Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Air. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

8 Cara Mengobati Sakit Kepala atau Migren


Sakit kepala atau migren memang tidak mematikan, tapi mengurangi kualitas hidup seseorang. Sebab, tidak ada orang yang nyaman beraktivitas saat rasa sakitnya menyerang.

Coba Anda gunakan satu dari delapan cara untuk menyingkirkan sakit kepala. Berikut, seperti dilansir dari Allwomenstalk.

1. Minum air

Sakit kepala biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Kemungkinan besar sel-sel tubuh Anda membutuhkan lebih banyak air untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Minumlah beberapa gelas air agar sakit kepala tidak berlangsung lama, bukan minum ibuprofen atau aspirin.

2. Meregangkan otot bahu dan leher

Beberapa sakit kepala disebabkan oleh ketegangan. Otot-otot leher dan bahu menegang saat Anda stres. Otot-otot ini biasanya menyebabkan sakit kepala ringan, tetapi diketahui juga menyebabkan sakit kepala intens.

Sebagai bentuk rileksasi dari ketegangan, cobalah miringkan kepala hingga Anda bisa merasakan otot-otot di dasar leher sedikit ketarik. Lakukan bergantian pada sisi kiri dan kanan, tapi lakukan perlahan untuk menghindari cedera.

3. Atur pernapasan

Latihan pernapasan dalam dapat melepaskan banyak ketegangan dalam tubuh. Tutup mata dan bernafas dalam-dalam untuk beberapa kali. Pastikan untuk menghirup dan menghembuskan napas sangat lambat.

Proses meditasi ini bekerja dengan baik bagi sebagian orang. Mungkin sulit jika Anda mudah terganggu oleh hal-hal yang terjadi di sekitar Anda. Jadi, carilah tempat yang tenang.

4. Kompres dingin

Anda bisa pakai gel bungkusan, sekantong kacang polong, atau seplastik nugget yang baru dikeluarkan dari freezer untuk mengompres kening Anda. Setelah kompres dingin, lakukan beralih ke kompres hangat (handuk yang telah direndam dengan air hangat).

5. Berjalan-jalan

Kalau sakit kepala mendera, Anda butuh udara segar untuk merilekskan kepenatan. Jika Anda berjalan ke luar ruangan dan segera merasakan sakit kepala mereda, bisa jadi sakit kepala Anda disebabkan oleh lingkungan. Berjalan juga merupakan cara yang bagus untuk bersantai dan melepaskan stres, misal bersama anjing peliharaan.

6. Minum teh feverfew

Tanaman mirip bunga daisy ini berkhasiat mengobati sakit kepala. Biasanya, feverfew dijual di toko herbal dalam bentuk teh dan sangat bagus jika diminum dengan madu.

7. Konsumsi obat penghilang sakit kepala

Saat sakit kepala begitu kuat menyerang, konsumsi obat penghilang rasa sakit bersama segelas air minum, lalu tidur. Jangan terlalu banyak mengonsumsi karena efek jangka panjangnya menyerang hati dan ginjal. Konsumsi hanya bila diperlukan.

8. Minta seseorang untuk memijat

Sentuhan lembut juga obat mujarab. Minta orang lain melakukannya agar Anda bisa rileks. Pijatan di bahu dan/atau leher sangat pas untuk meredakan sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan. Pijat juga bagian yang terserang sakit kepala dalam gerakan melingkar dengan ujung jari telunjuk.


Sumber: okezone.com

8 Cara Mengobati Sakit Kepala atau Migren


Sakit kepala atau migren memang tidak mematikan, tapi mengurangi kualitas hidup seseorang. Sebab, tidak ada orang yang nyaman beraktivitas saat rasa sakitnya menyerang.

Coba Anda gunakan satu dari delapan cara untuk menyingkirkan sakit kepala. Berikut, seperti dilansir dari Allwomenstalk.

1. Minum air

Sakit kepala biasanya disebabkan oleh dehidrasi. Kemungkinan besar sel-sel tubuh Anda membutuhkan lebih banyak air untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Minumlah beberapa gelas air agar sakit kepala tidak berlangsung lama, bukan minum ibuprofen atau aspirin.

2. Meregangkan otot bahu dan leher

Beberapa sakit kepala disebabkan oleh ketegangan. Otot-otot leher dan bahu menegang saat Anda stres. Otot-otot ini biasanya menyebabkan sakit kepala ringan, tetapi diketahui juga menyebabkan sakit kepala intens.

Sebagai bentuk rileksasi dari ketegangan, cobalah miringkan kepala hingga Anda bisa merasakan otot-otot di dasar leher sedikit ketarik. Lakukan bergantian pada sisi kiri dan kanan, tapi lakukan perlahan untuk menghindari cedera.

3. Atur pernapasan

Latihan pernapasan dalam dapat melepaskan banyak ketegangan dalam tubuh. Tutup mata dan bernafas dalam-dalam untuk beberapa kali. Pastikan untuk menghirup dan menghembuskan napas sangat lambat.

Proses meditasi ini bekerja dengan baik bagi sebagian orang. Mungkin sulit jika Anda mudah terganggu oleh hal-hal yang terjadi di sekitar Anda. Jadi, carilah tempat yang tenang.

4. Kompres dingin

Anda bisa pakai gel bungkusan, sekantong kacang polong, atau seplastik nugget yang baru dikeluarkan dari freezer untuk mengompres kening Anda. Setelah kompres dingin, lakukan beralih ke kompres hangat (handuk yang telah direndam dengan air hangat).

5. Berjalan-jalan

Kalau sakit kepala mendera, Anda butuh udara segar untuk merilekskan kepenatan. Jika Anda berjalan ke luar ruangan dan segera merasakan sakit kepala mereda, bisa jadi sakit kepala Anda disebabkan oleh lingkungan. Berjalan juga merupakan cara yang bagus untuk bersantai dan melepaskan stres, misal bersama anjing peliharaan.

6. Minum teh feverfew

Tanaman mirip bunga daisy ini berkhasiat mengobati sakit kepala. Biasanya, feverfew dijual di toko herbal dalam bentuk teh dan sangat bagus jika diminum dengan madu.

7. Konsumsi obat penghilang sakit kepala

Saat sakit kepala begitu kuat menyerang, konsumsi obat penghilang rasa sakit bersama segelas air minum, lalu tidur. Jangan terlalu banyak mengonsumsi karena efek jangka panjangnya menyerang hati dan ginjal. Konsumsi hanya bila diperlukan.

8. Minta seseorang untuk memijat

Sentuhan lembut juga obat mujarab. Minta orang lain melakukannya agar Anda bisa rileks. Pijatan di bahu dan/atau leher sangat pas untuk meredakan sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan. Pijat juga bagian yang terserang sakit kepala dalam gerakan melingkar dengan ujung jari telunjuk.


Sumber: okezone.com

Senin, 13 Agustus 2012

Cek Kesehatan lewat Warna Air Seni


Begitu besarnya peran air bagi manusia. Air berfungsi mengantarkan mineral, vitamin, protein, dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan dan temperatur tubuh juga sangat bergantung pada air. Air adalah sumber kehidupan.

Banyak penelitian membuktikan manfaat air untuk kesehatan, bukan sekadar penghilang dahaga. Air merupakan pelumas jaringan tubuh, sekaligus bantalan sendi, tulang, dan otot. Air berfungsi menjaga darah mempunyai volume dan kekentalan yang cukup.

Fungsi lainnya adalah pengatur suhu tubuh. Air minum dalam konsumsi cukup mampu mendorong racun atau toksin dalam tubuh melalui keringat, air seni, dan pernapasan. 
Lebih lanjut, seperti dirangkum MSN, Senin (21/12/09), minum air putih membantu pembakaran lemak, menurunkan demam, meringankan sembelit, membentuk otot tubuh, meringankan saluran hidung tersumbat, memerangi sakit perut sampai dengan memperbaiki mood seseorang.

Sebanyak 95 persen tubuh terdiri atas air, sehingga berperan besar sebagai pengangkut zat gizi agar sel-sel tubuh tidak kelaparan. Sebagai contoh, otak kelaparan karena gangguan suplai glukosa dan oksigen menyebabkan lesu, lelah, dan memicu timbulnya stroke (biasanya karena sumbatan pembuluh darah).

Dikutip dari In Your Bodys Many Cries for Water, Dr Fereydoon Batmanghelidj berpendapat, tubuh bisa salah menafsirkan sinyal rasa haus sebagai rasa sakit. Nah, air putih bisa menjadi obat seluruh penyakit, mulai sakit kepala dan depresi, sampai asma dan radang sendi.

Sudah jadi pengetahuan umum bahwa konsumsi air putih yang direkomendasikan para ahli setidaknya delapan gelas sehari, bahkan meski tubuh dalam kondisi bugar. Alasannya, air dibutuhkan untuk mengisi ulang tubuh yang kehilangan banyak cairan, lewat urin, keringat, dan pernapasan. Perlu diketahui, dalam sehari manusia dapat kehilangan sekira 1,5 liter cairan tubuh.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah kadar air dalam tubuh Anda mencukupi untuk kebutuhan setiap hari adalah dengan melihat warna air seni. Jika air seni berwarna lebih gelap dan pekat, itu pertanda ginjal Anda bekerja keras menyaring kotoran ataupun racun. Untuk itu, Anda butuh bantuan air dalam jumlah cukup untuk membersihkannya. Sebaliknya, jika warna air seni Anda terang, itu artinya kadar air dalam tubuh Anda mencukupi.



Sumber: okezone.com

Cek Kesehatan lewat Warna Air Seni


Begitu besarnya peran air bagi manusia. Air berfungsi mengantarkan mineral, vitamin, protein, dan zat gizi lainnya ke seluruh tubuh. Keseimbangan dan temperatur tubuh juga sangat bergantung pada air. Air adalah sumber kehidupan.

Banyak penelitian membuktikan manfaat air untuk kesehatan, bukan sekadar penghilang dahaga. Air merupakan pelumas jaringan tubuh, sekaligus bantalan sendi, tulang, dan otot. Air berfungsi menjaga darah mempunyai volume dan kekentalan yang cukup.

Fungsi lainnya adalah pengatur suhu tubuh. Air minum dalam konsumsi cukup mampu mendorong racun atau toksin dalam tubuh melalui keringat, air seni, dan pernapasan. 
Lebih lanjut, seperti dirangkum MSN, Senin (21/12/09), minum air putih membantu pembakaran lemak, menurunkan demam, meringankan sembelit, membentuk otot tubuh, meringankan saluran hidung tersumbat, memerangi sakit perut sampai dengan memperbaiki mood seseorang.

Sebanyak 95 persen tubuh terdiri atas air, sehingga berperan besar sebagai pengangkut zat gizi agar sel-sel tubuh tidak kelaparan. Sebagai contoh, otak kelaparan karena gangguan suplai glukosa dan oksigen menyebabkan lesu, lelah, dan memicu timbulnya stroke (biasanya karena sumbatan pembuluh darah).

Dikutip dari In Your Bodys Many Cries for Water, Dr Fereydoon Batmanghelidj berpendapat, tubuh bisa salah menafsirkan sinyal rasa haus sebagai rasa sakit. Nah, air putih bisa menjadi obat seluruh penyakit, mulai sakit kepala dan depresi, sampai asma dan radang sendi.

Sudah jadi pengetahuan umum bahwa konsumsi air putih yang direkomendasikan para ahli setidaknya delapan gelas sehari, bahkan meski tubuh dalam kondisi bugar. Alasannya, air dibutuhkan untuk mengisi ulang tubuh yang kehilangan banyak cairan, lewat urin, keringat, dan pernapasan. Perlu diketahui, dalam sehari manusia dapat kehilangan sekira 1,5 liter cairan tubuh.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah kadar air dalam tubuh Anda mencukupi untuk kebutuhan setiap hari adalah dengan melihat warna air seni. Jika air seni berwarna lebih gelap dan pekat, itu pertanda ginjal Anda bekerja keras menyaring kotoran ataupun racun. Untuk itu, Anda butuh bantuan air dalam jumlah cukup untuk membersihkannya. Sebaliknya, jika warna air seni Anda terang, itu artinya kadar air dalam tubuh Anda mencukupi.



Sumber: okezone.com

Jumat, 04 Mei 2012

Kekurangan Air Berbahaya bagi Darah!

JIKA kita mengonsumsi kurang dari 8 gelas, maka tubuh akan membuat keseimbangan dengan jalan mengambil sumber air dari salah satu elemen tubuh, di antaranya dari darah. Kekurangan air berbahaya bagi darah. Sebab, darah akan menjadi kental. Akibatnya, perjalanan darah sebagai alat transportasi oksigen dan zat-zat makanan terganggu. Darah yang kental tersebut juga akan melewati ginjal yang berfungsi sebagai filter atau alat untuk menyaring racun dari darah.

Ginjal memiliki saringan yang sangat halus. Jika harus menyaring darah yang kental, maka ginjal harus kerja ekstra keras. Bukan tidak mungkin ginjal akan rusak dan bisa saja kelak akan mengalami cuci darah atau dalam bahasa medis biasa disebut hemodialisis. Lalu bagaimana dengan otak?

Perjalanan darah yang kental tersebut juga akan terhambat saat melewati otak. Padahal, sel-sel otak paling boros, mengonsumsi makanan dan oksigen yang dibawa oleh darah. Sehingga fungsi sel-sel otak tidak berjalan optimal dan bahkan bisa cepat mati. Kondisi tersebut akan semakin memicu timbulnya stroke. Karena itu jangan sampai kekurangan air.

Otak dan darah adalah dua organ penting yang memiliki kadar air di atas 80 persen. Otak memiliki komponen air sebanyak 90 persen, sementara darah memiliki komponen air 95 persen. Sedikitnya, secara normal kita butuh 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Berikut sembilan manfaat air (mineral) bagi tubuh.

1. Memperlancar sistem pencernaan. Mengonsumsi air dalam jumlah cukup setiap hari akan memperlancar sistem pencernaan sehingga kita akan terhindari dari masalah-masalah pencernaan seperti maag ataupun sembelit. Pembakaran kalori juga akan berjalan efisien.



2. Memperlambat tumbuhnya zat-zat penyebab kanker, mencegah penyakit batu ginjal dan hati. Minum air putih akan membuat tubuh lebih berenergi.

3. Bila kurang minum air putih, tubuh akan menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Karena itu, mengonsumsi air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembapkan dan menyehatkan kulit. Untuk menjaga kecantikan (khusus kaum hawa), kebersihan tubuh harus benar-benar diperhatikan dengan cara menambah dosis air putih 8-10 gelas sehari.

4. Untuk kesuburan, air putih meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Menurut hasil penelitian dari sebuah lembaga riset trombosis di London, Inggris, jika seseorang selalu mandi dengan air dingin maka peredaran darahnya lancar dan tubuh terasa lebih segar dan bugar. Mandi dengan air dingin akan meningkatkan produksi sel darah putih dalam tubuh serta meningkatkan kemampuan seseorang terhadap serangan virus. Bahkan, mandi dengan air dingin di waktu pagi dapat meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria serta hormon estrogen pada wanita. Dengan begitu kesuburan serta kegairahan seksual pun akan meningkat. Selain itu jaringan kulit membaik, kuku lebih sehat dan kuat serta mudah retak.

5. Air juga diyakini dapat ikut menyembuhkan penyakit jantung, reumatik, kerusakan kulit, penyakit saluran napas, usus, dan penyakit kewanitaan, dan masih banyak lagi. Bahkan saat ini cukup banyak pengobatan alternatif yang memanfaatkan kemanjuran air putih.

6. Air panas tak hanya digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit, tapi juga efektif untuk mengobati lumpuh seperti terkena stroke. Sebab, air dapat membantu memperkuat kembali otot-otot dan sistem peredaran darah dan sistem pernapasan. Efek panas menyebabkan pelebaran pembuluh darah, meningkatkan sirkulasi darah dan oksigenisasi jaringan, sehingga mencegah kekakuan otot, menghilangkan rasa nyeri serta menangkan pikiran. Kandungan ion-ion terutama khlor, magnesium, hidrogen karbohidrat dan sulfat dalam air panas, membantu pelebaran pembuluh darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah. Selain itu pH airnya mampu mensterilkan kulit.

7. Air memberikan efek relaksasi. Cobalah berdiri di bawah shower dan rasakan efeknya di tubuh. Pancuran air yang jatuh ke tubuh terasa seperti pijatan dan mampu menghilangkan rasa capek karena terasa seperti dipijat. Sejumlah pakar pengobatan alternatif mengatakan, bahwa bersentuhan dengan air mancur, berjalan-jalan di sekitar air terjun, atau sungai dan taman dengan banyak pancuran, akan memperoleh khasiat ion-ion negatif. Ion-ion negatif yang timbul karena butiran-butiran air yang berbenturan itu bisa meredakan rasa sakit, menetralkan racun, memerangi penyakit serta membantu menyerap dan memanfaatkan oksigen. Ion negatif dalam aliran darah akan mempercepat pengiriman oksigen ke dalam sel dan jaringan.

8. Bagi yang ingin menguruskan badan, minum air hangat sebelum makan (sehingga merasa agak kenyang) merupakan satu cara untuk mengurangi jumlah makanan yang masuk. Apalagi air tidak mengandung kalori, gula, ataupun lemak. Namun yang terbaik adalah minum air putih pada suhu sedang, tidak terlalu panas, dan tidak terlalu dingin.

9. Jumlah air yang menurun dalam tubuh, fungsi organ-organ tubuh juga akan menurun dan lebih mudah terganggu oleh bakteri, virus, dan lain-lain. Namun, tubuh manusia mempunyai mekanisme dalam mempertahankan keseimbangan asupan air dalam tubuh. Air yang dibutuhkan tubuh kita kira-kira 2 sd/ 2,5 liter (8-10 gelas) per hari. Jumlah kebutuhan air ini sudah termasuk asupan air dari makanan (seperti dari kuah sup, soto), sirup dan lain-lainnya. Selain itu, asupan air juga diperoleh dari hasil metabolisme makanan yang dikonsumsi dan metabolisme jaringan di dalam tubuh.


Sumber: okezone.com

Senin, 06 Juni 2011

Sering Konsumsi Suplemen Bisa Sebabkan Batu Ginjal

Tidak salah jika Anda mengonsumsi suplemen atau juga makanan dan minuman yang mengandung Vitamin C dosis tinggi. Tidak salah karena makanan itu berguna untuk tubuh. Masalahnya, jika terlalu sering, Anda bisa terserang penyakit batu ginjal. Penyakit yang satu ini bisa membuat aktivitas dan kualitas hidup Anda menurun.

Ginjal berfungsi sebagai filter untuk membersihkan darah/cairan lainnya agar bahan-bahan kimia yang terkandung dalam darah atau cairan tubuh tidak beredar ke seluruh tubuh. Kotoran yang tersaring akan dikeluarkan melalui ginjal bersama air seni. Namun, karena tak semua kotoran terbawa oleh urin, sisa kotoran itu akan mengendap. Jika endapan itu tidak dikeluarkan, endapan itu akan menetap di ginjal atau berpindah ke kandung kemih. Endapan tersebut bisa menghasilkan kristal. Kristal tersebut akan menghambat saluran kemih (kalkulus uriner), pendarahan, penyumbatan aliran kemih dan bahkan infeksi.

Terbentuknya batu bisa terjadi karena air kemih jenuh dengan garam-garam yang dapat membentuk batu atau karena air kemih kekurangan penghambat pembentukan batu yang normal. Sekitar 80 persen batu terdiri dari kalsium. Sisanya mengandung berbagai bahan, termasuk asam urat, sistin dan mineral struvit.



Faktor Penyebab

Faktor utama timbulnya penyakit batu ginjal adalah pola hidup yang tidak sehat. "Pada masa remaja kita terkadang memaksimalkan pertumbuhan, minuman untuk kesehatan tulang atau bahkan minuman bervitamin C tinggi agar bisa tetap fit. Padahal jika dilakukan terlalu sering akan mengakibatkan infeksi pada ginjal dan mengakibatkan batu," terang dr Maftahul Alam dari RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Yang rentan terkena penyakit ini adalah remaja hingga orang dewasa (usia 20-45 tahun).

Selain makanan atau minuman suplemen, faktor penyebab yang lain adalah makanan yang bisa menyebabkan asam urat, sebut saja jeroan sapi, kambing, dan lain sebagainya. Makanan ini banyak mengandung enzim yang bisa menimbulkan endapan pada ginjal. Faktor lain adalah diet ketat. Pada umumnya orang menjalankan diet ketat supaya langsing. Masalahnya, diet ketat seperti itu bisa menimbulkan kristal pada ginjal. Kurang minum dan menahan kencing juga bisa menjadi pemicu batu ginjal.

Gejala

Gejala batu ginjal, antara lain pinggang terasa nyeri dan pegal-pegal. Kadang-kadang penyakit ini tidak menimbulkan keluhan. Rasa sakit akan timbul bila batu merusak jaringan atau terbawa ke saluran kemih hingga menyumbatnya. Batu pada ginjal, terutama yang kecil, bisa tidak menimbulkan gejala. Rasa sakit yang ditimbulkan oleh batu ginjal terasa berbeda tergantung letak batu tersebut. Jika batu masih menyumbat ureter, pelvis renalis, maupun tubulus renalis bisa menyebabkan nyeri punggung atau kolik renalis (nyeri kolik yang hebat). Namun, gejala pada umumnya adalah mual dan muntah, perut menggelembung, demam, menggigil, dan darah di dalam air kemih. Penderita mungkin menjadi sering berkemih, terutama ketika batu melewati ureter.

Menurut dr Alam, kolik renalis ditandai dengan nyeri hebat yang hilang-timbul di daerah antara tulang rusuk dan tulang pinggang yang menjalar ke perut, daerah kemaluan, dan paha sebelah dalam. Batu bisa menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika batu menyumbat aliran kemih, bakteri akan terperangkap di dalam air kemih sehingga terjadi enfeksi. Batu struvit (campuran dari magnesium, amonium dan fosfat) juga disebut "batu infeksi" karena batu ini hanya terbentuk di dalam air kemih yang terinfeksi.

Batu yang masih kecil dan hanya berada di saluran kemih biasanya tidak terlalu berbahaya. Akan berbahaya jika batu tersebut membesar dan menyumbat saluran kencing. Bila batu ini agak besar dan menyumbat, sumbatan tersebut dapat menahan air seni. Jika tidak segera diobati, bisa terjadi pembengkakan pada ginjal yang akan menimbulkan rasa sakit yang amat sangat. Bila sampai parah, penderita bisa muntah-muntah.

Ukuran batu bervariasi, mulai dari yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang sampai yang sebesar 2,5 cm atau lebih. Batu yang besar disebut "kalkulus staghorn". Batu ini bisa mengisi hampir keseluruhan pelvis renalis dan kalises renalis. Jika penyumbatan ini berlangsung lama, air kemih akan mengalir balik ke saluran di dalam ginjal. Jika demikian, terjadi penekanan yang akan menggelembungkan ginjal (hidronefrosis) dan selanjutnya bisa merusak ginjal.

Pengobatan

Dulu, operasi merupakan jalan satu-satunya untuk menghilangkan batu. Minum banyak air dan obat, baik tradisional maupun medis, tak cukup. Operasi masih merupakan jalan terbaik untuk mengeluarkan batu penyumbat ginjal. Tapi sekarang berbeda. Operasi hanya dilakukan jika batu memang memenuhi dinding ginjal dan tidak bisa ditempuh dengan cara lain.

Pada saat ini, pengobatan tergantung pada letak batu yang mengganjal. Batu kecil yang tidak menyebabkan gejala, menyumbatan atau infeksi, biasanya tidak perlu diobati. Hanya dengan meminum banyak cairan untuk meningkatkan pembentukan air kemih. Jika batu telah terbuang, tidak perlu pengobatan lagi. Kolik renalis atau bagian ureter paling atas yang berukuran 1 cm atau kurang seringkali bisa dipecahkan dengan gelombang ultrasonik (extracorporeal shock wave lithotripsy, ESWL).

ESWL adalah terapi penghancuran batu (ginjal) dengan gelombang kejut (shock wave) yang ditransmisi dari luar tubuh. Ribuan gelombang kejut ditembakkan ke batu ginjal sampai hancur. Pecahan batu selanjutnya akan dibuang dalam air kemih. ESWL adalah sebuah terapi yang tidak memerlukan pembedahan atau memasukkan alat ke dalam tubuh pasien. Sementara batu kecil di dalam ureter bagian bawah bisa diangkat dengan endoskopi yang dimasukkan melalui uretra ke dalam kandung kemih.

Sumber: Genie

Minggu, 29 Mei 2011

Minuman Dingin Sebabkan <a href="http://toko-alkes.com">radang</a> Tenggorokan

radang tenggorokan atau faringitis menurut dr Inis Sumiati SpTHT dari Rumah Sakit Sentra Medika, Cisalak, Depok, merupakan salah satu masalah yang sering timbul di bagian tenggorokan, seperti rasa kering, gatal dan nyeri atau perih. Rasa itu merupakan tanda-tanda dari gejala radang tenggorokan.

radang tenggorokan memang terdengar sangat sepele karena mirip dengan penyakit flu biasa, seperti demam, sakit kepala, dan gangguan susah menelan. Padahal aktivitas kita sudah pasti akan terganggu karena radang tenggorokan. Selain itu, selera makan pun bisa hilang karena rasa sakit pada saat menelan.

Faktor Penyebab dan Gejala

radang tenggorokan disebabkan oleh dua jenis infeksi, yaitu virus dan bakteri. Sekitar 80 persen radang tenggorokan disebabkan oleh virus dan hanya 10-20 persen yang disebabkan oleh bakteri. Pertama adalah faringitis karena virus. Biasanya, gejala klinisnya adalah demam, tidak bergairah, rasa nyeri di kepala, mual yang disertai dengan suara serak, batuk dan radang pada hidung (rhinitis). radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus ini dapat berlangsung selama 1-2 hari, bahkan sampai satu minggu ke depan.



Kedua adalah radang tenggorokan atau faringitis yang disebabkan oleh bakteri streptokokus B dan hemolitikus A. Gejala penyakit ini cenderung akut dengan disertai demam yang tinggi, sakit kepala, rasa nyeri di perut, dan muntah-muntah. Tenggorokan pun akan terasa nyeri, amandel menjadi merah dan bengkak.

Pada anak-anak yang sudah besar akan lebih terlihat adanya lapisan seperti krim di atas amandel (eksudat) yang tidak mengeluarkan darah bila disentuh. Kelenjar getah bening di leher pun ikut membengkak dan terasa nyeri bila ditekan. Jika dibiarkan, akan menimbulkan radang ginjal (glamerulonefritis akut), demam rematik, otitis media (radang telinga bagian tengah), sinusitis, abses peritonsil dan abses retro pharynx.

Selain kedua faktor tersebut, alergi dan iritasi juga dapat menyebabkan terjadinya radang tenggorokan. Hal ini disebabkan oleh makanan yang masuk, seperti makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, terlalu panas atau pun dingin, dan makanan yang terlalu bergetah. Iritasi juga sering terjadi pada mereka yang bekerja di lingkungan pabrik.

Alergi sendiri dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor, seperti makanan dan minuman, obat-obatan, cuaca, dan debu. Zat yang menyebabkan alergi disebut allergen. Jika alergen masuk ke dalam tubuh penderita alergi, tubuh akan mengeluarkan zat-zat yang menyebabkan alergi. Akibatnya, timbul reaksi-reaksi tertentu seperti gatal dan batuk-batuk.

Selain itu, radang sering dialami mereka yang alergi terhadap jenis buah-buahan tertentu dan olahannya, seperti jus. "Biasanya paling sering pada jus tomat," terangnya. Minyak goreng seperti minyak jelanta yang dipakai secara berulang pun bisa menjadi salah satu penyebab terjadi radang tenggorokan. Oleh karena itu, Anda yang alergi terhadap minyak goreng dianjurkan untuk mengganti minyak goreng setiap kali akan memasak.

Pengobatan dan Pencegahan

radang tenggorokan yang disebabkan oleh alergi atau iritasi tidak dapat diobati karena sudah merupakan bawaan lahir. Cara paling baik untuk menghindari reaksi alergi adalah menghindari penyebabnya dan meningkatkan atau menjaga daya tahan tubuh. radang tenggorokan yang disebabkan oleh virus, lanjut dr Inis, bisa diobati. Pengobatan dengan antibiotik tidak akan efektif untuk mengobati infeksi virus. Justru pemberian antibiotik dapat menimbulkan resistensi atau kekebalan kuman terhadap antibiotik.

radang tenggorokan yang disebabkan oleh infeksi bakteri memang tidak sesering infeksi virus. Tapi dampaknya bisa lebih serius. Pada umumnya, radang tenggorokan diakibatkan oleh bakteri jenis streptokokus, sehingga biasa disebut dengan radang streptokokus. Sering kali orang menderita infeksi streptokokus karena tertular orang lain yang telah menderita radang selama 2-7 hari sebelumnya. radang tenggorokan ini dapat tertular melalui sekresi hidung atau tenggorokan. "radang yang satu ini memang memerlukan bantuan dokter karena bila penyebabnya adalah kuman streptokokus dan tidak mendapat antibiotik yang memadai, penyakit akan bertambah parah dan kuman dapat menyerang katup jantung sehingga dapat menimbulkan penyakit demam rematik," jelasnya.

Mengingat minuman dingin seperti air es dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan, terlebih untuk mereka yang menderita alergi dingin, dr Inis menganjurkan agar pada masa puasa ini orang berbuka terlebih dahulu dengan minuman panas atau hangat agar pembuluh darah di daerah tenggorokan dapat cepat terbuka. Terbukanya pembuluh darah akan mempermudah dan sekaligus mempercepat proses absorbsi. "Kalau minum es, pembuluh darahnya akan menciut sehingga proses absorbsinya akan terganggu," tambahnya.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Capai Tubuh Ideal dengan Air Putih

SIAPA pun pastilah ingin memiliki bentuk tubuh yang ramping dan semampai. Bukan hanya wanita, kaum pria juga banyak yang berminat menurunkan berat badan demi terbebaskan dari obesitas alias kegemukan. Banyak cara ditempuh untuk mendapatkan berat badan dan bentuk tubuh ideal.

Selain tidak membutuhkan biaya mahal, jika dilakukan dengan benar, diet dengan air putih bisa menurunkan berat badan lebih cepat sekaligus menyehatkan tubuh.

Salah satu diet yang sehat dan minim risiko adalah diet dengan air putih. Caranya, sebelum makan, entah itu sarapan, makan siang ataupun makan malam, mereka yang ingin berdiet diwajibkan meminum dua gelas air putih. Setelah itu baru mengonsumsi makanan seperti biasa.



"Diet dengan air putih seperti ini, cukup membuat orang-orang mengurangi asupan makanan seperti junk food ke dalam tubuh, itu karena dengan dua gelas air putih, membuat kita kenyang duluan, dan membuat makan tidak terlalu banyak," kata ahli gizi dari Klinik Slim and Beauty Wanda Hamid.

Manfaat air,menurut Wanda, begitu besar bagi tubuh. Selain untuk menjaga kesegaran tubuh, membantu melancarkan pencernaan, menyembuhkan berbagai macam penyakit dan mengeluarkan racun dalam tubuh. Selain itu air putih juga dapat membantu mengurangi berat badan. Air putih merupakan elemen penting dalam proses metabolisme (pembakaran kalori) dalam tubuh dengan mengubah makanan menjadi energi. "Air juga berperan untuk mendorong reaksi kimia metabolisme. Jadi, apabila tidak minum cukup air, maka bisa dipastikan tubuh tidak akan membakar kalori dengan baik," ujarnya lagi.

Diet dengan air putih, menurut Wanda, merupakan salah satu diet yang telah dilakukan di berbagai belahan dunia, mulai Amerika, Eropa hingga Jepang. Namun, di Indonesia, diet dengan air putih harus disosialisasikan kembali. Alasannya, masyarakat Indonesia masih lebih suka diet secara instan dengan mengonsumsi obat-obat pelangsing. "Risiko diet dengan air putih tidak terlalu besar dibandingkan dengan diet dengan menggunakan obat pelangsing ataupun diet dengan mengurangi asupan makanan," kata wanita berkacamata ini.

Selain melakukan diet air dengan mengonsumsi air putih dua gelas sebelum makan, Wanda juga menyarankan agar bagi mereka yang mengikuti diet seperti ini berkonsultasi dengan dokter ataupun ahli gizi. Pasalnya, jangka waktu yang dibutuhkan setiap orang untuk mendapatkan hasil yang maksimal berbeda-beda.

"Ada orang yang membutuhkan satu gelas saja sebelum makan, atau ada pula yang membutuhkan dua atau tiga gelas. Itu tergantung ting kat kebutuhan tubuh untuk diet," tuturnya.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Jangan Remehkan Asupan Air

JANGAN menganggap remeh asupan air bagi tubuh karena berperan vital dalam menjaga metabolisme. Kekurangan air akan berdampak pada gangguan pada fungsi tubuh.

Kesibukan sehari-hari terkadang membuat orang lupa untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit dan sehat. Demikian pula rutinitas kerja yang tidak bisa ditunda-tunda, membuat banyak orang tidak mengutamakan kepentingan tubuh dengan minum air.

Kebutuhan air pada orang normal dalam kondisi istirahat sebanyak dua liter air atau delapan gelas per hari. Hal ini dipicu oleh rata-rata pengeluaran urine orang dewasa sekitar 1,5 liter per hari. Air juga keluar melalui pernapasan, keringat, dan pergerakan usus. Adapun makanan hanya menyumbangkan 20 persen dari jumlah total yang diperlukan tubuh. Jadi bila mengonsumsi dua liter air atau minuman lainnya dalam sehari sekitar delapan gelas, maka cairan yang hilang akan tergantikan.
Manfaat Air Bagi Tubuh

Rata-rata setiap orang memiliki 60 persen air dari berat tubuhnya. Semua sistem di dalam tubuh tergantung air. Sebagai contoh, air akan membilas racun di organ vital, membawa nutrisi ke sel tubuh, dan menghasilkan kelembapan bagi jaringan telinga, hidung, dan tenggorokan. Kurangnya air dalam tubuh dapat menyebabkan kurang cairan atau dalam kondisi lebih parah terkena dehidrasi, yaitu keadaan yang timbul karena tubuh kekurangan air sehingga organ tubuh tidak berfungsi secara normal.



Rasa haus yang sangat merupakan salah satu gejala tubuh membutuhkan air. Gejala lainnya yang lebih parah jika tubuh mengalami kekurangan asupan air yaitu darah akan mengental sehingga rasa capai berlebihan, lesu, dan sering mengantuk. Hal tersebut karena cairan dalam darah tersedot untuk kebutuhan lain di dalam tubuh.

Jika darah mengental, akan berpengaruh pada kinerja otak dan jantung. "Jangan anggap remeh asupan air yang masuk ke dalam tubuh. Sangat penting agar asupan air itu dipenuhi. Jika tidak, bisa menimbulkan gangguan pada fungsi tubuh yang makin lama semakin parah," kata Dokter dari RSCM Dr Wahyu Anggoro.

Faktor yang memengaruhi tingkat konsumsi air pada tubuh, menurut Wahyu, tergantung pula pada keadaan kesehatan dan penyakit seseorang. Tanda penyakit seperti demam, muntah, dan diare dapat menyebabkan tubuh kekurangan cairan. Bila terjadi, maka harus segera minum air lebih banyak karena dapat menggantikan elektrolit yang keluar dari tubuh.

"Infeksi kandung kemih serta adanya batu di saluran kemih juga membutuhkan cairan lebih banyak. Kondisi lainnya seperti kelainan jantung dan beberapa tipe penyakit ginjal, hati atau penyakit adrenal juga dapat mengganggu ekskresi air di dalam tubuh," kata Wahyu.

Wahyu menjelaskan, cara terbaik untuk mengetahui bahwa kita telah minum dalam jumlah yang cukup adalah bila jarang merasa haus dan memproduksi satu hingga dua liter urine yang tidak berwarna setiap harinya. Kondisi itu merupakan salah satu ciri tubuh telah terpenuhi kebutuhan airnya. "Faktor yang memengaruhi kebutuhan air pada seseorang tergantung pada banyak faktor. Mulai keaktifannya, tingkat kesehatannya, kondisi tubuhnya saat itu, dan lingkungan sekitar. Namun, dalam kondisi normal, kita butuh dua liter," ujarnya.

Senada dengan Wahyu, instruktur fitnes di Jakarta, Sumantri Kurnia, mengatakan, kebutuhan air pada tubuh setiap orang berbeda-beda. Namun, semakin berat olahraga atau gerak tubuh yang dilakukan, semakin banyak air dibutuhkan tubuh. "Kepada peserta senam, saya menganjurkan untuk selalu meminum air putih yang banyak. Tanpa air putih yang cukup, sia-sia saja fitness atau senam yang mereka lakukan," ucap Sumantri.

Menurut dia, orang yang memiliki aktivitas berat, maka kebutuhan airnya di atas normal. Misalnya pada saat olahraga terutama olahraga singkat, dibutuhkan tambahan 1-2 gelas air. Bila olahraga dalam durasi lebih lama, maka perlu jumlah tambahan. Berapa banyak cairan tambahan yang dibutuhkan tergantung pada banyaknya keringat selama olahraga. Biasanya 2-3 gelas dalam olahraga yang dilakukan selama satu jam sudah cukup, kecuali udara sangat panas.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com
 

Sample text

Sample Text

Sample Text