Social Icons

Pages

Selasa, 26 Juni 2012

3 Cara dalam Mengendalikan Kolesterol

Selain diet dan berolahraga dengan benar, kepatuhan dan kedisiplinan untuk peduli dengan kolesterol adalah kunci keberhasilan mengendalikan kolesterol.

Berikut ini tiga hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat, sebagaimana diulas Pfizer.

Pemeriksaan berkala
Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah sebaiknya pemeriksaan di laboraturium dilakukan secara berkala. Minimal setiap enam bulan sekali. Untuk pasien dengan risiko tinggi, pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan setiap tiga bulan. Adapun kadar normal untuk kolesterol adalah sebagai berikut; HDL > 40mg/dl, Trigliserida < 150mg/dl, kolesterol total < 200mg/dl.

Konsultasi dengan dokter
Masyarakat harus menjadwalkan waktu untuk berkonsultasi dengan dokter secara rutin, agar kolesterol dapat dikontrol secara optimal.

Minum obat secara teratur
Apabila dalam 3 sampai 6 bulan setelah melakukan diet dan olahraga kadar kolesterol terus naik, mengonsumsi obat penurun kolesterol dengan teratur adalah cara yang baik dalam menghindari risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke. Pemilihan obat yang dikonsumsi adalah atas rekomendasi dokter. Faktor keamanan dan bukti klinis suatu obat juga harus menjadi bahan pertimbangan jika obat tersebut akan dikonsumsi untuk jangka panjang.

Sumber: okezone.com

3 Cara dalam Mengendalikan Kolesterol

Selain diet dan berolahraga dengan benar, kepatuhan dan kedisiplinan untuk peduli dengan kolesterol adalah kunci keberhasilan mengendalikan kolesterol.

Berikut ini tiga hal yang harus diperhatikan oleh masyarakat, sebagaimana diulas Pfizer.

Pemeriksaan berkala
Untuk mengontrol kadar kolesterol dalam darah sebaiknya pemeriksaan di laboraturium dilakukan secara berkala. Minimal setiap enam bulan sekali. Untuk pasien dengan risiko tinggi, pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan setiap tiga bulan. Adapun kadar normal untuk kolesterol adalah sebagai berikut; HDL > 40mg/dl, Trigliserida < 150mg/dl, kolesterol total < 200mg/dl.

Konsultasi dengan dokter
Masyarakat harus menjadwalkan waktu untuk berkonsultasi dengan dokter secara rutin, agar kolesterol dapat dikontrol secara optimal.

Minum obat secara teratur
Apabila dalam 3 sampai 6 bulan setelah melakukan diet dan olahraga kadar kolesterol terus naik, mengonsumsi obat penurun kolesterol dengan teratur adalah cara yang baik dalam menghindari risiko terkena penyakit jantung koroner dan stroke. Pemilihan obat yang dikonsumsi adalah atas rekomendasi dokter. Faktor keamanan dan bukti klinis suatu obat juga harus menjadi bahan pertimbangan jika obat tersebut akan dikonsumsi untuk jangka panjang.

Sumber: okezone.com

Jumat, 22 Juni 2012

Hal-hal yang Menyebabkan Keriput

Hal-hal yang menyebabkan keriputKeriput, setiap orang pasti akan mengalami kulit yang keriput karena keriput itu adalah suatu hal yang wajar bagi manusia karena keriput itu adalah tanda kulit kita ini mulai tua.  Masa ini mungkin masa yang kita takutkan, karena wajah kita ini menjadi kendur dan tidak kencang lagi. Apalagi bagi wanita,mereka berbondong-bondong mencari cara biar tidak keriput. Mulai dari cara tradisional sampai cara cangih yang memerlukan dana yang banyak yaitu operasi.
Operasi itu bisa dilakukan bagi mereka yang mempunyai uang yang banyak, tapi bagi mereka yang tidak mempunyai uang untuk melakukan operasi itu jangan merasa minder. Dibawah ini ada beberapa hal  yang dapat berpotensi menimbulkan keriput bagi kulit Anda.

      1. Kekurangan air putih ditubuh anda

Air putih tentunya sangat menyehatkan bagi kesehatan tubuh kita. Tak hanya tubuh, bagi kulit pun air mempunyai khasiat yang sangat bermanfaat. Kurangnya minum air putih, dapat mengakibatkan tubuh menyerap kandungan air dalam kulit sehingga kulit menjadi kering dan berkerut. Selain itu, air putih dapat melindungi kulit dari luar, sekaligus melembabkan dan menyehatkan kulit.

Untuk memaksimalkan pencegahan keriput, dianjurkan untuk minum air putih 8 – 10 gelas sehari.

      2. Kekurangan vitamin bagi kulit

Kurangnya asupan vitamin dalam tubuh Anda dapat menimbulkan keriput. Jika Anda tidak menyukai buah dan sayuran, coba pikirkan kembali. Buah dan sayuran, seperti raspberry, blueberry, paprika merah dan bayam mengandung antioksidan yang dapat memungkinkan kulit Anda untuk lebih terjaga dari rentan kekeriputan. Peran antioksidan sangat mempengaruhi perbaikan hormon dalam kulit Anda. Sehingga dengan mengonsumsi buah dan sayuran, juga makanan kaya akan vitamin C dan E, dapat mengembalikan cahaya dan kekencangan kulit Anda.

      3. Kurangnya komponen kolagen

Kolagen adalah komponen utama lapisan kulit dermis (bagian bawah epidermis) yang dibuat oleh sel fibroblast. Bilamana produksi kolagen menurun seiring dengan bertambahnya usia, dampak yang ditimbulkan adalah meningkatnya proses “kulit kering” serta sifat elastisitasnya, sehingga kulit menjadi kendur. Oleh karena itu disarankan bagi Anda untuk menggunakan serum kolagen. Serum ini berasal dari kolagen hewan dan tumbuhan yang mengandung asam amino yang berfungsi untuk menambah nutrisi pada kulit. Sehingga kulit akan terasa kencang dan lembut.

      4. Posisi tidur kurang tepat

Di usia Anda kini, jaringan kolagen yang terdapat pada kulit sudah tidak kuat dan kencang seperti saat remaja. Hal ini menyebabkan kulit menjadi lebih sensitif. Posisi tidur miring membuat kulit bersentuhan dengan bantal yang Anda pakai. Sehingga, tanpa Anda sadari kulit Anda telah membentuk garis-garis pada bagian itu. Menurut Neil Sadick, MD, profesor dermatologi klinis di New York City, kulit di usia senja dapat berubah bentuk dengan mudahnya, berbeda dengan kulit di saat remaja. Sehingga, dianjurkan bagi Anda untuk mengubah posisi tidur miring, menjadi terlentang. Pada saat Anda tidur terlentang, selain baik bagi peredaran darah di wajah Anda, juga bagus bagi struktur kekencangan kulit Anda

      5. cara melihat Anda

Seperti sebelumnya, bahwa di usia yang tak lagi remaja, kulit cenderung sensitif. Mungkin Anda tidak pernah menduga, bahwa cara Anda melihat pun dapat mempengaruhi timbulnya keriput. Dikatakan oleh Dr. Hirsch, saat Anda melihat dengan memicingkan mata, atau mengerutkan dahi, di saat inilah akan timbul garis-garis pada daerah sekitar dahi Anda. Sehingga, jika Anda mempunyai masalah pada penglihatan Anda, ada baiknya untuk segera diperiksakan. Jangan sampai buruknya penglihatan Anda berdampak pada kulit halus Anda.

      6. Garis keturunan

Keriput bukan hanya sebuah proses penuaan semata. Banyak di antara beberapa orang, mengalami keriput bahkan ketika mereka belum memasuki masa tua. Hal ini yang membuat Alex A. Khadavi MD sebagai pakar kulit di LA menyimpulkan, bahwa faktor genetik juga berpengaruh dalam pengeriputan kulit. Ada baiknya sesekali Anda mengamati kulit dari orang tua atau kakek nenek Anda. Dari sanalah dapat Anda bandingkan, di usia berapakah keriput mulai timbul pada mereka. Sehingga Anda dapat memprediksi kapan hal itu juga akan terjadi pada Anda. Namun, untuk meminimalis timbulnya keriput pada kulit Anda, dengan teratur gunakan tabir surya yang mengandung zinc atau titanium oksida. Setidaknya hal ini akan menunda proses kekeriputan pada kulit Anda.

      7. Ekspresi wajah yang terlalu ekspresif

Terlepas dari umur atau genetika, ekspresi Anda pada wajah, juga sangat mempengaruhi timbulnya keriput. Jika Anda cenderung untuk menggunakan banyak ekspresi wajah, seperti mengerutkan kening, tertawa lebar atau mengangkat otot-otot dahi dengan heran,kulit wajah cenderung membentuk garis-garis yang telah ditimbulkan akibat ekspresi wajah Anda. Perawatan yang sering menjadi alternatif dalam hal ini adalah, Botox, Restylane atau Juvederm.

Kamis, 21 Juni 2012

Hilangkan Jerawat Dengan Mengonsumsi Sayuran

Hilangkan jerawat dengan mengonsumsi sayuranSayuran itu sangat penting untuk kesehatan tubuh kita , karena sayuran itu mengandung beberapa gizi dan vitamin. Apalagi bagi anda yang suka dengan sayuran pasti tidak mudah diserang penyakit dan membuat tubuh anda menjadi sehat. Orang yang tidak suka memgonsumsi sayuran pasti akan mudah terserah penyakit dan menjadi sangat lemah. Disamping untuk kesehatan kita ternyata sayuran itu juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit dan menjaga anda dari serangan jerawat.

Jerawat itu hal yang biasa dan sering berhubungan dengan anda-anda yang sedang mengalami puber. Biasanya jerawat itu tumbuh pada wajah anda yang sangat merusak kepercayaan diri anda.seandainya ada mau rutin mengonsumsi sayuran ini secara rutin maka ada akan terhindari dari jerawat. Karena sayuran itu terkenal dengan obat mujaraf untuk menghilangkan jerawat.
Beberapa sayuran yang sangat ampuh menghilangkan jerawat:

1. Wortel

Wortel kaya akan kandungan vitamin A yg tidak hanya baik tuk mata tapi juga kulit. Masker wortel bisa meredakan peradangan pada jerawat sekaligus menghilangkannya.
Tuk membuatnya ramuan obat jerawat alami ini, siapkan 2-3 buah wortel dan 3-4 sendok teh madu. Rebus wortel hingga matang, angkat, tunggu sampai dingin. Lalu hancurkan menggunakan garpu hingga halus. Tuangkan madu perlahan-lahan sambil diaduk hingga membentuk seperti pasta. Tempelkan masker ke seluruh wajah, diamkan lebih kurang 15-20 menit, kemudian bilas dgn air hangat

2. Bawang Putih

Bawang putih sangat berguna untuk menghancurkan bakteri merugikan yang ada di pori-pori kulit kita. Selain itu bawang putih juga sangat efektif meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan temasuk kulit salah satunya. Sehingga dapat mencegah timbulnya jerawat.

3. Belimbing Wuluh

Belimbing wuluh mengandung kalium oksalat, flavonoid, pektin, tanin, asam galat, dan asam ferulat. Untuk menyingkirkan jerawat, ambil 5 buah belimbing wuluh, cuci bersih lalu tumbuk sampai halus. Setelah itu, remas dengan air garam seperlunya. Gosokkan ke bagian kulit yang berjerawat. Lakukan tiga kali sehari.

4. Mentimun

Mentimun, di samping memang banyak mengandung air, juga mengandung vitamin A, B1 dan C serta beberapa zat, seperti saponin, protein, lemak, kalsium, fosfor, besi, dan belerang.
Untuk menghilangkan jerawat, pilih mentimun yang masih muda. Cuci bersih, kemudian iris tipis-tipis. Letakkan irisan mentimun tersebut diatas kulit yang berjerawat atau bisa juga dengan gosokkan irisan mentimun tadi ke kulit yang berjerawat.

<a href="http://toko-alkes.com">cara</a> Menghilangkan Bulu Ketiak

cara+menghilangkan+bulu+ketiak.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;">cara+menghilangkan+bulu+ketiak.jpg" width="200" />
cara menghilangkan bulu ketiakBulu ketiak identik dengan cowok , tetapi jangan heran kalau cewek itu sebenernya mempunyai yang namanya bulu ketiak. Semua orang itu memeliki bulu ketiak. Bulu ketiak mulai tumbuh biasanya masa remaja sekitar 17 tahun ke atas. Bulu ketiak itu terdapat dua jenis yaitu bulu yang lebat dan bulu tipis, biasanya yang bulu lebat itu ada pada kaum laki-laki. Tetapi tidak menutup kemungkinan cewek juga ada yang mempunyai bulu ketiak yang lebat.

Kaum wanita biasanya lebih rajin dalam menghilangkan bulu ketiak dibandingkan dengan kaum laki-laki, malah biasanya laki-laki jangan yang namanya memperhatikan bulu ketiak mereka. Kebanyakan laki-laki tidak mau repot dengan bulu ketiak, malah ada yang bilang bulu ketiak itu membuat laki-laki terlihat macho dan keren. Sebaliknya dengan wanita seandainya wanita selalu rajin menghilangkan bulu ketiaknya, karena jika tidak dibersihkan atau dihilangkan membuat mereka jadi kurang percaya diri. Seandainya saja ada wanita cantik,putih bersih dan mulus tetapi memiliki bulu ketiak , pasti kita merasa gimana gitu,apa lagi dengan bau yang menyengat. cara-alami-menghilangkan-bau-ketiak.html" target="_blank">Menghilangkan bau ketiak itu mudah.

Pada umunnya ada beberapa cara untuk menghilangkan bulu ketiak mulai dari alami maupun secara modern , dibawah ini ada berapa cara menghilangkan bulu ketiak:

1. Mencukur

Ini adalah cara yang paling mudah dan murah untuk menyingkirkan rambut ketiak Anda. Kerugian utamanya adalah efeknya relatif berjangka pendek. Bahkan, rambut akan mulai tumbuh kembali keesokan harinya sehingga Anda harus sering mencukur ulang beberapa hari sekali. Selain itu, bila Anda tidak melakukan dengan benar, mencukur dapat menyebabkan ketiak berwarna hitam. Untuk menghindarinya, berikut adalah beberapa tips mencukur yang baik:

1. Oleskan krim atau busa pencukur di ketiak sebelum mencukur. Anda juga dapat   menggunakan sampo rambut bila tidak punya.
2. Pastikan Anda menggunakan pisau cukur yang tajam. Hal ini penting karena penggunaan pisau tumpul dapat melukai kulit oleh mata pisau yang tidak rata.
3. Selalu mencukur searah dengan pertumbuhan rambut.
4. Jangan terburu-buru agar Anda tidak tanpa sengaja melukai kulit ketiak Anda.
5. Oleskan pelembab kulit setelah selesai bercukur.

2. Waxing/Sugaring

Waxing/sugaring adalah metode yang bagus untuk menghilangkan rambut ketiak. Anda bisa melakukan waxing/sugaring sendiri di rumah atau meminta profesional kulit/kecantikan untuk melakukannya. Keuntungan dari waxing/sugaring adalah biayanya relatif terjangkau dan memberikan hasil lebih tahan lama daripada mencukur. Kerugiannya adalah beberapa orang merasa teknik ini sulit untuk diterapkan dan takut mengalami rasa sakit. Hal ini tidak terjadi jika waxing/sugaring dilakukan dengan benar.

3. Menggunakan Krim penghilang rambut

Krim untuk menghilangkan rambut bisa dibeli di toko- toko obat. Keuntungan menggunakan krim adalah kemudahan penggunaannya dan dalam beberapa minggu ketiak Anda bebas rambut. Kerugiannya, bila kulit ketiak Anda sensitif maka krim ini dapat menyebabkan iritasi kulit yang tidak nyaman. Bila menggunakan krim ini, selalu ikuti petunjuk pemakaiannya, dan jika ragu-ragu cobalah oleskan sedikit krim pada kulit yang kurang sensitif terlebih dahulu. Setelah menggunakan krim ini, gunakanlah krim pelembab karena beberapa bahan kimia yang digunakan dalam krim penghilang rambut bisa membuat kulit menjadi kasar.

4. Elektrolisis

Teknik ini relatif baru dan merupakan satu-satunya metode yang benar-benar dapat menghilangkan bulu ketiak secara permanen. Dalam teknik ini, folikel rambut dialiri arus listrik kecil untuk membunuh sel-selnya. Jika Anda tertarik pada perawatan ini, sebaiknya Anda mengunjungi profesional yang kompeten melakukannya. 

Sabtu, 16 Juni 2012

Diet yang Bagus Ternyata Tidur



Diet yang bagus ternyata tidur - setiap kaum wanita pasti menginginkan badan yang ideal dan proporsional. Masalah yang sering muncul pada wanita adalah badan yang gemuk dan tidak ideal.  Banyak cara yang dilakukan para wanita untuk mendapatkan badan yang ideal dan langsing dengan beberapa cara memulai dengan cara alami maupun dengan cara instan. cara yang alami ini yang sangat dianjurkan dan tidak ada efek sampingnya.

Mungkin banyak orang tidak mengetahui cara diet yang alami dan tidak menyiksa tubuh anda. Menurut penelitian tidur yang cukup menurunkan berat badan. Dengan penelitian itu maka banyak orang yang mengabaikan yang namanya tidur. Dikutip dari Bold Sky, seseorang yang kurang tidur dapat mengalami berbagai macam penyakit, misalnya depresi, penyakit jantung dan diabetes. Namun, Ilmu Kedokteran telah membuktikan bahwa jika Anda tidur dengan baik akan memicu penurunan berat badan dan menjaga tubuh Anda tetap bugar.

Tidur itu mempengaruhi hormon dalam tubuh dan  membuat nafsu makan jadi berkurang. Maka bagi anda yang mengingginkan diet secara alami, mudah, dan tidak memerlukan biaya yang banyak untuk mendapatkan tubuh yang ideal dan langsing.
Berikut ini adalah bukti bahwa tidur dapar menurunkan berat badan.

1. Mengontrol Nafsu Makan
Ketika Anda tidur, tubuh menghasilkan hormone gherelin yang berguna untuk mengurangi hilangnya energi yang mengakibatkan Anda merasa lapar.

Tidur kurang dari enam jam akan membuat produksi hormon gherelin semakin meningkat dan membuat Anda merasa selalu lapar. Tetapi bukan berarti Anda dapat makan yang banyak dan tidur sepuasnya agar berat badan turun. Pastikan juga Anda tidak mengkonsumsi makanan berlemak terlalu banyak.

2. Mengurangi Penyimpanan Lemak
Tidur yang cukup atau sekitar 8 jam per hari akan meningkatkan metabolisme karbohidrat yang ada di dalam tubuh. Dengan adanya aktivitas metabolisme dalam tubuh dapat mengurangi penyimpanan lemak. Sedangkan jika Anda kurang tidur dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan produksi hormon insulin yang meningkat sehingga dapat menyebabkan diabetes.

3. Menghilangkan Depresi
Anda mungkin mengalami depresi, tetapi jika Anda memiliki waktu tidur yang cukup, rasa depresi itu akan berkurang. Dalam keadaan stres, tekanan darah dan kadar gula dalam darah akan meningkat. Tetatpi tidur terlalu lama juga tidak baik, karena dampaknya akan membuat Anda menjadi gemuk

Rabu, 13 Juni 2012

Kontaminasi Makanan

Mekanisme Kontaminasi Makanan

Proses terjadinya kontaminasi makanan terutama disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain masih rendahnya pengetahuan dan perilaku penjamah makanan, faktor higiene perorangan penjamah, kebersihan alat makan serta sanitasi lingkungan. Pada umumnya bila terjadi kasus keracunan makanan maka yang dicurigai sebagai penyebab keracunan makanan adalah dari bahan makanan itu sendiri. Keracunan makanan juga dapat disebabkan berbagai faktor seperti terjadinya kontaminasi peralatan makanan, orang, kontaminasi silang, serta karena zat kimia. Sedangkan mekanisme terjadinya kontaminasi makanan dapat dibedakan berdasarkan tiga macam sumber, antara lain:

Kontaminan fisik: Kontaminan fisik dapat berupa benda-benda asing yang terdapat dalam makanan, yang bukan menjadi bagian dari makanan tersebut. Benda ini merupakan kontaminan fisik yang selain menurunkan nilai estetis makanan juga dapat menimbulkan luka serius bila tertelan, seperti kerikil, pecahan logam dan lainnya.

Kontaminasi biologis: Kontaminasi biologis merupakan organisme yang hidup dan menimbulkan kontaminan makanan. Organisme hidup yang sering menjadi kontaminan atau pencemar bervariasi mulai yang berukuran besar seperti serangga, sampai yang amat kecil seperti mikroorganisme. Mikroorganisme adalah bahan pencemar yang harus diwaspadai, karena keberadaannya di dalam makanan sering tidak disadari, sampai menimbulkan akibat-akibat yang tidak diinginkan, misalnya kerusakan makanan atau keracunan makanan. Jenis mikroorganisme yang sering menyebabkan pencemaran makanan adalah bakteri (Clostridium perfringens, Streptokoki fecal, Salmonella), fungi (Aspergillius, Penicillium, Fusarium), parasit (Entamoeba histolytica, Taenia saginata, Trichinella spiralis, dan virus (virus hepatitis A/HAV).

Kontaminan kimiawi: Kontaminasi kimiawi adalah berbagai macam bahan atau unsur kimia yang menimbulkan pencemaran atau kontaminan pada bahan makanan. Unsur kimia ini dapat berada dalam makanan melalui beberapa cara seperti terlarutnya lapisan alat pengolah karena digunakan untuk mengolah makanan yang dapat melarutkan zat kimia dalam pelapis, logam yang terakumulasi di dalam produk perairan misalnya kerang atau tanaman yang habitat asalnya tercemar, bahan pembersih atau sanitasi kimia pada pengolah makanan yang tidak bersih pembilasannya atau yang secara tidak sengaja mengkontaminasi makanan karena penyimpanan yang berdekatan.


Terkait dengan penyakit dan keracunan ini, peranan makanan sebagai perantara penyebaran penyakit dan keracunan makanan, antara lain makanan dapat berperan sebagai agent (penyebab), vehichel (pembawa) dan sebagai media:

Sebagai Agent : Pada kasus ini dapat kita ambil contoh tumbuhan maupun binatang yang secara alamiah telah mengandung zat beracun. Agen penyakit infeksi banyak berasal dari binatang dan menularkan kepada manusia lewat makanan, tetapi penularannya masih bisa dengan cara yang lain.

Sebagai Vehicle: Makanan sebagai pembawa penyebab penyakit, seperti bahan kimia atau parasit yang ikut termakan bersama makanan dan juga mikroorganisme yang patogen serta bahan radioaktif. Makanan tersebut tercemar oleh zat-zat yang membahayakan kehidupan. Jadi dalam kategori ini makanan tersebut semula tidak mengandung zatzat yang membahayakan tubuh, tetapi karena satu dan lain hal akhirnya mengandung zat yang membahayakan Kesehatan.

Sebagai Media: Kontaminan yang jumlahnya kecil jika dibiarkan berada dalam makanan dengan suhu dan waktu yang cukup, maka akan tumbuh dan berkembang sehingga menjadi banyak dan dapat menyebabkan wabah yang serius. Penjamah makanan yang menderita sakit atau karier menularkan penyakit yang dideritanya melalui saluran pernapasan, sewaktu batuk atau bersin dan melalui saluran pencernaan, biasanya kuman penyakit mencemari makanan karena terjadi kontak atau bersentuhan dengan tangan yang mengandung kuman penyakit.

Sedangkan penularan penyakit melalui makanan (food borne disease) dapat digolongkan menjadi food infection dan food poisoning.

Food Infection: Food infection adalah masuknya mikroorganisme dalam makanan, berkembang biak sangat banyak dan dimakan orang dimana mikroorganisme tersebut menyebabkan sakit. Jenis-jenis mikroorganisme yang paling sering Salmonella, Shigella, E. coli, Vibrio cholerae, Vibrio parahaemolyticus. Bakteri patogen yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan merupakan penyebab penyakit. Bakteri patogen penyebab penyakit, mempunyai masa inkubasi dan gejala tergantung pada patogenitasnya.

Food Poisoning: Food poisoning adalah bahan makanan yang memang mengandung bahan racun alami maupun makanan diberi zat-zat racun yang mempunyai tujuan komersial maupun nilai-nilai ekonomis, dapat juga disebabkan oleh makanan yang sudah tercemar oleh mikroorganime menghasilkan racun contoh bakteri Staphylococcus. Ada beberapa racun yang dihasilkan adalah eksotoksin dan endotoksin. Eksotoksin yaitu toksin yang disintesis di dalam sel mikroba, kemudian dikeluarkan ke substrat di sekelilingnya. Endotoksin yaitu toksin yang disintesis di dalam sel bakteri dan baru bersifat toksik bila sel mengalami lisis. Eksotoksin yang dihasilkan oleh bakteri biasanya bekerja secara spesifik terhadap tenunan-tenunan atau sel-sel tertentu. Misalnya sel-sel saraf, otot, sel-sel pada saluran pencernaan, dan sebagainya. Beberapa eksotoksin yang dihasilkan oleh bakteri seperti racun botolinum yang bersifat neurotoksin (menyerang sel-sel saraf sehingga menyebabkan kelumpuhan), racun stafilokokus dan racun perfringens yang disebut enterotoksin karena penyerang sel-sel usus dan dapat menyebabkan diare. Endotoksin lebih bersifat tahan terhadap panas dibandingkan dengan eksotoksin.

Refference
  • Sanitasi Makanan dan Minuman pada Institusi Pendidikan Tenaga Sanitasi. Depkes RI: (1988)
  • Purnawijayanti, H.A. (2001) Sanitasi Higiene dan Keselamatan Kerja dalam Pengolahan Makanan. Kanisius: Yogyakarta.

 

Sample text

Sample Text

Sample Text