, menurunkan risiko terkena diabetes. Wanita yang minum banyak air juga berisiko kecil terkena batu ginjal.

Tetap Bugar Saat Puasa Jangan Sepelekan Jika Merasa Lemas Berlebihan Saat Puasa


ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Saat berpuasa, tubuh secara umum memang akan terasa lemas karena kurang tidur dan perubahan pola makan. Namun jika Anda juga menjadi cepat lelah, muncul keringat dingin, mata berkunang-kunang, dan terasa seperti akan pingsan, waspadai hipoglikemia.

"Hipoglikemia merupakan kondisi di mana kadar gula darah seseorang sangat rendah, yaitu berada di bawah 70 mg/dL. Namun jika pada dasarnya orang tersebut tidak memiliki riwayat diabetes, biasanya tubuh masih memiliki daya kompensasi, sehingga kadar gula darahnya bisa bertahan di angka 80-90 mg/dL," tutur dr Em Yunir, SpPD, KEMD, spesialis penyakit dalam, saat dihubungi oleh TOKOAlkes dan ditulis pada Kamis (11/7/2013).

Kondisi gula darah rendah ini muncul terutama saat bulan puasa karena adanya pengurangan asupan makanan selama seharian. Saat berpuasa, asupan makanan yang biasanya selalu ada setiap waktu kini menjadi terbatas, sehingga kadar gula darah pun akan menurun.

Seseorang dengan hipoglikemia biasanya muncul gejala awal lemas. Namun lemas ini akan berlanjut hinga kemudian muncul keringat dingin, pandangan mata berkunang-kunang, dan sulit untuk beraktivitas. Jika sudah benar-benar rendah, seperti di bawah 60 mg/dL, gejala yang muncul adalah terasa seperti mau pingsan.

"Namun demikian, belum tentu setiap lemas saat puasa pasti hipoglikemia. Untuk memastikan apakah benar hipoglikemia atau bukan, maka dia harus segera melakukan cek gula darah. Kalau hasilnya sudah di bawah 70 mg/dl, apalagi sampai di bawah 60 mg/dL, maka saya anjurkan untuk segera berbuka," terang dr Yunir, yang kini juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI).

Hipoglikemia umumnya muncul di sore hari menjelang buka puasa. Mengapa demikian? Sebab, pada waktu tersebut gula darah berada dalam fase terendah. Menurut dr Yunir, sebaiknya jika sudah cek dan jika diketahui kadar gula darah mengalami penurunan, hindari banyak melakukan aktivitas dan olahraga berat di sore hari.

"Memaksakan melakukan aktivitas berat atau olahraga di sore hari justru akan memperburuk kondisi orang tersebut," ujar dr Yunir.

Sabtu, 06 Juli 2013

Penyakit Diabetes Mellitus (DM)


 Penyakit Diabetes Mellitus (DM)


Penyakit Diabetes Mellitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Insulin adalah salah satu hormon yang diproduksi oleh pankreas yang bertanggung jawab untuk mengontrol jumlah/kadar gula dalam darah dan insulin dibutuhkan untuk merubah (memproses) karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi yang diperlukan tubuh manusia. Hormon insulin berfungsi menurunkan kadar gula dalam darah.

    Tanda dan Gejala Diabetes Mellitus


Tanda awal yang dapat diketahui bahwa seseorang menderita DM atau kencing manis yaitu dilihat langsung dari efek peningkatan kadar gula darah, dimana peningkatan kadar gula dalam darah mencapai nilai 160 – 180 mg/dL dan air seni (urine) penderita kencing manis yang mengandung gula (glucose), sehingga urine sering dilebung atau dikerubuti semut.

Penderita kencing manis umumnya menampakkan tanda dan gejala dibawah ini meskipun tidak semua dialami oleh penderita :

1. Jumlah urine yang dikeluarkan lebih banyak (Polyuria)
2. Sering atau cepat merasa haus/dahaga (Polydipsia)
3. Lapar yang berlebihan atau makan banyak (Polyphagia)
4. Frekwensi urine meningkat/kencing terus (Glycosuria)
5. Kehilangan berat badan yang tidak jelas sebabnya
6. Kesemutan/mati rasa pada ujung syaraf ditelapak tangan & kaki
7. Cepat lelah dan lemah setiap waktu
8. Mengalami rabun penglihatan secara tiba-tiba
9. Apabila luka/tergores (korengan) lambat penyembuhannya
10.Mudah terkena infeksi terutama pada kulit.
apabila anda mengalami kejadian di atas kami anjurkan untuk melakukan test kadar gula darah.
http://www.toko-alkes.com/http://www.toko-alkes.com/


Kondisi kadar gula yang drastis menurun akan cepat menyebabkan seseorang tidak sadarkan diri bahkan memasuki tahapan koma. Gejala kencing manis dapat berkembang dengan cepat waktu ke waktu dalam hitungan minggu atau bulan, terutama pada seorang anak yang menderita penyakit diabetes mellitus tipe 1.

Lain halnya pada penderita diabetes mellitus tipe 2, umumnya mereka tidak mengalami berbagai gejala diatas. Bahkan mereka mungkin tidak mengetahui telah menderita kencing manis.

    Tipe Penyakit Diabetes Mellitus

1. Diabetes mellitus tipe 1
Diabetes tipe 1 adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin,dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Hal ini disebabkan hilangnya sel beta penghasil insulin pada pulau-pulau Langerhans pankreas. Diabetes tipe 1 banyak ditemukan pada balita, anak-anak dan remaja.

Sampai saat ini, Diabetes Mellitus tipe 1 hanya dapat di obati dengan pemberian therapi insulin yang dilakukan secara terus menerus berkesinambungan. Riwayat keluarga, diet dan faktor lingkungan sangat mempengaruhi perawatan penderita diabetes tipe 1. Pada penderita diebetes tipe 1 haruslah diperhatikan pengontrolan dan memonitor kadar gula darahnya, sebaiknya menggunakan alat test gula darah. Terutama pada anak-anak atau balita yang mana mereka sangat mudah mengalami dehidrasi, sering muntah dan mudah terserang berbagai penyakit.

2. Diabetes mellitus tipe 2
Diabetes tipe 2 adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Hal ini dikarenakan berbagai kemungkinan seperti kecacatan dalam produksi insulin, resistensi terhadap insulin atau berkurangnya sensitifitas (respon) sell dan jaringan tubuh terhadap insulin yang ditandai dengan meningkatnya kadar insulin di dalam darah.

Ada beberapa teori yang mengutarakan sebab terjadinya resisten terhadap insulin, diantaranya faktor kegemukan (obesitas). Pada penderita diabetes tipe 2, pengontrolan kadar gula darah dapat dilakukan dengan beberapa tindakan seperti diet, penurunan berat badan, dan pemberian tablet diabetik. Apabila dengan pemberian tablet belum maksimal respon penanganan level gula dalam darah, maka obat suntik mulai dipertimbangkan untuk diberikan.

    Kadar Gula Dalam Darah

Normalnya kadar gula dalam darah berkisar antara 70 – 150 mg/dL {millimoles/liter (satuan unit United Kingdom)} atau 4 – 8 mmol/l {milligrams/deciliter (satuan unit United State)}, Dimana 1 mmol/l = 18 mg/dl.

Namun demikian, kadar gula tentu saja terjadi peningkatan setelah makan dan mengalami penurunan diwaktu pagi hari bangun tidur. Seseorang dikatakan mengalami hyperglycemia apabila kadar gula dalam darah jauh diatas nilai normal, sedangkan hypoglycemia adalah suatu kondisi dimana seseorang mengalami penurunan nilai gula dalam darah dibawah normal.

Diagnosa Diabetes dapat ditegakkan jika hasil pemeriksaan gula darah puasa mencapai level 126 mg/dl atau bahkan lebih, dan pemeriksaan gula darah 2 jam setelah puasa (minimal 8 jam) mencapai level 180 mg/dl. Sedangkan pemeriksaan gula darah yang dilakukan secara random (sewaktu) dapat membantu diagnosa diabetes jika nilai kadar gula darah mencapai level antara 140 mg/dL dan 200 mg/dL, terlebih lagi bila dia atas 200 mg/dl.

Banyak alat test gula darah yang diperdagangkan saat ini dan dapat dibeli dibanyak tempat penjualan alat kesehatan atau apotik seperti Accu-Chek, BCJ Group, Accurate, OneTouch UltraEasy machine. Bagi penderita yang terdiagnosa Diabetes Mellitus, ada baiknya bagi mereka jika mampu untuk membelinya.

    Pengobatan dan Penanganan Penyakit Diabetes

Penderita diabetes tipe 1 umumnya menjalani pengobatan therapi insulin (Lantus/Levemir, Humalog, Novolog atau Apidra) yang berkesinambungan, selain itu adalah dengan berolahraga secukupnya serta melakukan pengontrolan menu makanan (diet).

Pada penderita diabetes mellitus tipe 2, penatalaksanaan pengobatan dan penanganan difokuskan pada gaya hidup dan aktivitas fisik. Pengontrolan nilai kadar gula dalam darah adalah menjadi kunci program pengobatan, yaitu dengan mengurangi berat badan, diet, dan berolahraga. Jika hal ini tidak mencapai hasil yang diharapkan, maka pemberian obat tablet akan diperlukan. Bahkan pemberian suntikan insulin turut diperlukan bila tablet tidak mengatasi pengontrolan kadar gula darah.

Kamis, 04 Juli 2013

Manfaat Bercinta Pagi-pagi

shutterstock
Sentuh si dia di bagian-bagian ini agar makin bergairah.
Jakarta — Alarm pagi sering kali menjengkelkan bagi semua orang, tetapi mungkin tidak lagi setelah menganggapnya sebagai "panggilan cinta".

Dibandingkan malam hari, memang hanya sedikit orang yang menyukai hubungan seks pada pagi hari. Waktu yang sempit, harus menyiapkan diri untuk bekerja, sampai kurang pede karena belum mandi menjadi alasan mengapa seks pada pagi hari kurang diminati.

Menurut Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction, orang berusia 18 hingga 29 tahun rata-rata melakukan hubungan seks sebanyak 112 kali per tahun, sedangkan mereka yang berusia 30-39 tahun rata-rata 86 kali per tahun, dan usia 40-49 tahun sekitar 69 kali per tahun.

Sementara itu, menurut studi dalam Journals of Circadian Rhythms, 58 persen pasangan bercinta mulai dari pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari di akhir pekan, dan hanya sedikit yang melakukannya pada pukul 06.00 pagi di hari Senin.

Padahal Glen Rowan, seksolog dari Sowetan di Afrika Selatan, mengatakan, pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berhubungan seks. Pasalnya, ereksi umumnya lebih mudah dilakukan pada pagi hari sehingga rangsangan kecil saja sudah mampu membuat ereksi.

Selain itu, ada sejumlah manfaat lain yang dapat dipetik dari bercinta pada pagi hari. Berikut ini 5 di antaranya:

1. Meningkatkan imunitas
Produksi antibodi yang melindungi dari infeksi (imunoglobulin A/IgA) meningkat selama bercinta pada pagi hari. Saat beraktivitas seksual, antibodi IgA ditemukan di kelenjar mukosa kelamin wanita yang membuat batasan untuk mencegah transmisi infeksi penyakit.

2. Memperbaiki mood
Bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki mood karena kadar serotonin yang disekresi selama aktivitas seksual. Seks merupakan cara alami untuk memperbaiki mood karena saat orgasme, produksi serotonin meningkat di otak.

3. Memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita
Rutin bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita. Studi yang dilakukan di Sydney IVF Clinic di Wollongong, Australia, menemukan, pria yang lebih sering melakukan ejakulasi memiliki lebih sedikit DNA sperma yang rusak. Semakin sedikit DNA sperma yang rusak, maka semakin besar kemungkinan fertilitas wanita meningkat.

4. Memperbaiki warna dan tekstur kulit dan rambut
Orgasme yang dicapai saat seks pada pagi hari memicu sekresi senyawa kimia yang dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh sehingga memperbaiki warna dan tekstur kulit, bahkan rambut. Sirkulasi darah yang meningkat selama bercinta juga membantu memperbanyak asupan oksigen dalam tubuh sehingga memperbaiki kilau wajah.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Sebuah studi menemukan, orang yang melakukan hubungan seks pada pagi hari selama beberapa kali dalam seminggu memiliki risiko serangan jantung yang berkurang hingga separuhnya.

Setelah Usia 35 Tahun Wanita Sulit Hamil?

shutterstock
Jakarta - Kesuburan seorang wanita dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah usia. Di atas usia 35 tahun kesuburan wanita akan menurun.

Meski Anda masih merasa muda di usia yang matang ini, tetapi sebenarnya sel telur menjadi lebih rapuh dan tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya.

"Wanita yang berusia pertengahan tiga puluhan untuk hamil dengan sehat memang bisa. Namun tidak bisa dipungkiri ada juga yang gagal hamil," kata Alyssa Dweck, dokter kebidanan dan kandungan dari New York.

Hal ini diperkuat penelitian yang dilakukan American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG). Riset dilakukan pada wanita yang melakukan transfer embrio pada 2006.

Hasil studi menunjukkan, 44,9 persen kelahiran terjadi pada wanita yang berusia lebih muda dari 35 tahun. Sedangkan wanita di usia 35-37 mendapat porsi 37,3 persen. Persentase lebih kecil diperoleh wanita berusia 38-40 tahun sebesar 26,6 persen.

Urutan selanjutnya ditempati wanita usia 41-42 tahun dengan 15,2 persen. Porsi paling kecil ditempati wanita usia 43-44 dengan 6,7 persen.

Ketika sel telur didapatkan dari donor wanita muda, sekitar 54 persen transfer menghasilkan kelahiran secara sehat, tak peduli berapa usia penerima. Dengan kata lain, sebenarnya sel telur menjadi lebih gampang rusak seiring dengan peningkatkan usia.  

Gagalnya kehamilan pada wanita yang lebih tua juga diakibatkan oleh gangguan kesehatan yang berpengaruh pada kesuburan. Misalnya saja diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Menurut Dweck, gangguan penyakit itu akan mempengaruhi kemampuan wanita mempertahankan dan membuat lingkungan rahim yang sesuai bagi janin.

Wanita tua yang berhasil hamil juga berisiko melahirkan janin dengan kelainan kromosom, misal Down Syndrome. Para ibu juga menghadapi risiko tinggi adanya komplikasi selama di ruang bersalin. Kesulitan untuk hamil juga disebabkan oleh berkurangnya frekuensi bercinta wanita berusia matang.

Bila wanita masih ingin hamil walau usia sudah lebih dari 35 tahun, Dweck menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan terpercaya.

"Lakukan juga pemeriksaan untuk melihat kondisi tubuh. Sehingga diketahui apakah ibu benar-benar siap hamil dan melahirkan janinnya," katanya.

Tetapi pada akhirnya kehamilan adalah sebuah misteri. Ada wanita berusia 20-an tahun yang tak kunjung hamil, sementara ada wanita berusia 40 tahun yang hamil dengan mudah.

Dengan menjalani hidup sehat, kesempatan hamil saat berusia lebih dari 35 tahun tentu bukan halangan. "Namun karena kita tidak bisa memprediksi masalah, akan lebih baik jika hamil di awal usia 30 tahun,"katanya.

Selasa, 02 Juli 2013

Mengapa Pria yang Ejakulasi Dini Harus Segera ke Dokter? Ini Alasannya


(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Ejakulasi dini (ED) terjadi karena pria mengalami ejakulasi lebih awal daripada pasangannya saat berhubungan seksual. Kondisi ini dialami oleh 20-30 persen pria di penjuru dunia. Namun penyebab pasti berikut solusi kondisi ini sendiri masih belum banyak diketahui orang. Hanya saja pakar sepakat agar pria manapun yang mengalami ejakulasi dini harus segera mendiskusikannya dengan dokter. Apa sebabnya?

Ada dua jenis ejakulasi dini: seumur hidup dan sekunder. Ejakulasi dini seumur hidup ditandai dengan ejakulasi yang terjadi satu menit setelah penetrasi ke vagina atau ketidakmampuan seorang pria untuk menunda ejakulasinya. Sedangkan ejakulasi dini sekunder memiliki karakteristik yang sama dengan ejakulasi dini seumur hidup namun terjadi setelah seorang pria berhubungan seksual namun tanpa dibarengi dengan ejakulasi dini.

Kedua jenis ejakulasi dini tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa dikelola maupun tidak. Kondisi biologis, psikologis, gangguan kecemasan, masalah hubungan dan disfungsi ereksi hanyalah salah satu dari sedikit penyebab di balik kondisi ini. Penyebab lainnya bisa jadi berkaitan dengan perubahan hormon, perubahan fungsi urologis serta perubahan fungsi saraf yang menyuplai penis.

Namun yang paling penting, pria tak perlu merasa berkecil hati atau malu untuk berhubungan seksual dengan pasangan jika mengalami kondisi ini karena manfaat bercinta itu sendiri lebih besar daripada efek ejakulasi dini.

Para pria juga tak usah malu atau menutup diri ketika mendiskusikan hal ini dengan dokter mereka. Banyak dokter yang dapat membantu pria penderita ejakulasi dini untuk menentukan solusi terbaik sesuai dengan kasus yang mereka alami.

Seperti dilansir Foxnews, Selasa (2/7/2013), beberapa solusi yang sering digunakan penderita ejakulasi dini diantaranya:


1. Antidepresan
Antidepresan tertentu dapat diresepkan untuk mengobati ejakulasi dini karena efek samping orgasme tertunda mereka. Namun tidak semua antidepresan disetujui untuk menanggulangi ejakulasi dini sehingga Anda perlu membicarakan risiko dan manfaatnya terlebih dulu dengan dokter Anda.

2. Anestesi topikal
Anestesi topikal berbentuk krim yang mengandung lidocaine atau prilocaine telah lama diketahui dapat menurunkan sensasi pada penis dan menunda ejakulasi. Kendati begitu, solusi ini bisa berdampak terhadap sensitivitas alat kelamin wanita dan mengurangi kenikmatan yang dirasakannya saat bercinta.

3. Terapi seksual
Masturbasi dan applied strategic pressure telah lama digunakan dalam terapi seksual untuk mengobati ejakulasi dini. Secara umum, pasangan seringkali dilibatkan dalam terapi seksual dan terdapat sejumlah teknik yang hanya dapat dilakukan oleh pasangan untuk mengobati kondisi tersebut.

4. Pemakaian kondom
Di samping sejumlah manfaat lain yang menyertai penggunaan kondom saat bercinta, hal ini juga terbukti dapat mengurangi rangsangan sekaligus memperpanjang waktu sebelum terjadinya ejakulasi, alias menunda ejakulasi. Tapi ingat, hindari kondom yang 'terlalu tipis' untuk mencegah efek dari rangsangan berlebihan.

5. Memperlambat seks
Memperlambat aktivitas seksual akan mengurangi tekanan untuk melakukan performa seksual terbaik dan menghilangkan kecemasan Anda. Coba juga beberapa posisi seks yang tak membutuhkan banyak tekanan di bagian-bagian penis yang sensitif.

6. Pengelolaan hormon
Segala jenis hormon bertanggung jawab untuk menjaga sistem tubuh Anda bekerja dengan benar sehingga jika terjadi perubahan sedikit saja, hal itu sudah bisa mempengaruhi fungsi seksual Anda. Untuk itu, awasi kadar hormon Anda dan bekerja samalah dengan dokter untuk mencapai dan mempertahankan keseimbangan hormon Anda seiring pertambahan usia.

Selain itu, setiap pria yang mengalami ejakulasi dini perlu tahu bahwa ejakulasi dini bukanlah akhir dari hubungan seksual. Justru kondisi ini tak boleh disepelekan dan harus didiskusikan dengan dokter demi menjaga kesejahteraan mental dan fisik seorang pria.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text