Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label Artikel Lain tentang Lanjut Usia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lain tentang Lanjut Usia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 05 Mei 2012

Penyakit di Balik Mata Kering

Menjaga kesehatan mata tak bisa dianggap remeh. Mata kering misalnya, disebabkan karena kekurangan asupan seperti omega-3.

Mata kering juga disebabkan adanya beberapa penyakit. Berikut paparan penyakit yang menyebabkan terjadinya mata kering, sebagaimana dilansir Dailymail.

Menopause

Menopause menyebabkan perubahan tingkat hormon, serta mempengaruhi mekanisme pelumasan mata, kata David Allamby, seorang ahli bedah mata dan direktur medis dari Klinik Fokus Laser Eye di London.

Mata menjadi kurang cairan untuk membersihkan seluruh permukaan mata sehingga menyebabkan mata kering.

Untuk mengatasi masalah itu, tutup mata Anda selama 20 detik setiap 10 menit, saran James Ball, konsultan ahli bedah mata di Rumah Sakit St James di Leeds. Bekerja di kantor ber-AC, atau menggunakan lensa kontak terlalu lama juga dapat menyebabkan mata kering (AC mengering, sementara lensa kontak menyerap banyak kelembapan di mata).

Jika Anda membutuhkan tetes mata untuk mata kering, pilih merek tanpa pengawet benzalkonium klorida, yang dapat menyebabkan iritasi. Hal tersebut dapat dilihat di belakang botol.

Tetes mata yang paling mengandung bahan pengawet untuk menghambat bakteri karena mereka digunakan lagi dan lagi. Tetes mata tanpa pengawet dibuat dalam satu tabung berdosis yang harus segera digunakan ketika dibuka, atau tak lebih dari satu hari. Selain menggunakan tetes mata, mata kering dapat dibantu dengan mengambil suplemen omega 3,6 dan 9.

Sindrom sjogren

Sindrom sjogren adalah sebuah kelainan autoimun di mana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Sindrom ini dinamakan dari seorang ahli penyakit mata Henrik Sjogren (1899-1986) dari Swedia, yang pertama kali memaparkan penyakit ini. Sindrom Sjogren selalu dihubungkan dengan kelainan rheumatik seperti arthritis rheumatoid dan terdapat faktor rheumatoid positif pada 90 persen dari jumlah kasus. Gejala-gejala utama pada sindrom ini adalah kekeringan mulut dan mata.

Keratitis

Keratitis merupakan kelainan akibat terjadinya infiltrate sel radang pada kornea yang akan mengakibatkan kornea menjadi keruh, biasanya diklasifikasikan dalam lapisan yang terkena seperti keratitis superficial, intertitisial, dan profunda.
Salah satu penyebabnya adalah mata kering. Gejalanya seperti mata terasa perih, gatal, dan seperti ada kotoran.


Sumber: okezone.com

Penyakit di Balik Mata Kering

Menjaga kesehatan mata tak bisa dianggap remeh. Mata kering misalnya, disebabkan karena kekurangan asupan seperti omega-3.

Mata kering juga disebabkan adanya beberapa penyakit. Berikut paparan penyakit yang menyebabkan terjadinya mata kering, sebagaimana dilansir Dailymail.

Menopause

Menopause menyebabkan perubahan tingkat hormon, serta mempengaruhi mekanisme pelumasan mata, kata David Allamby, seorang ahli bedah mata dan direktur medis dari Klinik Fokus Laser Eye di London.

Mata menjadi kurang cairan untuk membersihkan seluruh permukaan mata sehingga menyebabkan mata kering.

Untuk mengatasi masalah itu, tutup mata Anda selama 20 detik setiap 10 menit, saran James Ball, konsultan ahli bedah mata di Rumah Sakit St James di Leeds. Bekerja di kantor ber-AC, atau menggunakan lensa kontak terlalu lama juga dapat menyebabkan mata kering (AC mengering, sementara lensa kontak menyerap banyak kelembapan di mata).

Jika Anda membutuhkan tetes mata untuk mata kering, pilih merek tanpa pengawet benzalkonium klorida, yang dapat menyebabkan iritasi. Hal tersebut dapat dilihat di belakang botol.

Tetes mata yang paling mengandung bahan pengawet untuk menghambat bakteri karena mereka digunakan lagi dan lagi. Tetes mata tanpa pengawet dibuat dalam satu tabung berdosis yang harus segera digunakan ketika dibuka, atau tak lebih dari satu hari. Selain menggunakan tetes mata, mata kering dapat dibantu dengan mengambil suplemen omega 3,6 dan 9.

Sindrom sjogren

Sindrom sjogren adalah sebuah kelainan autoimun di mana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Sindrom ini dinamakan dari seorang ahli penyakit mata Henrik Sjogren (1899-1986) dari Swedia, yang pertama kali memaparkan penyakit ini. Sindrom Sjogren selalu dihubungkan dengan kelainan rheumatik seperti arthritis rheumatoid dan terdapat faktor rheumatoid positif pada 90 persen dari jumlah kasus. Gejala-gejala utama pada sindrom ini adalah kekeringan mulut dan mata.

Keratitis

Keratitis merupakan kelainan akibat terjadinya infiltrate sel radang pada kornea yang akan mengakibatkan kornea menjadi keruh, biasanya diklasifikasikan dalam lapisan yang terkena seperti keratitis superficial, intertitisial, dan profunda.
Salah satu penyebabnya adalah mata kering. Gejalanya seperti mata terasa perih, gatal, dan seperti ada kotoran.


Sumber: okezone.com

5 Makanan Penajam Penglihatan

Sejumlah pilihan gaya hidup, seperti tidak merokok, ditengarai mampu melindungi Anda dari serangan age-related macular degeneration (AMD). AMD adalah gangguan penglihatan yang menyerang seiring bertambahnya usia. Temukan jenis makanan untuk melindungi jendela hati Anda.

Menurut Eating Well, lebih dari 8 juta warga Amerika mengalami AMD, gangguan penglihatan yang tak bisa diperbaiki dengan mudah. AMD adalah keadaan di mana maculapusat retina dan bagian dari mata yang memungkinkan Anda untuk melihat detail dengan baikmulai mengalami penurunan fungsi.

Gangguan ini mengakibatkan pandangan kabur dan seiring waktu, membuat Anda sulit membaca, mengendarai kendaraan, atau bahkan mengenali wajah. AMD menyebabkan kebutaan pada orang berusia di atas 60 tahun.

Usia senja menjadi faktor risiko terbesar untuk AMD. Satu kajian menemukan fakta bahwa penyakit tersebut jarang terjadi pada usia pertengahan. Kemudian, wanita dengan riwayat keluarga menderita AMD akan memperbesar risiko. Para perokok aktif risikonya terhadap AMD juga meningkat hingga lima kali lipat.

Menurut Rachel K Johnson, profesor nutrisi pada University of Vermont, beberapa jenis makanan mampu membentengi mata Anda dari AMD. Berikut di antaranya, seperti dibeberkan Eating Well.

Tambah pemasukan antioksidan

Banyak kajian menunjukkan bahwa orang dengan antioksidan rendah cenderung mudah mengalami AMD dibanding mereka yang mengonsumsi banyak sumber antioksidan. Antioksidan termasuk vitamin C (jeruk, kiwi, dan brokoli), vitamin E (minyak sayur, kacang-kacangan, dan alpukat), serta lutein dan zeaxanthinnutrisi yang terdapat pada daun berwarna hijau (bayam, kangkung, sawi).

Antioksidan memberantas radikal bebas sehingga sel-sel tubuh mendapatkan asupan oksigen dengan lebih baik, termasuk mata. Sementara lutein dan zeaxanthin ibarat sunglasses alami yang membantu membentuk pigmen macular untuk menyaring efek buruk sinar matahari.

Makan kuning telur

Kebanyakan kita menjauhi kuning telur karena khawatir dengan kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi, padahal kuning telur kaya lutein dan zeaxanthin. Thomas Wilson PhD, peneliti pada Center for Health and Disease Research, University of Massachusetts-Lowell menegaskan, mereka yang mengonsumsi telur dua kali sehari secara signifikan lutein dan zeaxanthin-nya meningkat, tanpa mendongkrak jumlah LDL atau kolesterol jahat.

Ikan berlemak

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 88 ribu partisipan menegaskan bahwa makan setidaknya dua porsi ikan berlemak (salmon, sarden, mackerel, ikan baring) setiap minggu, maka sepertiga lebih kecil kemungkinan untuk mengembangkan AMD daripada mereka yang tidak. Kandungan asam lemak omega-3, khususnya DHA dalam ikan adalah komponen kunci sel saraf dalam retina.

Suplemen

Bentuk suplemen dosis tinggi dengan kandungan beberapa nutrien di dalamnya membantu tubuh mengurangi risiki AMD secara signifikan. Kalau Anda berisiko terhadap AMD, bicarakan pada dokter mata untuk mengonsumsi suplemen formula kesehatan mata.

Suplemen ini mengandung 10 mg lutein (setara dengan 3 cangkir bayam), 2 mg zeaxanthin, dan 1 gr total EPA dan DHA (setara dengan konsumsi 3 ons salmon). Tapi ingat, konsumsilah suplemen hanya jika dibutuhkan, berdasarkan pertimbangan medis.

Kontrol tekanan darah dan berat badan

Menurut American Academy of Ophthalmology, orang dengan tekanan darah tinggi cenderung mudah terkena AMD. Sebabnya adalah peningkatan tekanan darah merusak pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke mata. Akhirnya, sulit bagi gizi yang dibawa oleh darah untuk memberikan perlindungan pada retina.

Program menurunkan berat badan juga dapat membantu. Lemak tubuh adalah gudang penyimpanan nutrisi yang larut dalam lemak, dan kelebihan jaringan lemak membuat macula kekurangan beberapa nutrisi pelindung mata..


Sumber: okezone.com

5 Makanan Penajam Penglihatan

Sejumlah pilihan gaya hidup, seperti tidak merokok, ditengarai mampu melindungi Anda dari serangan age-related macular degeneration (AMD). AMD adalah gangguan penglihatan yang menyerang seiring bertambahnya usia. Temukan jenis makanan untuk melindungi jendela hati Anda.

Menurut Eating Well, lebih dari 8 juta warga Amerika mengalami AMD, gangguan penglihatan yang tak bisa diperbaiki dengan mudah. AMD adalah keadaan di mana maculapusat retina dan bagian dari mata yang memungkinkan Anda untuk melihat detail dengan baikmulai mengalami penurunan fungsi.

Gangguan ini mengakibatkan pandangan kabur dan seiring waktu, membuat Anda sulit membaca, mengendarai kendaraan, atau bahkan mengenali wajah. AMD menyebabkan kebutaan pada orang berusia di atas 60 tahun.

Usia senja menjadi faktor risiko terbesar untuk AMD. Satu kajian menemukan fakta bahwa penyakit tersebut jarang terjadi pada usia pertengahan. Kemudian, wanita dengan riwayat keluarga menderita AMD akan memperbesar risiko. Para perokok aktif risikonya terhadap AMD juga meningkat hingga lima kali lipat.

Menurut Rachel K Johnson, profesor nutrisi pada University of Vermont, beberapa jenis makanan mampu membentengi mata Anda dari AMD. Berikut di antaranya, seperti dibeberkan Eating Well.

Tambah pemasukan antioksidan

Banyak kajian menunjukkan bahwa orang dengan antioksidan rendah cenderung mudah mengalami AMD dibanding mereka yang mengonsumsi banyak sumber antioksidan. Antioksidan termasuk vitamin C (jeruk, kiwi, dan brokoli), vitamin E (minyak sayur, kacang-kacangan, dan alpukat), serta lutein dan zeaxanthinnutrisi yang terdapat pada daun berwarna hijau (bayam, kangkung, sawi).

Antioksidan memberantas radikal bebas sehingga sel-sel tubuh mendapatkan asupan oksigen dengan lebih baik, termasuk mata. Sementara lutein dan zeaxanthin ibarat sunglasses alami yang membantu membentuk pigmen macular untuk menyaring efek buruk sinar matahari.

Makan kuning telur

Kebanyakan kita menjauhi kuning telur karena khawatir dengan kandungan kolesterolnya yang cukup tinggi, padahal kuning telur kaya lutein dan zeaxanthin. Thomas Wilson PhD, peneliti pada Center for Health and Disease Research, University of Massachusetts-Lowell menegaskan, mereka yang mengonsumsi telur dua kali sehari secara signifikan lutein dan zeaxanthin-nya meningkat, tanpa mendongkrak jumlah LDL atau kolesterol jahat.

Ikan berlemak

Sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 88 ribu partisipan menegaskan bahwa makan setidaknya dua porsi ikan berlemak (salmon, sarden, mackerel, ikan baring) setiap minggu, maka sepertiga lebih kecil kemungkinan untuk mengembangkan AMD daripada mereka yang tidak. Kandungan asam lemak omega-3, khususnya DHA dalam ikan adalah komponen kunci sel saraf dalam retina.

Suplemen

Bentuk suplemen dosis tinggi dengan kandungan beberapa nutrien di dalamnya membantu tubuh mengurangi risiki AMD secara signifikan. Kalau Anda berisiko terhadap AMD, bicarakan pada dokter mata untuk mengonsumsi suplemen formula kesehatan mata.

Suplemen ini mengandung 10 mg lutein (setara dengan 3 cangkir bayam), 2 mg zeaxanthin, dan 1 gr total EPA dan DHA (setara dengan konsumsi 3 ons salmon). Tapi ingat, konsumsilah suplemen hanya jika dibutuhkan, berdasarkan pertimbangan medis.

Kontrol tekanan darah dan berat badan

Menurut American Academy of Ophthalmology, orang dengan tekanan darah tinggi cenderung mudah terkena AMD. Sebabnya adalah peningkatan tekanan darah merusak pembuluh darah dan menghambat aliran darah ke mata. Akhirnya, sulit bagi gizi yang dibawa oleh darah untuk memberikan perlindungan pada retina.

Program menurunkan berat badan juga dapat membantu. Lemak tubuh adalah gudang penyimpanan nutrisi yang larut dalam lemak, dan kelebihan jaringan lemak membuat macula kekurangan beberapa nutrisi pelindung mata..


Sumber: okezone.com
 

Sample text

Sample Text

Sample Text