Social Icons

Pages

Selasa, 02 Juli 2013

5 Aturan Penting Bagi Penyandang Diabetes yang Ingin Puasa Ramadan


ilustrasi (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Menjelang Ramadan, penyandang diabetes Muslim kerap kali khawatir tidak bisa berpuasa karena kondisinya. Padahal dengan aturan sederhana, mereka tetap bisa memenuhi kewajibannya.

"Berpuasa memang kewajiban, penyandang diabetes pun bisa melakukannya. Yang penting benar-benar harus menaati anjuran yang sudah diberikan oleh dokter," ujar dr Em Yunir, SpPD, KEMD, spesialis penyakit dalam, dalam acara 'Kelola Diabetes Anda Secara Tepat Selama Berpuasa!', yang diadakan di ruang Candi Kalasan, Hotel Grand Sahid Jaya, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Selasa (2/7/2013).

Berikut anjuran dari dr Yunir untuk penyandang diabetes yang ingin menjalankan ibadah puasa:

1. Lakukan pemeriksaan gula darah rutin selama berpuasa

Pemeriksaan gula darah rutin sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam sehari, khususnya pada penyandang DM tipe 1 atau tipe 2 yang mendapat insulin. Waktu untuk melakukan pemeriksaan gula darah dilakukan sebelum berbuka dan 2 jam setelah berbuka, sebelum tidur, sebelum sahur, tengah hari atau sekitar pukul 12 siang, dan sesuai kebutuhan.

2. Perhatikan pola makan saat sahur dan berbuka

Sahur dianjurkan oleh dr Yunir dilakukan saat mendekati imsak. Selain itu, perlu juga diatur pembagian porsi makan saat makan saat maghrib hingga sahur. "Sebaiknya porsi makan saat sahur sebesar 50 persen dari total kebutuhan kalori per hari, setelah tarawih 10 persen, dan saat maghrib 40 persen," ujar dr Yunir.

"Ada juga hal yang perlu diingat dan diperhatikan, yakni perhatikan jumlah kalori dalam setiap jenis makanan dan memperhatikan kandungan kalori setiap mengambil makanan," lanjutnya.

3. Perbanyak minum air putih

Konsumsi air putih yang cukup saat malam hari sangat penting bagi penyandang diabetes yang sedang menjalankan puasa.
"Minum air putih cukup sangat penting, saya anjurkan minum air putih saat malam. Kalau perlu bawa botol air minum sendiri saat tarawih," ungkap dr Yunir, yang kini juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI).

4. Batasi aktivitas fisik

Saat bulan puasa, menurut dr Yunir sebaiknya batasi aktivitas fisik seperti olahraga. Olahraga yang terlalu berat seperti futsal atau sepak bola jika dipaksakan maka justru bisa membahayakan kesehatan penyandang diabetes.

"Hindari juga melakukan olahraga menjelang buka puasa. Sebab, saat itu kondisi tubuh diperkirakan sedang lemah karena kadar gula darah sangat rendah. Tarawih sangat dianjurkan karena bisa menjadi salah satu aktivitas fisik, apalagi jika dilakukan 23 rakaat," ujar dr Yunir.

5. Konsultasi ke dokter sebelum bulan puasa

"Aturan tertentu kadang tidak bisa dibuat general, khususnya untuk pengobatan medis. Kalau penyandang diabetesnya sudah diberi suntikan insulin dan obat tertentu, sebaiknya konsultasi ke dokter," ujar dr Yunir.

Dr Yunir mengungkapkan kadang beberapa pasien hanya rajin mengikuti aturan dokter di minggu awal Ramadan saja, nanti setelahnya mulai tidak teratur. Ini yang menjadi penyebab kondisi kesehatannya menjadi semakin menurun. "Kuncinya taati aturan dokter, kalau sudah dianjurkan pola tertentu, maka bisa dipastikan pola tersebut adalah pola terbaik bagi penyandang diabetes. Jadi kalau mau puasa dengan tetap sehat, harus disiplin," terang dr Yunir.

Pegal-pegal di Leher Tak Selamanya Selesai dengan Pijat


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, pengobatan tradisional masih memiliki tempat yang spesial untuk menangani berbagai penyakit. Misalnya, pijat masih banyak dilakukan untuk mengatasi pegal-pegal. Bahkan pada kasus penyakit leher dan tulang sekalipun, pemijatan masih menjadi pilihan.

Bagi kalangan medis, pemijatan adakalanya dapat membantu mengatasi beberapa keluhan penyakit. Tapi cara ini bukan berarti 100 persen efektif, terutama untuk mengatasi penyakit tulang yang parah. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih mengobati penyakit dengan pijat.

"Sebenarnya menurut saya, pemijatan bukan hal yang buruk. Tapi ada beberapa hal yang saya khawatirkan. Pemijatan tidak berfungsi untuk penyakit seperti kanker, patah tulang dan sebagainya. Pemijatan dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa penyakit tertentu. Pemijatan juga tidak akan meredakan masalah yang mendasari," kata dr Chua Soo Yong, ortopedis dan spesialis bedah tulang belakang di Mount Elizabeth Hospital, Singapura.

Dalam acara diskusi media yang digelar di Hotel Mulia Senayan, dan ditulis pada Rabu (3/7/2013), dr Chua menerangkan beberapa keluhan pada leher atau tulang belakang memang tidak melulu disebabkan oleh persendian atau kerusakan saraf. Beberapa gangguan ada yang disebabkan karena otot yang tegang dan kaku.

Nyatanya, kebanyakan orang yang sering terkena nyeri leher adalah orang menatap layar monitor sepanjang waktu, misalnya mereka yang banyak bekerja di belakang meja. Otot akan terasa lelah sehingga memicu rasa sakit. Orang yang suka menengok ke kiri dan ke kanan, misalnya pengemudi taksi, juga rentan terkena keluhan yang sama.

"Jika rasa nyerinya karena kelelahan otot, maka pemijatan dapat membantu mengatasi. Tapi jika karena kelainan postur atau tulang, dia harus mengunjungi dokter untuk diperiksa," terang dr Chua.

Sayangnya, untuk membedakan apakah keluhan disebabkan karena masalah otot atau tulang belakang terkadang tidak mudah. Biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan klinis untuk menentukan jenis penyakitnya. Jika hasil pemeriksaan tidak menunjukkan ada yang salah dengan tulang belakang, artinya ada yang salah dengan ototnya.

Namun secara personal, dr Chua akan menganjurkan kepada pasien untuk melakukan pemeriksaan lengkap. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada kanker atau penyakit lain. Sebab terkadang gejala penyakit-penyakit serius pada tulang belakang bisa menyaru keluhan penyakit yang ringan.

Senin, 01 Juli 2013

Jangan Tutupi Bau Badan dengan Parfum!

Parfum bukan untuk menghilangkan bau badan, tetapi untuk menambah aroma tubuh.
JAKARTA- Amat tidak menyenangkan berada dekat dengan orang yang memiliki masalah bau badan. Hal ini sulit dipungkiri. Tidakkah hal ini akan mengganggu kenyamanan Anda yang harus menghirup aroma tak sedap ini? Tetapi, tunggu dulu, apakah Anda yakin tubuh Anda bebas dari aroma tak sedap? Karena menurut Vivi Tri Andari, Home Personal Care Research & Development Techninal Management PT Unilever Indonesia, pemilik tubuh sering tidak menyadari aroma tubuhnya sendiri.


Apa sih penyebab bau badan? "Aroma tubuh atau bau badan seseorang itu berkait dengan 2 hal, yakni makanan yang ia asup serta higienitas dirinya," jelas Vivi saat temu media yang digelar Axe Deodorant Bodyspray yang digelar di Hall Basket Senayan Trade Center, Jakarta, Selasa, 1 Februari 2011.

Mengenai makanan, Vivi mengungkap, ada beberapa makanan yang jelas bisa memengaruhi aroma tubuh, di antaranya; bawang putih dan kari. Mengkonsumsi makanan-makanan beraroma kuat semacam ini sudah jelas akan memberikan dampak pada bau tubuh, apalagi jika ditambah dengan higienitas yang buruk.

"Sebenarnya kulit tubuh kita ini memiliki kelenjar-kelenjar yang memproduksi keringat, yakni kelenjar eccrine dan apoccrine. Kelenjar eccrine ada di seluruh tubuh, sementara apoccrine ada di lipatan paha, ketiak, dan puting. Cairan yang keluar dari kelenjar ini sebenarnya tidak berbau. Tetapi, apoccrine memiliki zat yang disukai oleh bakteri dan menjadi makanan bakteri. Di daerah tersebutlah si bakteri akan mencari makanan kemudian ia akan berkembang biak dan menimbulkan bau badan tidak sedap," papar Vivi.

Karena itu, Vivi menekankan, jika higienitas tubuh kita kurang terawat, daerah yang memiliki kelenjar apoccrine tadi akan terus memproduksi zat makanan bakteri, sementara bakteri tidak dihilangkan, ia akan terus berkembang dan menimbulkan bau badan yang lebih parah.

Selain memerhatikan makanan, salah satu cara yang bisa kita lakukan untuk menghilangkan bau badan tidak sedap adalah dengan membunuh bakteri-bakteri tersebut. Namun, tak mungkin kita mandi setiap jam, maka cara yang bisa dipilih adalah dengan menggunakan bantuan lain, yakni obat antibaubadan. Ada banyak alternatif yang bisa dipilih, ada deodoran, roll on, bodyspray, dan sebagainya.

"Banyak dari kita yang punya aktivitas tinggi, yang artinya akan menghasilkan banyak keringat. Karena faktor kebiasaan, banyak yang hanya menggunakan parfum untuk menutupi bau badan. Padahal, kalau kita hanya memakai parfum, cologne, atau bedak yang tidak memiliki zat aktif pembunuh bakteri atau menghentikan keringat di bagian kulit dengan kelenjar apoccrine, maka bisa jadi tubuh kita malah tambah bau. Sebaiknya cari produk yang memang memiliki kandungan zat aktif untuk melawan bau badan, dan gunakan parfum atau spray untuk membuat tubuh wangi bukan untuk menutupi bau badan. Atau cari deodoran semprot yang sudah diperlengkapi pewangi juga," jelas Vivi.

Mengatasi Telapak Kaki Pecah-pecah


shutterstock
Gunakan batu apung untuk mengikis kulit mati yang menumpuk di tumit.
JAKARTA — Masalah seputar kaki yang kerap kita alami adalah telapak kaki pecah-pecah. Penyebab kondisi telapak kaki yang pecah-pecah ini ada dua, yakni internal dan eksternal. Faktor internal, di antaranya usia dan gangguan hormonal. Bertambahnya usia seseorang membuat kondisi tubuhnya  mengalami penurunan kualitas, termasuk kaki, sehingga rentan mengalami berbagai permasalahan. Sedangkan faktor eksternal, antara lain perubahan cuaca yang drastis dan pemakaian sabun atau deterjen. Kandungan soda dalam deterjen menyebabkan kulit kaki kehilangan kelembapannya dalam jumlah besar, sehingga membuatnya jadi sangat kering dan akhirnya pecah-pecah.
Perawatan yang bisa dilakukan sebenarnya sederhana saja:
* Senantiasa menjaga kelembapan kulit kaki.
* Lakukan perawatan kaki secara teratur, setidaknya 2 minggu sekali, menggunakan produk perawatan khusus untuk kaki yang berkualitas baik. Kita bisa melakukan perawatan sendiri di rumah ataupun di salon khusus yang menyediakan jasa perawatan kaki.
* Untuk perawatan dasar, cuci kaki sampai betul-betul bersih setiap kali mandi, dan jangan lupa handuki sampai benar-benar kering, terutama sela-sela jari kaki.
* Untuk perawatan rutin, cukup luangkan waktu sekitar 20-30 menit.  Rendam kaki dalam wadah berisi air hangat yang telah ditambahkan beberapa tetes desinfektan. Gosoklah jari-jari kaki dengan sikat lembut. Sementara untuk bagian tumit yang pecah-pecah, gosoklah menggunakan batu apung atau alat penghalus telapak kaki yang biasanya dijual di gerai-gerai kecantikan. Alat ini mampu mengelupaskan bagian kulit yang kering pada tumit.
* Dianjurkan setiap malam seusai membersihkan kaki gunakan foot lotion yang mengandung emollient ataupun lidah buaya yang bersifat menyejukkan. Malam hari merupakan waktu yang paling tepat untuk merawat kulit karena saat itulah kulit memperbaiki dan membangun kembali sel-selnya yang telah rusak. Bisa juga menjatuhkan pilihan pada krim atau losion yang mengandung lanolin dan provitamin D. Kandungan bahan-bahan ini akan sangat membantu melembutkan kaki yang sangat kering.
* Lakukan pemijatan kaki seusai mengoleskan losion agar peredaran darahnya lancar. Peredaran darah yang lancar berarti menjamin kaki mendapat kecukupan nutrisi.
* Jangan bertelanjang kaki di tempat yang lembap atau becek. Telapak kaki yang kelewat sering bersentuhan langsung dengan lantai juga rentan menyebabkan kulit kaki pecah-pecah.
* Gunakan sepatu kulit lembut atau berbahan kain yang memungkinkan kaki tetap dapat "bernapas".
* Jangan menggunakan sepatu tertutup sepanjang waktu. Jadi, sesekali lepaskan sepatu agar terjadi pertukaran udara. Sedapat mungkin selingi pemakaian sepatu tertutup dengan sepatu model terbuka. Selain jadi mudah sangat kering, kaki yang tertutup sepanjang hari juga akan memunculkan aroma tak sedap.
Baca juga : TIPSMELINDUNGI DARI KABUT ASAP KEBAKARAN HUTAN

Rajin Makan Ikan Cegah Kanker Payudara

shutterstock
Pilih ikan yang mengandung asam lemak omega-3
JAKARTA - Kanker payudara memang masih menjadi momok bagi kaum wanita. Namun penyakit ini bisa kita cegah dengan melakukan gaya hidup sehat, antara lain rajin makan ikan yang kaya akan asam lemak omega-3.

Para peneliti dari China menganalisa 26 studi internasional yang melibatkan 900.000 wanita, termasuk 20.000 di antaranya menderita kanker payudara. Mereka menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi asam lemak omega-3 dari ikan paling sering memiliki penurunan risiko kena kanker payudara 14 persen lebih kecil.

Hasil studi juga menunjukkan hubungan penurunan risiko dengan dosis. Disebutkan, setiap 0,1 gram peningkatan konsumsi kadar omega-3 per hari dikaitkan dengan 5 persen penurunan risiko kanker payudara. Sebagai perbandingan, satu sajian ikan salmon mengandung 4 gram asam lemak omega-3.

Asam lemak omega-3 merupakan tipe lemak tidak jenuh yang telah diketahui dapat mencegah penyakit jantung dan kanker.

Meski demikian, para peneliti mengatakan konsumsi asam lemak omega-3 dari tumbuhan tidak menunjukkan efek yang sama dalam pengurangan risiko kanker payudara.

Selain itu, mereka juga menemukan manfaat omega-3 untuk mengurangi risiko kanker payudara berbeda pada setiap populasi. Pada orang Asia, mungkin manfaatnya tidak sebesar orang Barat. Menurut para peneliti hal ini mungkin terjadi lantaran perbedaaan sumber omega-3 yang dimakan.

Manfaat omega-3 dalam ikan dinilai paling baik untuk menekan risiko kanker payudara. Sementara belum jelas apakah konsumsi omega-3 dari suplemen juga memberikan efek yang sama.

Sebuah tinjauan dari 48 studi menyimpulkan bahwa masih belum jelas konsumsi omega-3, baik dari makanan ataupun suplemen, dapat mengubah risiko penyakit jantung atau kanker. Namun bukan berarti orang harus menghentikan diet kaya omega-3.

Suplemen Minyak Ikan Tingkatkan Kemampuan Baca Anak

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi minyak ikan
JAKARTA — Banyak orangtua memberikan suplemen minyak ikan kepada anak-anaknya karena kandungan kalsium dan omega-3 yang baik untuk pertumbuhan. Menurut studi terbaru, minyak ikan juga bisa meningkatkan kemampuan membaca anak.


Para peneliti dari Universitas Oxford, Inggris, melakukan penelitian manfaat omega-3 terhadap kemampuan membaca. Sekitar 362 anak berusia 7-9 tahun diberikan suplemen minyak ikan sebagai sumber omega-3 dengan dosis 600 mg selama 16 minggu.

Walaupun tidak ada efek signifikan pada keseluruhan sampel, tetapi pada anak-anak yang kemampuan membacanya rendah, setelah rutin mengonsumsi sumber omega-3, kemampuan membacanya meningkat dalam tiga minggu dibandingkan dengan anak yang mendapatkan suplemen plasebo atau tidak punya zat aktif.

Dr Alex Richardson, peneliti senior dari Centre for Evidence-Based Intervention dari Universitas Oxford, mengatakan, suplementasi omega-3 terbukti meningkatkan kemampuan baca anak yang berada dalam skala terendah untuk menyamai teman-temannya.

Studi sebelumnya menyebutkan, suplementasi omega-3 juga bermanfaat untuk anak-anak yang menderita gangguan pemusatan perhatian atau hiperaktif, anak yang disleksia, serta gangguan perkembangan koordinasi.

Walaupun begitu, orangtua seharusnya tidak terlalu mengandalkan kemampuan suplemen untuk meningkatkan kemampuan membaca anak dalam waktu singkat.

Ini 9 Hal yang Harus Wanita Ketahui Soal Alat Kontrasepsi


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Untuk mengendalikan angka kelahiran, setiap pasangan, terutama para istri, diminta untuk menggunakan atau mengonsumsi alat kontrasepsi. Karena faktor kepraktisan, tampaknya sejauh ini alat kontrasepsi yang paling sering dipergunakan oleh wanita adalah yang berbentuk pil.

Hanya saja tak banyak yang mereka ketahui tentang pil kontrasepsi itu sendiri dan mengapa mereka harus mengonsumsinya setiap hari.

Agar tak salah kaprah, setiap wanita PERLU mengetahui 9 hal tentang pil pengendali kelahiran ini, baik yang hormonal maupun non-hormonal (non-permanen), seperti halnya dikutip dari Huffingtonpost, Senin (1/7/2013) berikut ini.

1. Pemakaian yang tak konsisten bisa jadi masalah besar
Guttmacher Institute melaporkan kehamilan yang tak diinginkan (unintended pregnancy) pada dua-pertiga wanita yang menggunakan kontrasepsi secara konsisten dan dengan cara yang benar hanya sebesar lima persen. Sedangkan 19 persen wanita yang tidak konsisten memakai kontrasepsi mengakibatkan kehamilan tak diinginkan mencapai 43 persen.

Untuk pil KB misalnya, setiap tahunnya diperkirakan hanya 1 dari 100 wanita yang akan hamil jika mereka minum pil itu setiap hari, tapi hanya 9 dari 100 wanita yang hamil jika mereka tak meminumnya setiap hari. Para wanita biasanya benar-benar percaya jika pil KB itu efektif, tapi itu tergantung konsistensi mereka sendiri dalam menggunakannya.

2. Efek sampingnya harus diperhatikan
Sebenarnya semua merk pil kontrasepsi sama efektifnya dalam mencegah kehamilan, tapi belum tentu semuanya sesuai dengan tubuh Anda. Yang bisa membantu Anda dalam memilih hal ini adalah dokter kandungan Anda.

Setidaknya ketahui hal-hal mendasar tentang pil pilihan Anda. Ada pil kombinasi yang mengandung hormon estrogen sekaligus progestin, ada juga yang hanya mengandung progestin bagi wanita yang tak bisa mengonsumsi estrogen. Namun pahami juga pilihan kontrasepsi lain seperti IUD atau vaginal ring.

Tapi jika Anda merasa terkena efek samping berkaitan dengan pengendali kelahiran Anda, cobalah menemukan hal itu dengan memanfaatkan kalender dan kemukakan informasi tersebut ketika menemui ginekolog Anda. Hal ini akan membantu dokter atau perawat untuk memahami apa yang Anda alami dan menuntun Anda menemukan kontrasepsi yang lebih baik.

Lagipula sejumlah efek samping bisa jadi akan menghilang setelah tubuh Anda menyesuaikan diri, meski ada juga yang tidak demikian.

3. IUD adalah kontrasepsi yang paling efektif
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam New England Journal of Medicine menemukan bahwa intrauterine devices atau IUD 20 kali lebih baik dalam mencegah kehamilan tak diinginkan ketimbang pil, koyo (patch) atau vaginal ring.

Apa sebabnya? Karena IUD dapat menghilangkan faktor 'kesalahan manusia' (human error) yang menyebabkan terjadinya kehamilan tak diinginkan. Selain efektif, sampai detik ini IUD masih tercatat sebagai kontrasepsi yang aman dan tahan lama, meski selama ini IUD dianggap tidak begitu.

4. Pil tidak menyebabkan berat badan naik
Versi lama pil pengendali kelahiran mengandung dosis hormon yang lebih tinggi dari yang modern sehingga para wanita yang mengonsumsinya mengalami penambahan berat badan.

Lagipula banyak pakar yang tidak menemukan adanya keterkaitan antara pil kombinasi dengan penambahan berat badan, walaupun American Congress of Obstetricians and Gynecologists menyatakan bahwa pil KB yang berisi progestin dapat menyebabkan berat badan wanita yang mengonsumsinya menjadi bertambah.

Ada dua alasan wanita bisa mengalami penambahan berat badan ketika mengonsumsi pil KB: biasanya mereka mulai mengonsumsi pil KB saat masih remaja jadi penambahan berat badan itu hanya karena mereka sedang tumbuh, tapi mereka mengira ini karena pilnya. Selain itu banyak wanita yang mengonsumsi pil ini saat sudah menikah, dan beberapa studi menyatakan bahwa berat badan wanita yang telah bersuami cenderung bertambah.

5. Konsumsi obat-obatan lain ikut pengaruhi efektivitas pil
Itulah mengapa dokter Anda kerap menanyakan apakah ada obat-obatan yang sedang Anda konsumsi sebelum menuliskan resep pil kontrasepsi. Pasalnya sejumlah obat-obatan tertentu tak dapat dicampur antara satu sama lain, salah satunya bagi pil pengendali kelahiran Anda.

Beberapa jenis obat yang tak boleh dikombinasikan dengan pil kontrasepsi diantaranya antibiotik, obat anti-jamur, antidepresan tertentu serta sejumlah suplemen alami yang dapat mengurangi kemampuan pil kontrasepsi (terutama yang mengandung estrogen) untuk menghasilkan efek yang diinginkan.

6. Pil kontrasepsi dapat digunakan sampai kapanpun
"Bertahun-tahun yang lalu banyak yang mengira penggunakan pil pengendali kelahiran dalam waktu lama akan menggangu kemampuan seorang wanita untuk hamil, tapi ternyata ini salah besar," terang dokter kandungan dari Mayo Clinic, Dr. Mary M. Gallenberg.

"Para dokter dulunya juga kerap merekomendasikan agar pasiennya sesekali mengambil jeda (dari konsumsi pil kontrasepsi), tapi nyatanya hal ini tak memberikan manfaat apapun, bahkan justru meningkatkan risiko kehamilan tak diinginkan," tambahnya.

Tentu saja ada beberapa alternatif alat pengendali kelahiran yang permanen seperti sterilisasi, terutama jika para wanita berikut pasangannya mempertimbangkan untuk tidak punya anak atau berhenti punya anak.

7. Wanita bisa langsung hamil kalau berhenti minum pil
"Di masa lalu, para dokter khawatir jika Anda langsung hamil setelah berhenti minum pil, maka risiko keguguran Anda akan tinggi. Tapi teori ini terbukti salah karena hormon dari pil pengendali kelahiran tidaklah mengganggu sistem di dalam tubuh seorang wanita," tandas peneliti dari Mayo Clinic.

Hal ini diamini Dr. Katharine O'Connell White, dokter kandungan dari Baystate Medical Center, Springfield, Massachussets. "Para wanita tak perlu berhenti minum pil dalam kurun tiga hingga enam bulan sebelum mencoba untuk hamil karena tubuhnya akan segera kembali normal," tambahnya.

Kondisi serupa juga terjadi pada IUD: American Congress of Obstetricians and Gynecologists menyatakan bahwa para wanita dapat mencoba hamil sesegera setelah IUD-nya dilepas.

8. Pil dapat memberikan perlindungan lima hari pasca melakukan seks tak aman
Jenis obat tertentu seperti Plan B diketahui dapat mencegah kehamilan pada wanita lima hari setelah orang yang bersangkutan melakukan seks tak aman alias tanpa perlindungan. Opsi lainnya adalah memasukkan IUD lima hari setelah seks tak aman.

Intinya, meski Anda melakukan seks tak aman, ada sejumlah metode aman yang dapat membantu mencegah kehamilan jika itulah yang Anda inginkan.

9. Pil KB untuk pria akan segera hadir
Bill and Melinda Gates Foundation baru-baru ini menggelar sayembara untuk menemukan alat pengendali kelahiran yang diperuntukkan bagi pria, baik yang hormonal maupun non-hormonal. Sejumlah peneliti pun menemukan adanya sebuah molekul yang dapat menurunkan jumlah sperma pada tikus secara dramatis, yang suatu ketika diharapkan dapat digunakan pada manusia.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text