Social Icons

Pages

Kamis, 04 Juli 2013

Manfaat Bercinta Pagi-pagi

shutterstock
Sentuh si dia di bagian-bagian ini agar makin bergairah.
Jakarta — Alarm pagi sering kali menjengkelkan bagi semua orang, tetapi mungkin tidak lagi setelah menganggapnya sebagai "panggilan cinta".

Dibandingkan malam hari, memang hanya sedikit orang yang menyukai hubungan seks pada pagi hari. Waktu yang sempit, harus menyiapkan diri untuk bekerja, sampai kurang pede karena belum mandi menjadi alasan mengapa seks pada pagi hari kurang diminati.

Menurut Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction, orang berusia 18 hingga 29 tahun rata-rata melakukan hubungan seks sebanyak 112 kali per tahun, sedangkan mereka yang berusia 30-39 tahun rata-rata 86 kali per tahun, dan usia 40-49 tahun sekitar 69 kali per tahun.

Sementara itu, menurut studi dalam Journals of Circadian Rhythms, 58 persen pasangan bercinta mulai dari pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari di akhir pekan, dan hanya sedikit yang melakukannya pada pukul 06.00 pagi di hari Senin.

Padahal Glen Rowan, seksolog dari Sowetan di Afrika Selatan, mengatakan, pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berhubungan seks. Pasalnya, ereksi umumnya lebih mudah dilakukan pada pagi hari sehingga rangsangan kecil saja sudah mampu membuat ereksi.

Selain itu, ada sejumlah manfaat lain yang dapat dipetik dari bercinta pada pagi hari. Berikut ini 5 di antaranya:

1. Meningkatkan imunitas
Produksi antibodi yang melindungi dari infeksi (imunoglobulin A/IgA) meningkat selama bercinta pada pagi hari. Saat beraktivitas seksual, antibodi IgA ditemukan di kelenjar mukosa kelamin wanita yang membuat batasan untuk mencegah transmisi infeksi penyakit.

2. Memperbaiki mood
Bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki mood karena kadar serotonin yang disekresi selama aktivitas seksual. Seks merupakan cara alami untuk memperbaiki mood karena saat orgasme, produksi serotonin meningkat di otak.

3. Memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita
Rutin bercinta pada pagi hari dapat memperbaiki kualitas sperma pria dan fertilitas wanita. Studi yang dilakukan di Sydney IVF Clinic di Wollongong, Australia, menemukan, pria yang lebih sering melakukan ejakulasi memiliki lebih sedikit DNA sperma yang rusak. Semakin sedikit DNA sperma yang rusak, maka semakin besar kemungkinan fertilitas wanita meningkat.

4. Memperbaiki warna dan tekstur kulit dan rambut
Orgasme yang dicapai saat seks pada pagi hari memicu sekresi senyawa kimia yang dapat meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh sehingga memperbaiki warna dan tekstur kulit, bahkan rambut. Sirkulasi darah yang meningkat selama bercinta juga membantu memperbanyak asupan oksigen dalam tubuh sehingga memperbaiki kilau wajah.

5. Mengurangi risiko penyakit kardiovaskular
Sebuah studi menemukan, orang yang melakukan hubungan seks pada pagi hari selama beberapa kali dalam seminggu memiliki risiko serangan jantung yang berkurang hingga separuhnya.

Setelah Usia 35 Tahun Wanita Sulit Hamil?

shutterstock
Jakarta - Kesuburan seorang wanita dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah usia. Di atas usia 35 tahun kesuburan wanita akan menurun.

Meski Anda masih merasa muda di usia yang matang ini, tetapi sebenarnya sel telur menjadi lebih rapuh dan tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya.

"Wanita yang berusia pertengahan tiga puluhan untuk hamil dengan sehat memang bisa. Namun tidak bisa dipungkiri ada juga yang gagal hamil," kata Alyssa Dweck, dokter kebidanan dan kandungan dari New York.

Hal ini diperkuat penelitian yang dilakukan American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG). Riset dilakukan pada wanita yang melakukan transfer embrio pada 2006.

Hasil studi menunjukkan, 44,9 persen kelahiran terjadi pada wanita yang berusia lebih muda dari 35 tahun. Sedangkan wanita di usia 35-37 mendapat porsi 37,3 persen. Persentase lebih kecil diperoleh wanita berusia 38-40 tahun sebesar 26,6 persen.

Urutan selanjutnya ditempati wanita usia 41-42 tahun dengan 15,2 persen. Porsi paling kecil ditempati wanita usia 43-44 dengan 6,7 persen.

Ketika sel telur didapatkan dari donor wanita muda, sekitar 54 persen transfer menghasilkan kelahiran secara sehat, tak peduli berapa usia penerima. Dengan kata lain, sebenarnya sel telur menjadi lebih gampang rusak seiring dengan peningkatkan usia.  

Gagalnya kehamilan pada wanita yang lebih tua juga diakibatkan oleh gangguan kesehatan yang berpengaruh pada kesuburan. Misalnya saja diabetes, obesitas, dan tekanan darah tinggi.

Menurut Dweck, gangguan penyakit itu akan mempengaruhi kemampuan wanita mempertahankan dan membuat lingkungan rahim yang sesuai bagi janin.

Wanita tua yang berhasil hamil juga berisiko melahirkan janin dengan kelainan kromosom, misal Down Syndrome. Para ibu juga menghadapi risiko tinggi adanya komplikasi selama di ruang bersalin. Kesulitan untuk hamil juga disebabkan oleh berkurangnya frekuensi bercinta wanita berusia matang.

Bila wanita masih ingin hamil walau usia sudah lebih dari 35 tahun, Dweck menyarankan untuk berkonsultasi dulu dengan dokter kandungan terpercaya.

"Lakukan juga pemeriksaan untuk melihat kondisi tubuh. Sehingga diketahui apakah ibu benar-benar siap hamil dan melahirkan janinnya," katanya.

Tetapi pada akhirnya kehamilan adalah sebuah misteri. Ada wanita berusia 20-an tahun yang tak kunjung hamil, sementara ada wanita berusia 40 tahun yang hamil dengan mudah.

Dengan menjalani hidup sehat, kesempatan hamil saat berusia lebih dari 35 tahun tentu bukan halangan. "Namun karena kita tidak bisa memprediksi masalah, akan lebih baik jika hamil di awal usia 30 tahun,"katanya.

Selasa, 02 Juli 2013

Mengapa Pria yang Ejakulasi Dini Harus Segera ke Dokter? Ini Alasannya


(Foto: Thinkstock)

Jakarta, Ejakulasi dini (ED) terjadi karena pria mengalami ejakulasi lebih awal daripada pasangannya saat berhubungan seksual. Kondisi ini dialami oleh 20-30 persen pria di penjuru dunia. Namun penyebab pasti berikut solusi kondisi ini sendiri masih belum banyak diketahui orang. Hanya saja pakar sepakat agar pria manapun yang mengalami ejakulasi dini harus segera mendiskusikannya dengan dokter. Apa sebabnya?

Ada dua jenis ejakulasi dini: seumur hidup dan sekunder. Ejakulasi dini seumur hidup ditandai dengan ejakulasi yang terjadi satu menit setelah penetrasi ke vagina atau ketidakmampuan seorang pria untuk menunda ejakulasinya. Sedangkan ejakulasi dini sekunder memiliki karakteristik yang sama dengan ejakulasi dini seumur hidup namun terjadi setelah seorang pria berhubungan seksual namun tanpa dibarengi dengan ejakulasi dini.

Kedua jenis ejakulasi dini tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor yang bisa dikelola maupun tidak. Kondisi biologis, psikologis, gangguan kecemasan, masalah hubungan dan disfungsi ereksi hanyalah salah satu dari sedikit penyebab di balik kondisi ini. Penyebab lainnya bisa jadi berkaitan dengan perubahan hormon, perubahan fungsi urologis serta perubahan fungsi saraf yang menyuplai penis.

Namun yang paling penting, pria tak perlu merasa berkecil hati atau malu untuk berhubungan seksual dengan pasangan jika mengalami kondisi ini karena manfaat bercinta itu sendiri lebih besar daripada efek ejakulasi dini.

Para pria juga tak usah malu atau menutup diri ketika mendiskusikan hal ini dengan dokter mereka. Banyak dokter yang dapat membantu pria penderita ejakulasi dini untuk menentukan solusi terbaik sesuai dengan kasus yang mereka alami.

Seperti dilansir Foxnews, Selasa (2/7/2013), beberapa solusi yang sering digunakan penderita ejakulasi dini diantaranya:


1. Antidepresan
Antidepresan tertentu dapat diresepkan untuk mengobati ejakulasi dini karena efek samping orgasme tertunda mereka. Namun tidak semua antidepresan disetujui untuk menanggulangi ejakulasi dini sehingga Anda perlu membicarakan risiko dan manfaatnya terlebih dulu dengan dokter Anda.

2. Anestesi topikal
Anestesi topikal berbentuk krim yang mengandung lidocaine atau prilocaine telah lama diketahui dapat menurunkan sensasi pada penis dan menunda ejakulasi. Kendati begitu, solusi ini bisa berdampak terhadap sensitivitas alat kelamin wanita dan mengurangi kenikmatan yang dirasakannya saat bercinta.

3. Terapi seksual
Masturbasi dan applied strategic pressure telah lama digunakan dalam terapi seksual untuk mengobati ejakulasi dini. Secara umum, pasangan seringkali dilibatkan dalam terapi seksual dan terdapat sejumlah teknik yang hanya dapat dilakukan oleh pasangan untuk mengobati kondisi tersebut.

4. Pemakaian kondom
Di samping sejumlah manfaat lain yang menyertai penggunaan kondom saat bercinta, hal ini juga terbukti dapat mengurangi rangsangan sekaligus memperpanjang waktu sebelum terjadinya ejakulasi, alias menunda ejakulasi. Tapi ingat, hindari kondom yang 'terlalu tipis' untuk mencegah efek dari rangsangan berlebihan.

5. Memperlambat seks
Memperlambat aktivitas seksual akan mengurangi tekanan untuk melakukan performa seksual terbaik dan menghilangkan kecemasan Anda. Coba juga beberapa posisi seks yang tak membutuhkan banyak tekanan di bagian-bagian penis yang sensitif.

6. Pengelolaan hormon
Segala jenis hormon bertanggung jawab untuk menjaga sistem tubuh Anda bekerja dengan benar sehingga jika terjadi perubahan sedikit saja, hal itu sudah bisa mempengaruhi fungsi seksual Anda. Untuk itu, awasi kadar hormon Anda dan bekerja samalah dengan dokter untuk mencapai dan mempertahankan keseimbangan hormon Anda seiring pertambahan usia.

Selain itu, setiap pria yang mengalami ejakulasi dini perlu tahu bahwa ejakulasi dini bukanlah akhir dari hubungan seksual. Justru kondisi ini tak boleh disepelekan dan harus didiskusikan dengan dokter demi menjaga kesejahteraan mental dan fisik seorang pria.

Janin Sehat Berkat Gizi Berkualitas


pregnant
JAKARTA- Setiap wanita hamil tentu mendambakan kehamilan yang sehat dan kelak melahirkan bayi yang sehat pula. Untuk itu, wanita hamil perlu menjaga kesehatan diri dan janin di sepanjang kehamilannya. Salah satunya dengan memerhatikan kebutuhan gizi. Ya, apapun yang dikonsumsi, akan berpengaruh pada kesehatan wanita hamil itu sendiri dan janinnya.


Oleh karena itu, wanita hamil perlu mengatur pola makan dengan baik. Pilihlah makanan yang sehat dengan variasi bahan makanan yang mengandung keragaman zat gizi seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Itulah kunci dari menu makanan bergizi seimbang.

Secara umum, ada tiga manfaat utama zat gizi pada kehamilan, yaitu :

1.  Sebagai sumber energi bagi wanita hamil dan janin
2.  Membantu pertumbuhan, perbaikan jaringan dan organ tubuh
3.  Melindungi wanita hamil dari infeksi dan   penyakit, membantu memfungsikan  semua sistem secara memadai termasuk  pada janin.

Bila wanita hamil kekurangan asupan makanan, dikhawatirkan menimbulkan risiko bagi diri dan juga calon bayi kelak. Misalnya, tumbuh kembang janin terganggu atau bayi lahir prematur. Karena itulah, wanita hamil perlu mencukupi kebutuhan gizinya.

Berikut merupakan beberapa zat gizi yang sebaiknya dipenuhi selama masa kehamilan agar janin dapat berkembang baik :

Kalori

Selama kehamilan trimester pertama, asupan kalori perlu ditambah 180 kkal per hari. Lalu, selama trimester kedua dan ketiga kehamilan asupan kalori ditambah 300 kkal. Sekitar 55% kalori berasal dari sumber karbohidrat, 35% dari lemak nabati dan hewani, 10% dari protein dan sisanya dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Protein

Wanita hamil membutuhkan protein sebanyak 60 gram per hari. Sumber protein hewani bisa diperoleh dari daging sapi, unggas, ikan, susu, telur. Protein nabati bisa diperoleh dari tahu, tempe, mentega, kacang-kacangan, dan lainnya. Protein dibutuhkan sebagai sumber kalori, pembentukan sel dan darah, pembangunan sel-sel baru pada janin dan juga untuk pembentukan semua bahan pengatur seperti hormon ibu dan janin.

Lemak

Asam lemak esensial (omega-3 dan omega-6) sangat penting untuk perkembangan otak janin. Makanan yang menjadi sumber omega-3 bisa diperoleh dari sayuran, daging, dan telur. Sedangkan sumber omega-6 dari kacang kedelai, ikan tuna, ikan sarden, mackerel, dan juga salmon.

Vitamin

Berbagai jenis vitamin juga sangat dibutuhkan oleh ibu hamil seperti :

- Vitamin A, berperan untuk pertumbuhan gigi dan tulang, pemeliharan kulit, fungsi mata, rambut, dan juga mencegah kelainan bawaan.

- Vitamin B1. Wanita hamil memerlukan asupan vitamin B1 setidaknya 1,4 mg setiap hari. Vitamin ini penting untuk meningkatkan energi dan juga mengatur sistem saraf.

- Vitamin B2. Minimal 1,4 mg vitamin B2 diperlukan wanita hamil per hari untuk menjaga energi, menjaga kesehatan kulit dan mata. Asupan vitamin B2 bisa didapatkan dari daging, produk olahan susu, telur dan ikan.

- Vitamin B12.  Sangat berperan untuk perkembangan saraf dan fungsi otak janin.

- Vitamin C.  Vitamin ini memudahkan penyerapan zat besi, menjaga kesehatan gigi dan gusi. Vitamin C yang cukup bermanfaat mendapatkan berat ideal saat kelahiran dan menurunkan resiko bayi lahir prematur. Vitamin C banyak terkandung pada buah-buahan dan sayuran segar.

- Vitamin D. Vitamin ini berguna untuk pembentukan tulang karena membantu penyerapan kalsium.

- Vitamin E.  Wanita hamil dianjurkan mengonsumsi makanan yang kaya vitamin E sebanyak 15 mg setiap hari untuk membantu tubuh membentuk dan menggunakan sel darah merah dan juga otot. Vitamin E banyak terdapat pada gandum, kacang-kacangan, minyak sayur, bayam dan juga sereal.  

Selain itu, wanita hamil juga masih memerlukan kecukupan zat-zat yang lainnya seperti zat besi, kalsium, fosfor, seng, flour, yodium, natrium, dan juga serat untuk mencukupi kebutuhan gizi baik bagi dirinya sendiri maupun untuk janin yang sedang dikandungnya. Misalnya:

Zat Besi

Wanita hamil membutuhkan zat besi 30 mg per hari atau dua kali lipat dari biasanya. Zat besi diperlukan untuk pembentukan darah, mencegah anemia. Suplemen zat besi diperlukan mulai minggu ke-20 kehamilan, terutama bila wanita hamil memperlihatkan tanda-tanda anemia. Zat besi banyak terkandung di daging sapi dan bayam. Zat besi ini bermanfaat menghasilkan cadangan darah.

Asam Folat

Beberapa minggu sebelum hamil dan pada awal kehamilan, embrio/janin memerlukan asam folat. Pada trimester pertama dibutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per hari. Asam folat dibutuhkan untuk pembentukan sistem syaraf dan sel-sel, mencegah kelainan pada otak dan tulang belakang. Asam folat anyak terdapat pada beras merah, sayuran hijau seperti bayam, brokoli, kembang kol, dan buah-buahan seperti jeruk, pisang, wortel, dan tomat.

Kalsium

Wanita hamil membutuhkan kalsium 1000 mg per hari untuk menjaga pertumbuhan tulang dan gigi, kontraksi otot dan sistem syaraf. Asupan kalsium yang cukup dapat mengurangi risiko pre eklamsia, yaitu masalah yang menyebabkan komplikasi serius saat masa kehamilan. Selain itu kalsium juga dibutuhkan untuk mempertahankan kepadatan tulang serta mencegah osteoporosis.

Wanita hamil membutuhkan minimal 1.500 mg kalsium setiap harinya. Makanan yang kaya akan kalsium seperti tahu, sayuran berdaun hijau dapat menjadi solusi untuk mencukupi kebutuhan kalsium setiap hari. Selain itu baik juga untuk mengonsumsi produk olahan susu dan kacang almond.

Pentingnya Susu

Salah satu asupan yang penting dikonsumsi wanita hamil adalah susu. Susu kaya akan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Susu kaya akan karbohidrat, lemak , protein, kalsium serta vitamin dan mineral yang bermacam-macam. Wanita hamil sebaiknya mengonsumsi sedikitnya dua gelas susu sehari. Kandungan gizi dan manfaat susu, secara umum dapat dibedakan menjadi beberapa bagian yaitu protein, lemak dan vitamin.

Protein susu dapat memberikan asam amino utama untuk membentuk jaringan tubuh dan membangun sel-sel tubuh. Protein juga berfungsi untuk menambah stamina dan meningkatkan imunitas tubuh.

Lemak dalam susu berbentuk cair dan sangat mudah dicerna.

Sedangkan unsur vitamin yang terdapat di dalam susu, diantaranya vitamin A berbentuk cair dan terdapat di dalam lemak. Vitamin A yang lain adalah berperan dalam perawatan kulit dan kesehatan selaput lendir, karena ia adalah benteng pertahanan terhadap serangan virus dan mikroba. Selain vitamin A susu juga mengandung vitamin D yaitu unsur utama yang berperan penting didalam tubuh dan berkerja sama dengan meneral serta kalsium, dalam pembentukan jaringan tulang.

5 Aturan Penting Bagi Penyandang Diabetes yang Ingin Puasa Ramadan


ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Menjelang Ramadan, penyandang diabetes Muslim kerap kali khawatir tidak bisa berpuasa karena kondisinya. Padahal dengan aturan sederhana, mereka tetap bisa memenuhi kewajibannya.

"Berpuasa memang kewajiban, penyandang diabetes pun bisa melakukannya. Yang penting benar-benar harus menaati anjuran yang sudah diberikan oleh dokter," ujar dr Em Yunir, SpPD, KEMD, spesialis penyakit dalam, dalam acara 'Kelola Diabetes Anda Secara Tepat Selama Berpuasa!', yang diadakan di ruang Candi Kalasan, Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Berikut anjuran dari dr Yunir untuk penyandang diabetes yang ingin menjalankan ibadah puasa:

1. Lakukan pemeriksaan gula darah rutin selama berpuasa

Pemeriksaan gula darah rutin sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam sehari, khususnya pada penyandang DM tipe 1 atau tipe 2 yang mendapat insulin. Waktu untuk melakukan pemeriksaan gula darah dilakukan sebelum berbuka dan 2 jam setelah berbuka, sebelum tidur, sebelum sahur, tengah hari atau sekitar pukul 12 siang, dan sesuai kebutuhan.

2. Perhatikan pola makan saat sahur dan berbuka

Sahur dianjurkan oleh dr Yunir dilakukan saat mendekati imsak. Selain itu, perlu juga diatur pembagian porsi makan saat makan saat maghrib hingga sahur. "Sebaiknya porsi makan saat sahur sebesar 50 persen dari total kebutuhan kalori per hari, setelah tarawih 10 persen, dan saat maghrib 40 persen," ujar dr Yunir.

"Ada juga hal yang perlu diingat dan diperhatikan, yakni perhatikan jumlah kalori dalam setiap jenis makanan dan memperhatikan kandungan kalori setiap mengambil makanan," lanjutnya.

3. Perbanyak minum air putih

Konsumsi air putih yang cukup saat malam hari sangat penting bagi penyandang diabetes yang sedang menjalankan puasa.
"Minum air putih cukup sangat penting, saya anjurkan minum air putih saat malam. Kalau perlu bawa botol air minum sendiri saat tarawih," ungkap dr Yunir, yang kini juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI).

4. Batasi aktivitas fisik

Saat bulan puasa, menurut dr Yunir sebaiknya batasi aktivitas fisik seperti olahraga. Olahraga yang terlalu berat seperti futsal atau sepak bola jika dipaksakan maka justru bisa membahayakan kesehatan penyandang diabetes.

"Hindari juga melakukan olahraga menjelang buka puasa. Sebab, saat itu kondisi tubuh diperkirakan sedang lemah karena kadar gula darah sangat rendah. Tarawih sangat dianjurkan karena bisa menjadi salah satu aktivitas fisik, apalagi jika dilakukan 23 rakaat," ujar dr Yunir.

5. Konsultasi ke dokter sebelum bulan puasa

"Aturan tertentu kadang tidak bisa dibuat general, khususnya untuk pengobatan medis. Kalau penyandang diabetesnya sudah diberi suntikan insulin dan obat tertentu, sebaiknya konsultasi ke dokter," ujar dr Yunir.

Dr Yunir mengungkapkan kadang beberapa pasien hanya rajin mengikuti aturan dokter di minggu awal Ramadan saja, nanti setelahnya mulai tidak teratur. Ini yang menjadi penyebab kondisi kesehatannya menjadi semakin menurun. "Kuncinya taati aturan dokter, kalau sudah dianjurkan pola tertentu, maka bisa dipastikan pola tersebut adalah pola terbaik bagi penyandang diabetes. Jadi kalau mau puasa dengan tetap sehat, harus disiplin," terang dr Yunir.

Pegal-pegal di Leher Tak Selamanya Selesai dengan Pijat


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pengobatan tradisional masih memiliki tempat yang spesial untuk menangani berbagai penyakit. Misalnya, pijat masih banyak dilakukan untuk mengatasi pegal-pegal. Bahkan pada kasus penyakit leher dan tulang sekalipun, pemijatan masih menjadi pilihan.

Bagi kalangan medis, pemijatan adakalanya dapat membantu mengatasi beberapa keluhan penyakit. Tapi cara ini bukan berarti 100 persen efektif, terutama untuk mengatasi penyakit tulang yang parah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih mengobati penyakit dengan pijat.

"Sebenarnya menurut saya, pemijatan bukan hal yang buruk. Tapi ada beberapa hal yang saya khawatirkan. Pemijatan tidak berfungsi untuk penyakit seperti kanker, patah tulang dan sebagainya. Pemijatan dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa penyakit tertentu. Pemijatan juga tidak akan meredakan masalah yang mendasari," kata dr Chua Soo Yong, ortopedis dan spesialis bedah tulang belakang di Mount Elizabeth Hospital, Singapura.

Dalam acara diskusi media yang digelar di Hotel Mulia Senayan, dan ditulis pada Rabu (3/7/2013), dr Chua menerangkan beberapa keluhan pada leher atau tulang belakang memang tidak melulu disebabkan oleh persendian atau kerusakan saraf. Beberapa gangguan ada yang disebabkan karena otot yang tegang dan kaku.

Nyatanya, kebanyakan orang yang sering terkena nyeri leher adalah orang menatap layar monitor sepanjang waktu, misalnya mereka yang banyak bekerja di belakang meja. Otot akan terasa lelah sehingga memicu rasa sakit. Orang yang suka menengok ke kiri dan ke kanan, misalnya pengemudi taksi, juga rentan terkena keluhan yang sama.

"Jika rasa nyerinya karena kelelahan otot, maka pemijatan dapat membantu mengatasi. Tapi jika karena kelainan postur atau tulang, dia harus mengunjungi dokter untuk diperiksa," terang dr Chua.

Sayangnya, untuk membedakan apakah keluhan disebabkan karena masalah otot atau tulang belakang terkadang tidak mudah. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan klinis untuk menentukan jenis penyakitnya. Jika hasil pemeriksaan tidak menunjukkan ada yang salah dengan tulang belakang, artinya ada yang salah dengan ototnya.

Namun secara personal, dr Chua akan menganjurkan kepada pasien untuk melakukan pemeriksaan lengkap. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada kanker atau penyakit lain. Sebab terkadang gejala penyakit-penyakit serius pada tulang belakang bisa menyaru keluhan penyakit yang ringan.

Senin, 01 Juli 2013

Jangan Tutupi Bau Badan dengan Parfum!

Parfum bukan untuk menghilangkan bau badan, tetapi untuk menambah aroma tubuh.
JAKARTA- Amat tidak menyenangkan berada dekat dengan orang yang memiliki masalah bau badan. Hal ini sulit dipungkiri. Tidakkah hal ini akan mengganggu kenyamanan Anda yang harus menghirup aroma tak sedap ini? Tetapi, tunggu dulu, apakah Anda yakin tubuh Anda bebas dari aroma tak sedap? Karena menurut Vivi Tri Andari, Home Personal Care Research & Development Techninal Management PT Unilever Indonesia, pemilik tubuh sering tidak menyadari aroma tubuhnya sendiri.


Apa sih penyebab bau badan? "Aroma tubuh atau bau badan seseorang itu berkait dengan 2 hal, yakni makanan yang ia asup serta higienitas dirinya," jelas Vivi saat temu media yang digelar Axe Deodorant Bodyspray yang digelar di Hall Basket Senayan Trade Center, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011.

Mengenai makanan, Vivi mengungkap, ada beberapa makanan yang jelas bisa memengaruhi aroma tubuh, di antaranya; bawang putih dan kari. Mengkonsumsi makanan-makanan beraroma kuat semacam ini sudah jelas akan memberikan dampak pada bau tubuh, apalagi jika ditambah dengan higienitas yang buruk.

"Sebenarnya kulit tubuh kita ini memiliki kelenjar-kelenjar yang memproduksi keringat, yakni kelenjar eccrine dan apoccrine. Kelenjar eccrine ada di seluruh tubuh, sementara apoccrine ada di lipatan paha, ketiak, dan puting. Cairan yang keluar dari kelenjar ini sebenarnya tidak berbau. Tetapi, apoccrine memiliki zat yang disukai oleh bakteri dan menjadi makanan bakteri. Di daerah tersebutlah si bakteri akan mencari makanan kemudian ia akan berkembang biak dan menimbulkan bau badan tidak sedap," papar Vivi.

Karena itu, Vivi menekankan, jika higienitas tubuh kita kurang terawat, daerah yang memiliki kelenjar apoccrine tadi akan terus memproduksi zat makanan bakteri, sementara bakteri tidak dihilangkan, ia akan terus berkembang dan menimbulkan bau badan yang lebih parah.

Selain memerhatikan makanan, salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan bau badan tidak sedap adalah dengan membunuh bakteri-bakteri tersebut. Namun, tak mungkin kita mandi setiap jam, maka cara yang bisa dipilih adalah dengan menggunakan bantuan lain, yakni obat antibaubadan. Ada banyak alternatif yang bisa dipilih, ada deodoran, roll on, bodyspray, dan sebagainya.

"Banyak dari kita yang punya aktivitas tinggi, yang artinya akan menghasilkan banyak keringat. Karena faktor kebiasaan, banyak yang hanya menggunakan parfum untuk menutupi bau badan. Padahal, kalau kita hanya memakai parfum, cologne, atau bedak yang tidak memiliki zat aktif pembunuh bakteri atau menghentikan keringat di bagian kulit dengan kelenjar apoccrine, maka bisa jadi tubuh kita malah tambah bau. Sebaiknya cari produk yang memang memiliki kandungan zat aktif untuk melawan bau badan, dan gunakan parfum atau spray untuk membuat tubuh wangi bukan untuk menutupi bau badan. Atau cari deodoran semprot yang sudah diperlengkapi pewangi juga," jelas Vivi.

 

Sample text

Sample Text

Sample Text