Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Merokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Merokok. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2012

Cepat Berhenti Merokok, Makin Menguntungkan


Anda merokok sudah sejak lama dan merasa terlambat bila ingin menghentikannya sekarang? Seperti banyak hal lainnya, tidak ada kata terlambat untuk memulai.


Data WHO pada 2001 menyatakan, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia, setelah China dan India. Bahkan untuk tingkat ASEAN, Indonesia bahkan menempati urutan pertama. Sebanyak 70 persen perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan 12,77 persen sudah merokok sejak SD.

Menurut dr Harry A Alamudin MA, Direktur Medis Sahid Sahirman Memorial Hospital (SSHM), merokok merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi karakter. Biang keladinya tidak terlepas dari pikiran.

Sumber pertama adalah pikiran. Kebanyakan orang merokok terutama pada anak muda itu semua karena pikiran. Kalau awalnya kita berpikir tidak merokok, kita tidak akan pernah mencobanya, katanya saat peresmian Klinik Stop Merokok SSHM di Jalan Jenderal Sudirman No. 86, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Pikiran pula yang menjadi sumber keberhasilan seorang perokok untuk bisa berhenti. Paradigma bahwa usia menjadi penghalang untuk perokok bisa jauh dari adiksi nikotin, jelas salah.

Usia berapa pun berhenti merokok akan bermanfaat meningkatkan angka harapan hidup. Sebentar saja berhenti, batuk bisa hilang. Sampai 15 tahun kemudian, dia akan benar-benar sehat, seperti orang yang tidak pernah merokok. Berhenti merokok lebih cepat lebih menguntungkan, sahut Dr Aulia Sani SpJP (K) FJCC FIHA FasCC, dokter ahli spesialis jantung dan pembuluh darah pada kesempatan yang sama.
Jenis-Jenis Racun yang Terdapat Pada Rokok

Keuntungan berhenti merokok, berikut gambarannya dalam setiap waktu yang dijalani:
-        20 menit; tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik.
-        12 jam; tingkat karbonmonoksida di dalam darah kembali normal.
-        48 jam; sistem aliran darah membaik dan fungsi jantung dapat meningkat.
-        2-12 pekan; nikotin tereliminasi dari sistem, indera pengecap, dan penciuman membaik.
-        1-9 bulan; napas pendek (sesak) dan batuk-batuk berkurang.
-        1 tahun; risiko untuk terjadinya jantung koroner berkurang setengahnya dibandingkan dengan perokok.
-        10 tahun; risiko kanker paru setengahnya dibandingkan perokok.
-        15 tahun; risiko serangan jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan yang bukan perokok.

Sebagai gambaran, berhenti merokok mengurangi angka kematian hingga 24.680, pengurangan kolesterol menyelamatkan 4.710 nyawa, sedangkan pengurangan tekanan darah menyelamatkan 7.235 nyawa, tambah Dr Aulia.

Faktanya, rokok tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi lingkungan sekitar. Asap utama rokok dihisap 30 persen oleh perokok, sedangkan 70 persennya justru dihirup orang sekitar, termasuk anak-anak.

Anak-anak yang terpapar asap rokok, IQ-nya cenderung lebih rendah daripada anak yang bebas dari paparan asap rokok. Ini akibat suplai darah ke otaknya berkurang. Pada wanita hamil, merokok juga berisiko pada anak cacat ketika lahir, tutup Dr Aulia.
Kandungan Racun dalam Rokok


 Sumber: okezone.com

Cepat Berhenti Merokok, Makin Menguntungkan


Anda merokok sudah sejak lama dan merasa terlambat bila ingin menghentikannya sekarang? Seperti banyak hal lainnya, tidak ada kata terlambat untuk memulai.


Data WHO pada 2001 menyatakan, Indonesia menempati urutan ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia, setelah China dan India. Bahkan untuk tingkat ASEAN, Indonesia bahkan menempati urutan pertama. Sebanyak 70 persen perokok mulai merokok sebelum usia 19 tahun dan 12,77 persen sudah merokok sejak SD.

Menurut dr Harry A Alamudin MA, Direktur Medis Sahid Sahirman Memorial Hospital (SSHM), merokok merupakan kebiasaan yang akhirnya menjadi karakter. Biang keladinya tidak terlepas dari pikiran.

Sumber pertama adalah pikiran. Kebanyakan orang merokok terutama pada anak muda itu semua karena pikiran. Kalau awalnya kita berpikir tidak merokok, kita tidak akan pernah mencobanya, katanya saat peresmian Klinik Stop Merokok SSHM di Jalan Jenderal Sudirman No. 86, Jakarta, Rabu (13/7/2011).

Pikiran pula yang menjadi sumber keberhasilan seorang perokok untuk bisa berhenti. Paradigma bahwa usia menjadi penghalang untuk perokok bisa jauh dari adiksi nikotin, jelas salah.

Usia berapa pun berhenti merokok akan bermanfaat meningkatkan angka harapan hidup. Sebentar saja berhenti, batuk bisa hilang. Sampai 15 tahun kemudian, dia akan benar-benar sehat, seperti orang yang tidak pernah merokok. Berhenti merokok lebih cepat lebih menguntungkan, sahut Dr Aulia Sani SpJP (K) FJCC FIHA FasCC, dokter ahli spesialis jantung dan pembuluh darah pada kesempatan yang sama.
Jenis-Jenis Racun yang Terdapat Pada Rokok

Keuntungan berhenti merokok, berikut gambarannya dalam setiap waktu yang dijalani:
-        20 menit; tekanan darah, denyut jantung, dan aliran darah tepi membaik.
-        12 jam; tingkat karbonmonoksida di dalam darah kembali normal.
-        48 jam; sistem aliran darah membaik dan fungsi jantung dapat meningkat.
-        2-12 pekan; nikotin tereliminasi dari sistem, indera pengecap, dan penciuman membaik.
-        1-9 bulan; napas pendek (sesak) dan batuk-batuk berkurang.
-        1 tahun; risiko untuk terjadinya jantung koroner berkurang setengahnya dibandingkan dengan perokok.
-        10 tahun; risiko kanker paru setengahnya dibandingkan perokok.
-        15 tahun; risiko serangan jantung dan stroke turun ke tingkat yang sama dengan yang bukan perokok.

Sebagai gambaran, berhenti merokok mengurangi angka kematian hingga 24.680, pengurangan kolesterol menyelamatkan 4.710 nyawa, sedangkan pengurangan tekanan darah menyelamatkan 7.235 nyawa, tambah Dr Aulia.

Faktanya, rokok tidak hanya membahayakan diri sendiri, tapi lingkungan sekitar. Asap utama rokok dihisap 30 persen oleh perokok, sedangkan 70 persennya justru dihirup orang sekitar, termasuk anak-anak.

Anak-anak yang terpapar asap rokok, IQ-nya cenderung lebih rendah daripada anak yang bebas dari paparan asap rokok. Ini akibat suplai darah ke otaknya berkurang. Pada wanita hamil, merokok juga berisiko pada anak cacat ketika lahir, tutup Dr Aulia.
Kandungan Racun dalam Rokok


 Sumber: okezone.com

Selasa, 26 Juni 2012

11 Kiat Cegah Kanker

Banyak cara untuk menghindarkan diri dari penyakit kanker. Selain pola makan sehat, aktivitas fisik dan kontrol rutin ke dokter juga menjadi kuncinya.

Berikut 11 di antaranya:

1. Makan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu, dan makanan yang banyak mengandung serat. Paling tidak, satu atau dua kali sehari mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.

2. Hindari berat badan berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan sekali seminggu. Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih besar, khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal, serta kandung empedu.

3. Kurangi terlalu banyak makan gorengan dan yang mengandung protein dan lemak tinggi serta jeroan.

4. Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen, seperti makanan yang diasinkan, diasap, dibakar, dan dipanggang sampai keluar arang. Yang terbaik adalah makanan yang direbus.

5. Hati-hati dengan penggunaan pemanis buatan, pewarna makanan, serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar.

6. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan C. Makanan yang mengandung vitamin A dan C banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan brokoli yang dapat melindungi Anda dari kanker oesofagus, laring, lambung,dan paru.

7. Perbanyak konsumsi sayuran kubis. Sayuran yang termasuk dalam kubis misalnya kol, brokoli, bunga kol, pok coy, dan kale ini dapat melindungi dari kanker lambung, kolesterol, dan kanker saluran napas. Jaga kebersihan makanan, beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan.

8. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol. Bagi Anda yang perokok, entah itu sigaret, keretek, atau cerutu, berhenti sekarang juga. Merokok merupakan sebab utama terjadinya kanker paru-paru. Jauhkan anak-anak Anda dan ibu-ibu hamil dari asap rokok karena sangat berbahaya bagi bayi yang dikandung. Sementara mengonsumsi minuman beralkohol meningkatkan risiko terserang kanker mulut, tenggorokan, dan laring.

9. Kegiatan fisik dengan olahraga secara teratur disertai kesehatan mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan penyakit kanker.

10. Hindari sinar matahari. Lindungilah kulit Anda dengan memakai krim tabir surya.Sinar matahari yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit.

11. Periksakan diri secara teratur. Usahakan untuk selalu memeriksakan diri secara teratur sebagai langkah awal mendeteksi penyakit sedini mungkin.


Sumber: okezone.com

11 Kiat Cegah Kanker

Banyak cara untuk menghindarkan diri dari penyakit kanker. Selain pola makan sehat, aktivitas fisik dan kontrol rutin ke dokter juga menjadi kuncinya.

Berikut 11 di antaranya:

1. Makan sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian seperti tempe, tahu, dan makanan yang banyak mengandung serat. Paling tidak, satu atau dua kali sehari mengonsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.

2. Hindari berat badan berlebihan atau kegemukan. Timbanglah berat badan sekali seminggu. Penelitian menunjukkan, akibat kegemukan, risiko terjadinya kanker lebih besar, khususnya kanker payudara, rahim, usus besar, lambung, ginjal, serta kandung empedu.

3. Kurangi terlalu banyak makan gorengan dan yang mengandung protein dan lemak tinggi serta jeroan.

4. Batasi makanan yang diolah dengan suhu tinggi dan lama atau dengan pengolahan tertentu yang dapat menimbulkan prokarsinogen, seperti makanan yang diasinkan, diasap, dibakar, dan dipanggang sampai keluar arang. Yang terbaik adalah makanan yang direbus.

5. Hati-hati dengan penggunaan pemanis buatan, pewarna makanan, serta zat pengawet yang berlebihan. Makanan terbaik adalah makanan segar.

6. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin A dan C. Makanan yang mengandung vitamin A dan C banyak terdapat dalam sayuran dan buah-buahan seperti jeruk, pisang, mangga, pepaya, tomat, dan brokoli yang dapat melindungi Anda dari kanker oesofagus, laring, lambung,dan paru.

7. Perbanyak konsumsi sayuran kubis. Sayuran yang termasuk dalam kubis misalnya kol, brokoli, bunga kol, pok coy, dan kale ini dapat melindungi dari kanker lambung, kolesterol, dan kanker saluran napas. Jaga kebersihan makanan, beraneka ragam, dan bebas dari zat cemaran lingkungan.

8. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol. Bagi Anda yang perokok, entah itu sigaret, keretek, atau cerutu, berhenti sekarang juga. Merokok merupakan sebab utama terjadinya kanker paru-paru. Jauhkan anak-anak Anda dan ibu-ibu hamil dari asap rokok karena sangat berbahaya bagi bayi yang dikandung. Sementara mengonsumsi minuman beralkohol meningkatkan risiko terserang kanker mulut, tenggorokan, dan laring.

9. Kegiatan fisik dengan olahraga secara teratur disertai kesehatan mental dan rohani merupakan bagian terpadu dalam upaya pencegahan penyakit kanker.

10. Hindari sinar matahari. Lindungilah kulit Anda dengan memakai krim tabir surya.Sinar matahari yang berlebihan akan menyebabkan kerusakan pada kulit dan kanker kulit.

11. Periksakan diri secara teratur. Usahakan untuk selalu memeriksakan diri secara teratur sebagai langkah awal mendeteksi penyakit sedini mungkin.


Sumber: okezone.com

Sabtu, 05 Mei 2012

12 Penyebab Sakit Kepala

ADA dua kabar yang bisa Anda ketahui seputar sakit kepala. Kabar buruknya, makanan yang lezat, cuaca panas, bahkan kolega, atau atasan bisa menyebabkan sakit kepala. Sementara kabar baiknya, risiko serangan sakit kepala dapat dikurangi.

Apa penyebab sakit kepala dan bagaimana cara menyembuhkannya? Genius Beauty mengulas hal tersebut untuk Anda.

Stres sebabkan migrain

Apapun yang meningkatkan stres dapat menyebabkan sakit kepala yang memberikan ketegangan atau migrain. Sakit kepala berhubungan dengan peningkatan sensitivitas jalur saraf di otak, yang  mentransfer rasa sakit.

Migrain menyebabkan pelepasan bahan kimia yang melebarkan pembuluh darah, bahkan memicu reaksi peradangan. Ini diwujudkan dalam kasus migrain.


Cuaca panas dan sakit kepala

Studi statistik telah menunjukkan, bahwa sakit kepala lebih sering terjadi dalam cuaca panas. Dengan peningkatan suhu selama lima derajat, risiko sakit kepala meningkat sebanyak 7,5 persen. Tekanan darah rendah yang disebabkan karena kehujanan juga menimbulkan ketegangan dan sakit kepala.

Bau dan sakit kepala

Aroma yang kuat -bahkan menyenangkan- dapat menyebabkan serangan migrain. Mengapa hal ini terjadi, tidak jelas penyebabnya. Aroma dapat merangsang sistem syaraf. Paling sering ialah cat, parfum, dan beberapa bunga menjadi sumber aroma yang berbahaya.

Aktivitas fisik sebabkan sakit kepala

Latihan fisik secara intens -seperti aerobik, latihan kekuatan, bahkan seks- dapat menyebabkan sakit kepala. Upaya fisik membuat pembuluh kepala dan leher "mengembang". Hal ini menciptakan tekanan tambahan dan sakit kepala.

Kebiasaan buruk penyebab sakit kepala

Kondisi tegang selama latihan fisik di gym tidak diperlukan untuk mendapatkan sakit kepala. Posisi bungkuk dan duduk di kursi yang buruk, terlalu rendah, monitor yang tinggi atau kebiasaan memegang telepon antara telinga dan bahu, semua ini juga berkontribusi untuk menimbulkan sakit kepala.

Makan keju bikin migrain

Brie, cheddar, feta, parmesan, mozzarella, semua jenis keju mengandung zat yang disebut tyramine yang menimbulkan sakit kepala, terutama migrain. Semakin lama keju, maka semakin memiliki kandungan tyramine, dan semakin tinggi risikonya.

Anggur merah sebabkan sakit kepala

Tyramine juga ditemukan dalam anggur merah, dan beberapa minuman beralkohol lainnya. Selain itu, alkohol membuat aliran darah ke kepala, dan dapat memperburuk rasa sakit.

Makan daging merah sebabkan sakit kepala

Potongan daging merah yang lezat juga mengandung tyramine, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil. Selain tyramine, daging juga mengandung bahan tambahan makanan sintetis, nitrat atau nitrit -untuk warna dan sebagainya- yang dapat menyebabkan aliran darah ke kepala di antara beberapa orang.

Nyeri ini biasanya dirasakan pada kedua sisi kepala. Sedangkan dalam kasus klasik migrain dirasakan pada satu sisi.

Kelaparan sebabkan sakit kepala

Jika Anda telah melewatkan makan siang atau makan malam, sakit kepala bisa menyiksa Anda bahkan sebelum Anda merasa lapar. Namun, berisiko untuk menyingkirkan rasa sakit dengan bantuan cokelat atau kue, permen akan menyebabkan peningkatan tajam dalam gula darah, bahkan penurunan yang lebih tajam, yaitu rasa yang lebih akut karena kelaparan.

Merokok dan sakit kepala

Merokok merupakan penyebab terhebat untuk timbulkan sakit kepala. Sakit kepala tidak hanya diderita si perokok, melainkan orang-orang di sekelilingnya. Nikotin menyempitkan pembuluh darah, termasuk otak, yang juga dapat menyebabkan rasa sakit. 

Terlalu banyak kopi sebabkan sakit kepala

Bagi orang yang menderita sakit kepala, kopi sering termasuk dalam kategori "tidak bisa hidup tanpa itu, dan tidak bisa hidup dengan baik".

Dalam jumlah sedang, kafein bahkan berguna. Diketahui bahwa itu adalah bagian dari beberapa obat untuk sakit kepala. Tetapi jika Anda minum cangkir setelah cangkir, itu menghasilkan efek sebaliknya.

Namun ketika kekasih tiba-tiba memutuskan untuk memberikan kopi, hal itu mungkin menjadi alasan baru yang sebabkan sakit kepala. Orang harus kembali ke dosis yang sehat optimal sangat hati-hati dan bertahap.

Terlalu banyak konsumsi obat pereda sakit kepala

Jika Anda sering mengalami sakit kepala, maka perlu untuk mengetahui penyebabnya. Untuk itu, Anda harus membuat semacam buku harian dan catatan kapan dan dalam keadaan apa sakit kepala muncul, apa makanan yang dimakan pada waktu itu. Pijat, peregangan, makan sehat, dan istirahat yang cukup sangat membantu untuk menyingkirkan sakit kepala. 

Salah satu hal yang tidak boleh dilakukan ialah mengonsumsi terlalu banyak obat untuk sakit kepala. Namun jika rasa sakit masih kuat dan muncul secara teratur, maka Anda harus menemui dokter. Setiap rasa sakit adalah sinyal bahwa perlu untuk mengobatinya.


Sumber: okezone.com

12 Penyebab Sakit Kepala

ADA dua kabar yang bisa Anda ketahui seputar sakit kepala. Kabar buruknya, makanan yang lezat, cuaca panas, bahkan kolega, atau atasan bisa menyebabkan sakit kepala. Sementara kabar baiknya, risiko serangan sakit kepala dapat dikurangi.

Apa penyebab sakit kepala dan bagaimana cara menyembuhkannya? Genius Beauty mengulas hal tersebut untuk Anda.

Stres sebabkan migrain

Apapun yang meningkatkan stres dapat menyebabkan sakit kepala yang memberikan ketegangan atau migrain. Sakit kepala berhubungan dengan peningkatan sensitivitas jalur saraf di otak, yang  mentransfer rasa sakit.

Migrain menyebabkan pelepasan bahan kimia yang melebarkan pembuluh darah, bahkan memicu reaksi peradangan. Ini diwujudkan dalam kasus migrain.


Cuaca panas dan sakit kepala

Studi statistik telah menunjukkan, bahwa sakit kepala lebih sering terjadi dalam cuaca panas. Dengan peningkatan suhu selama lima derajat, risiko sakit kepala meningkat sebanyak 7,5 persen. Tekanan darah rendah yang disebabkan karena kehujanan juga menimbulkan ketegangan dan sakit kepala.

Bau dan sakit kepala

Aroma yang kuat -bahkan menyenangkan- dapat menyebabkan serangan migrain. Mengapa hal ini terjadi, tidak jelas penyebabnya. Aroma dapat merangsang sistem syaraf. Paling sering ialah cat, parfum, dan beberapa bunga menjadi sumber aroma yang berbahaya.

Aktivitas fisik sebabkan sakit kepala

Latihan fisik secara intens -seperti aerobik, latihan kekuatan, bahkan seks- dapat menyebabkan sakit kepala. Upaya fisik membuat pembuluh kepala dan leher "mengembang". Hal ini menciptakan tekanan tambahan dan sakit kepala.

Kebiasaan buruk penyebab sakit kepala

Kondisi tegang selama latihan fisik di gym tidak diperlukan untuk mendapatkan sakit kepala. Posisi bungkuk dan duduk di kursi yang buruk, terlalu rendah, monitor yang tinggi atau kebiasaan memegang telepon antara telinga dan bahu, semua ini juga berkontribusi untuk menimbulkan sakit kepala.

Makan keju bikin migrain

Brie, cheddar, feta, parmesan, mozzarella, semua jenis keju mengandung zat yang disebut tyramine yang menimbulkan sakit kepala, terutama migrain. Semakin lama keju, maka semakin memiliki kandungan tyramine, dan semakin tinggi risikonya.

Anggur merah sebabkan sakit kepala

Tyramine juga ditemukan dalam anggur merah, dan beberapa minuman beralkohol lainnya. Selain itu, alkohol membuat aliran darah ke kepala, dan dapat memperburuk rasa sakit.

Makan daging merah sebabkan sakit kepala

Potongan daging merah yang lezat juga mengandung tyramine, meskipun dalam jumlah yang lebih kecil. Selain tyramine, daging juga mengandung bahan tambahan makanan sintetis, nitrat atau nitrit -untuk warna dan sebagainya- yang dapat menyebabkan aliran darah ke kepala di antara beberapa orang.

Nyeri ini biasanya dirasakan pada kedua sisi kepala. Sedangkan dalam kasus klasik migrain dirasakan pada satu sisi.

Kelaparan sebabkan sakit kepala

Jika Anda telah melewatkan makan siang atau makan malam, sakit kepala bisa menyiksa Anda bahkan sebelum Anda merasa lapar. Namun, berisiko untuk menyingkirkan rasa sakit dengan bantuan cokelat atau kue, permen akan menyebabkan peningkatan tajam dalam gula darah, bahkan penurunan yang lebih tajam, yaitu rasa yang lebih akut karena kelaparan.

Merokok dan sakit kepala

Merokok merupakan penyebab terhebat untuk timbulkan sakit kepala. Sakit kepala tidak hanya diderita si perokok, melainkan orang-orang di sekelilingnya. Nikotin menyempitkan pembuluh darah, termasuk otak, yang juga dapat menyebabkan rasa sakit. 

Terlalu banyak kopi sebabkan sakit kepala

Bagi orang yang menderita sakit kepala, kopi sering termasuk dalam kategori "tidak bisa hidup tanpa itu, dan tidak bisa hidup dengan baik".

Dalam jumlah sedang, kafein bahkan berguna. Diketahui bahwa itu adalah bagian dari beberapa obat untuk sakit kepala. Tetapi jika Anda minum cangkir setelah cangkir, itu menghasilkan efek sebaliknya.

Namun ketika kekasih tiba-tiba memutuskan untuk memberikan kopi, hal itu mungkin menjadi alasan baru yang sebabkan sakit kepala. Orang harus kembali ke dosis yang sehat optimal sangat hati-hati dan bertahap.

Terlalu banyak konsumsi obat pereda sakit kepala

Jika Anda sering mengalami sakit kepala, maka perlu untuk mengetahui penyebabnya. Untuk itu, Anda harus membuat semacam buku harian dan catatan kapan dan dalam keadaan apa sakit kepala muncul, apa makanan yang dimakan pada waktu itu. Pijat, peregangan, makan sehat, dan istirahat yang cukup sangat membantu untuk menyingkirkan sakit kepala. 

Salah satu hal yang tidak boleh dilakukan ialah mengonsumsi terlalu banyak obat untuk sakit kepala. Namun jika rasa sakit masih kuat dan muncul secara teratur, maka Anda harus menemui dokter. Setiap rasa sakit adalah sinyal bahwa perlu untuk mengobatinya.


Sumber: okezone.com

Minggu, 29 Mei 2011

Risiko Stroke bagi Wanita Muda Perokok

INI peringatan bagi kaum hawa yang terbiasa merokok di usia muda. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Amerika Serikat belum lama ini melaporkan, wanita muda perokok berisiko dua kali lebih tinggi terkena stroke dibandingkan nonperokok. Risiko ini bahkan meningkat hingga 10 kali lipat pada mereka yang dikategorikan perokok berat.

Dalam penelitian tersebut, peneliti menganalisis risiko stroke pada partisipan wanita usia 15-49 tahun yang merokok sigaret. Partisipan dibedakan atas 466 wanita yang telah didiagnosis stroke, dan 604 wanita yang belum dinyatakan terkena stroke.

"Potensi untuk menjadi stroke 2,6 kali lebih tinggi pada wanita perokok dibandingkan mereka yang tidak pernah merokok," ujar pimpinan studi, Dr John Cole dari The University of Maryland School of Medicine di Baltimore.



Adapun partisipan wanita yang merokok paling banyak menghadapi risiko stroke tertinggi pula. Misalnya, wanita yang merokok sebanyak 21-39 batang rokok sigaret per hari berisiko 4,3 kali lebih tinggi dibandingkan nonperokok. Terlebih lagi mereka yang merokok sampai dua pak (40 batang) per hari, berisiko 9,1 kali lebih tinggi dibandingkan mereka yang sama sekali tak pernah mengisap rokok. Seluruh hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam the American Heart Association's Journal Stroke.

Dengan adanya penelitian ini, masyarakat juga jadi terbuka bahwa frekuensi dan jumlah batang rokok yang dihabiskan ternyata berpengaruh pada derajat potensi stroke.

"Lebih sering Anda merokok, lebih besar pula peluang terkena stroke. Hal terbaik yang harus dilakukan adalah berhenti total merokok. Namun, jika belum mampu, kurangi jumlah rokok yang Anda isap," sarannya.

Selain risiko stroke, kanker paru dan kanker hati, para perokok juga harap berhati-hati jika tak ingin pikun. Seorang peneliti dari Belanda melaporkan bahwa peluang para perokok untuk mengalami penyakit alzheimer atau bentuk demensia (kepikunan) lainnya lebih besar ketimbang mereka yang telah berhenti merokok atau sama sekali belum pernah merokok.

Dr Monique Breteler dan koleganya dari Erasmus Medical Center di Rotterdam Belanda dalam penelitiannya mendapati para perokok berusia di atas 55 tahun kemungkinannya 50 persen mengalami demensia dibanding nonperokok pada usia yang sama.
Dalam penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal neurologi itu, Breteler dan koleganya melibatkan 7.000 partisipan berusia 55 tahun atau lebih, dengan jangka waktu penelitian tujuh tahun. Selama kurun waktu tersebut, diperoleh data bahwa 706 partisipan terkena demensia.

Seperti diketahui, terdapat aspek genetik yang dikenal dapat meningkatkan risiko terkena demensia, yaitu apolipoprotein E4 (APOE4).

Merokok memang tidak memengaruhi risiko terkena alzheimer pada partisipan yang memiliki gen tersebut. Namun, mereka yang tidak punya gen APOE4 sekalipun tetap berisiko 70 persen terkena alzheimer jika mereka merokok.

"Merokok dapat menyebabkan stroke ringan yang bisa berdampak pada kerusakan otak dan menyebabkan demensia," ujar Breteler.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Sering Berhubungan Seksual Memicu Kanker Mulut Rahim

SEMUA perempuan tahu bahwa kanker mulut rahim (serviks) adalah momok. Selain ada obatnya, kanker ini berujung pada kematian. Masalahnya, banyak yang belum tahu dan sadar bahwa kanker jenis ini disebabkan oleh banyak faktor. Salah satu faktor ini disebabkan sering berhubungan seksual dengan pasangan yang berbeda.

Menurut dr Ivan R Sini, SpOG, MD, FRANZCOG GDRM, Spesialis Kebidanan dan Kandungnan dari Bunda International Clinic, Jakarta, kanker mulut rahim belum diketahui penyebabnya. Menurut penelitian terbaru, virus HPV adalah salah satu pemicunya. Virus ini menjangkiti wanita jika pasangannya mengidap virus itu.

Wanita perokok juga rawan terkena kanker ini karena nikotin mempengaruhi selaput lendir. "Pengidap kanker ini biasanya perempuan usia produktif, aktif berhubungan seksual, sering berganti pasangan seksual, kawin dalam usia relatif muda (kurang dari 17 tahun) dan sering melahirkan," terangnya.



Gejala kanker mulut rahim adalah keputihan yang lama dan tidak diobati dengan baik, keputihan yang berbau, terjadi pendarahan (contact bleeding) pada saat berhubungan seksual. Pada tahap displasia sampai stadium 1, praktis tanpa keluhan. Baru menginjak stadium 1A-3B terdapat keluhan. Pada stadium 4B sel kanker sudah menjalar ke otak dan paru-paru.

Menurut Ivan, hampir 90 persen kasusnya berasal dari epitel permukaan (epitel skuamosa), di mana ditemukan keadaan yang disebut pembakal kanker atau prakanker, mulai dari yang ringan sampai menjadi karsinoma in situ (stadium 0) yang semuanya dapat didiagnosa dengan screening. Dalam perkembangannya, terjadi perubahan atau perpindahan dari satu tingkat ke tingkat yang lain.

Untuk berubah, diperlukan keadaan yang "cocok". Sehingga untuk menjadi kanker diperlukan waktu 10-20 tahun. Namun, jika sudah menjadi kanker stadium awal, penyakit ini dapat menyebar ke daerah di sekitar mulut rahim. Kondisi prakanker sampai karsinoma in situ sering tak menunjukkan gejala karena proses penyakitnya berada di dalam lapisan epitel dan belum menimbulkan perubahan yang nyata. Gejala yang kemudian timbul adalah keputihan, pendarahan pascasanggama dan pengeluaran cairan encer dari vagina. Jika sudah invasif, akan ditemukan gejala seperti pendarahan spontan, pendarahan pascasanggama, keluarnya cairan (keputihan) dan rasa tak nyaman saat berhubungan seksual.

Penyakit kanker mulut rahim membutuhkan waktu yang cukup lama dari kondisi normal sampai menjadi kanker. Ada beberapa faktor yang langsung maupun tak langsung. Pertama, screening atau penapisan. Displasia sering ditemukan pada usia 20 tahun. Karsinoma in situ pada usia 25-35 tahun dan kanker serviks invasif pada usia 40 tahun.

Kedua, penularan melalui hubungan seksual. Penelitian menunjukkan tingginya kanker serviks pada perempuan lajang dan menikah pada usia muda dan meningkatan dua kali lipat pada perempuan yang berhubungan seksual sebelum usia 16 tahun. "Juga meningkat pada perempuan dengan seksual partner yang multiple," katanya.

Ketiga, peran pasangan pria. Perempuan yang menikah dengan laki-laki yang pernah mempunyai istri menderita kanker mulut rahim, akan tertular juga. Keempat, karakteristik reproduksi dan menstruasi, dan faktor rokok.

Pencegahan efektif adalah pendeteksian dini dengan pemeriksaan pap smear. Semakin dini sel-sel abnormal terdeteksi, semakin rendah risiko kanker mulut rahim. Sebaiknya kaum wanita melakukan pemeriksaan pap smear setahun sekali setelah berhubungan seks, atau tiga bulan setelah melahirkan.

Pencegahan kanker serviks, tegas Ivan, merupakan langkah yang mesti dilakukkan. Caranya adalah mencegah hubungan seksual pada usia dini, menghindari hubungan seksual dengan pria yang pernah menikah dengan perempuan yang menderita kanker mulut rahim, tidak berhubungan seksual dengan pasangan yang berbeda-beda dan tidak merokok, makan sayuran berwarna hijau tua dan kuning, yaitu sayuran yang banyak mengandung betakaroten, Vitamin C dan Vitamin E, dan vaksinasi terhadap virus papiloma. "Pemberian vaksin dilakukan sedini mungkin sebelum seseorang aktif melakukan hubungan seksual," tegas Ivan.

Pengobatan ditentukan oleh berat-ringan atau stadiumnya. Umumnya, operasi menjadi pilihan pertama pada stadium awal. Penyinaran dan pemberian sitostatika (kemoterapi), untuk kasus yang lanjut atau khusus. Ada juga gabungan dari operasi dan radiasi, operasi dan kemoterapi, atau operasi, radiasi dan kemoterapi.

Masing-masing terapi dilakukan menurut stadium kanker dan dengan pertimbangan kaidah dan risiko bagi pasien. Stadium O atau disebut juga lesi prakanker sangat mudah diobati dengan tindakan lokal. Pada stadium 1 (A dan B), pilihan pengobatan adalah operasi. Tetapi stadium 2B tidak lagi dioperasi, tetapi dilakukan radiasi dan kemoterapi. Stadium 3 dan 4 adalah stadium lanjut (A dan B). Pada stadium ini pun biasanya dilakuan radiasi dan kemoterapi.


Sumber: www.lifestyle.okezone.com

Jumat, 20 Mei 2011

Ibu Hamil Perokok Pasif Berisiko Lahirkan Bayi Berberat Badan Rendah

CUACA terik ibu kota tak menghentikan langkah karyawan-karyawan untuk keluar kantor sejenak menik mati istirahat siang. Sambil menunggu antrean pesanan makanan datang, tampak seorang ibu hamil mengibas-ibas tangan di depan wajahnya. Ia berusaha menepis gumpalan asap rokok di sekitarnya. Ironis memang melihat pemandangan yang lumrah terjadi di masyarakat. Bagimana sebenarnya bahaya ibu hamil sebagai perokok pasif?

Hasil penelitian terbaru dari Journal of the American College of Cardiology edisi Mei 2008, mengungkapkan bahwa berada 30 menit lamanya dalam ruangan penuh asap rokok dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah yang cukup berat. Sehingga akan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.


Dampak Negatif

Hal senada diungkapkan dr Sofani Munzila SpOG dari YPR Hospital Menteng, Jakarta Pusat. "Bahaya perokok pasif tak ubahnya dengan perokok aktif. Pengaruh yang paling sering terjadi yaitu janin terlahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, keguguran, terganggunya suplai oksigen dari ibu ke janin, gangguan pada pembuluh darah," paparnya.



Lebih lanjut ia menjelaskan kemungkinan efek jangka panjang yang dapat terjadi, "Kondisi suplai oksigen yang kurang baik serta berat badan yang rendah, otomatis dapat memengaruhi kemantangan perkembangan organ (maturitas). Dan jika penyaluran oksigen ke otak terhambat, kemungkinan menyebabkan terjadinya gangguan pada kecerdasan si anak kelak," terangnya.

Wanita lulusan Universitas Indonesia ini bahkan mengakui bahwa perokok pasif justru dua kali dirugikan daripada si perokok itu sendiri. "Karena ibu hamil menghisap asap utama dan asap sampingan. Asap utama adalah asap rokok yang terhisap langsung masuk ke paru-paru perokok lalu di hembuskan kembali. Sedangkan asap sampingan yakni asap rokok yang dihasilkan oleh ujung rokok yang terbakar," urainya.


Asap Rokok Beracun

Lalu, apa saja kandungan asap rokok? Ternyata, asap rokok mengandung sekitar 4000 bahan kimia beracun, 43 di antaranya bersifat karsinogen (penyebab kanker). Zat-zat berbahaya yang terkandung dalam asap rokok di antaranya nikotin, tar, karbon monoksida (CO) dan sebagainya. Nikotin dapat merusak jantung dan sirkulasi darah. Selain itu, nikotin juga membuat pemakainya kecanduan. Tar mengandung bahan kimia beracun yang bisa merusak sel paru-paru dan menyebabkan kanker. Sedangkan karbon monoksida dapat mengakibatkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen.


Perbanyak Konsumsi Vitamin C dan E

Sofani menegaskan kandungan asap rokok merupakan polutan yang bisa berakibat efek teratogenik (mencetuskan kelainan atau abnormalitas pada janin). Oleh karenanya, jika memang ibu hamil sering terpapar asap rokok, maka dianjurkan untuk mengonsumsi obat-obatan antioksidan. "Dokter kandungan akan mempertimbangkan seberapa perlu ia diberikan obat antioksidan. Jadi, harus dipertimbangkan dan tentu berbeda tiap kasus," ulasnya.

Ia menambahkan, "Biasanya dokter akan memberikan vitamin C dan E. Sebab antioksidan yang paling baik terdapat dalam keduanya. Jadi ibu hamil disarankan untuk banyak mengonsumsi buah dan sayuran."


Sumber: www.lifestyle.okezone.com
 

Sample text

Sample Text

Sample Text