Social Icons

Pages

Minggu, 16 Juni 2013

Telat Kenalkan Makanan Pendamping ASI, Bayi Berisiko Kurang Gizi


Jakarta, Ketika dilahirkan, bayi hanya memiliki kemampuan untuk mencecap payudara ibu untuk meminum ASI. Dalam perkembangannya, pemberian ASI hanya cukup memenuhi nutrisi bayi hingga usianya 6 bulan, sebab setelah itu kebutuhan bayi menjadi lebih banyak dan kompleks.

Oleh karena itu, bayi sebaiknya mulai dikenalkan dengan makanan pendamping ASI (MP ASI) sejak berusia 6 bulan. Selain mengenalkan bayi dengan makanan padat, makanan ini juga dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan bayi, namun kurang terpenuhi oleh ASI saja.

"Makanan pendamping ASI sebaiknya mulai diberikan pada usia 6 bulan sambil melanjutkan pemberian ASI, boleh sampai bayi berusia 2 tahun atau lebih. Makanan pendamping ini harus diberikan tepat waktu, kandungan nutrisinya cukup dan seimbang, aman dan diberikan dengan cara yang benar," terang dr Sri S Nasar, Sp(A)K kepada toko-alkes, Selasa (11/6/2013).

Dalam acara seminar media yang diselenggarakan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia), dr Sri yang aktif dalam UKK Nutrisi dan Penyakit Metabolik IDAI memaparkan penelitian WHO yang berjudul 'The Global Strategy for Infant and Young Child Fedding', di mana sebanyak 2/3 kematian balita tiap tahun terkait dengan gizi kurang atau buruk akibat pemberian makan yang tidak benar.

Praktek yang tidak benar tersebut di antaranya adalah pemberian ASI eksklusif kurang dari 4 bulan, pemberian MP ASI yang terlalu dini atau malah terlambat, serta tidak memenuhi kecukupan gizi. Idealnya, MP ASI diberikan saat bayi berusia antara 4 - 7 bulan, namun lebih sering dilakukan saat bayi berumur 6 bulan.

Tak hanya itu, dr Sri menerangkan bahwa usia 6 bulan merupakan usia yang rawan malnutrisi, sekaligus merupakan usia yang paling sering terjadi perlambatan kenaikan berat badan. Salah satu penyebabnya adalah karena pemberian MP ASI yang terlambat atau kurang memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

"Terlambat mengenalkan makanan padat berisiko terhadap timbulnya masalah makan. Bayi yang terlambat dikenalkan dengan makanan padat (lebih dari 10 bulan), lebih sulit untuk makan dan cenderung lebih pemilih. Anak akan tumbuh menjadi picky eater, suka pilih-pilih makanan," jelas dr Sri.

Perilaku ini pada akhirnya akan membuat anak hanya mau makan-makanan tertentu saja, sehingga kebutuhan nutrisinya kurang tercukupi dengan baik.

Ingin Punya Perut Sixpack? Ini Caranya


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Perut yang rata lagi sixpack jadi idaman banyak orang. Apalagi cukup banyak orang yang beranggapan pria berperut sixpack lebih menarik ketimbang yang memiliki perut buncit. Bagaimana caranya mendapatkan perut sixpack?

"Membentuk sixpack itu adalah latihan jangka panjang. Harus disiplin makan dan juga latihan, dan juga harus memperhatikan protein serta karbo yang dikonsumsi. Setelah itu, harus rajin cek dan ricek juga," terang dokter kesehatan olahraga, dr Michael Triangto, SpKO, dalam perbincangan dengan toko-alkes dan ditulis pada Rabu (12/6/2013).

Untuk tahap awal, dr Michael menyarankan agar melakukan jalan cepat secara teratur. Saat melakukan kegiatan ini, kedua tangan diayun sehingga akan terlihat garis di sisi perut.

"Selanjutnya latihan lain bisa digunakan seperti mendekap beban berat atau berpegangan pada file holder, misalnya kemudian memutar badan ke kanan dan kiri sambil berdiri," tutur dokter yang berpraktik di RS Mitra Kemayoran ini.

Selain itu, latihan lain yang bisa dilakukan adalah duduk menyender tegak sambil mengangkat lutut. Bisa juga dengan melakukan cramps, seperti sit-up tapi tidak sampai duduk.

Sementara itu, Dicky Ramadhani yang merupakan instruktur di Celebrity Fitness, mengungkapkan bahwa perut sixpack bisa didapat selain dengan latihan yang tepat dan rajin, juga dengan makanan. Dia menganjurkan makan makanan yang sedikit karbohidrat Selain itu, genetika juga berperan.

"Berlatih secara tepat maksudnya adalah bila perut masih dalam kondisi buncit, jangan langsung dipaksa berlatih abdominal atau sit up atau crunch berlebihan,
tetapi kurangilah konsumsi makanan berkalori tinggi agar tidak menimbun di sekitar perut bila tidak diserap maksimal oleh tubuh," sarannya.

Dia mengingatkan karbohidrat adalah penyumbang kalori terbesar. Untuk itu perlu mengurangi konsumsinya, bukan menghilangkannya. Sebagai gantinya, makanlah makanan dengan serat tinggi atau protein atau lemak sehat. Asupan ini dapat menyumbangkan kalori yang cukup.

"Genetik pun menjadi faktor penentu. Orang yang memiliki serat otot besar akan dapat memiliki bentuk sixpack yang lebih menonjol daripada orang lain," imbuh Dicky.

Pada dasarnya, sambungnya, semua orang baik laki-laki ataupun perempuan memiliki otot rectus abdominis yang populer disebut sixpack. "Latihan crunch, sit up, oblique crunch, abdominal reverse curl, leg raise akan membantu membentuk otot perut ini," ujar Dicky.

Inilah Tanda-tanda Kanker "Padat" pada Anak

JAKARTA- Kanker pada dasarnya merupakan penyakit yang dapat diobati dan sembuh bila dijumpai pada stadium awal. Bahkan, dokter spesialis onkologi anak dr. Edi Setiawan Tehuteru menyatakan kemungkinan sembuhnya mencapai 80 persen. Maka, penting bagi orangtua khususnya untuk mewaspadai tanda-tanda kanker sejak dini.

Kanker, tutur Edi, secara garis besar dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama merupakan kanker jenis cair yaitu darah dengan istilah leukemia, dan yang kedua adalah kelompok tumor padat.

Tumor padat dapat dijumpai pada hampir semua organ tubuh seorang anak, mulai dari kepala sampai ujung kaki. Orangtua biasanya meraba tumor atau benjolan pada tubuh seorang anak pada saat memandikannya. Ketika menemukan benjolan, maka orangtua perlu memeriksakannya pada tenaga kesehatan untuk mengonfirmasi benjolan tersebut benar kanker atau bukan.

Berikut adalah hal-hal yang harus diwaspadai orangtua bila melihat atau meraba benjolan yang dilansir dalam buku "Waspadai & Kenali Kanker pada Anak Sejak Dini" dari Yayasan Anyo Indonesia (YAI) yang disusun oleh dr. Edi.

1. Mata
Orangtua harus curiga bila mata anak terlihat seperti mata kucing, matanya merah, terjadi gangguan penglihatan atau juling. Khusus tentang mata merah, biasanya orangtua akan memberikan obat tetes mata yang dijual bebas di pasaran. Orangtua boleh saja melakukan tindakan tersebut, namun bila dalam tiga hari tidak ada perbaikan, segera diperiksakan. Lantaran bisa jadi itu bukan merupakan penyakit mata biasa, melainkan gejala awal dari kanker bola mata (retinoblastoma).

2. Leher
Waspada bila menemui benjolan di leher seorang anak yang bertambah besar dalam waktu singkat. Biasanya anak tidak mengeluh kesakitan bila benjolan tersebut ditekan atau dipegang. Berbeda dengan benjolan yang timbul akibat infeksi, biasanya akan terasa sakit bila ditekan atau dipegang dan terasa panas bila diraba.

Infeksi pada gigi dan telinga juga dapat menyebabkan benjolan dengan karakteristik seperti tersebut di atas. Konfirmasi perlu dilakukan mengingat penanganan kedua benjolan tersebut berbeda.

3. Paru
Bila seorang anak dijumpai sesak napas dan setelah dilakukan foto dada ternyata ditemukan sel kanker di parunya, jangan berpikiran bahwa anak ini terkena kanker paru. Tidak ada kanker paru pada anak. Keadaan ini biasanya merupakan akibat dari penyebaran suatu jenis kanker tertentu ke paru-paru. Salah satu jenis kanker pada anak yang dapat menyebar ke paru-paru adalah kanker tulang.

4. Perut
Banyak organ yang dapat dijumpai dalam perut, antara lain hati, ginjal, indung telur, dan lain-lain. Semua organ tersebut di atas dapat terkena kanker. Secara fisik, perut anak akan terlihat membuncit dan bila ditekan akan teraba suatu benjolan. Jika menemukan kasus demikian, segeralah periksakan anak.

Hal lain yang perlu diperhatikan orangtua adalah jangan terlalu sering menekan perut anaknya yang makin lama makin membesar karena dapat mempermudah penyebaran.

5. Alat kelamin
Alat kelamin yang dimaksud adalah alat kelamin pria. Secara fisik, testis kanan dan kiri terlihat tidak sama besar, konsistensi testis yang terkena biasanya keras, dan tidak dijumpai tanda-tanda infeksi. Kanker pada organ testis, sama halnya paru-paru dapat merupakan akibat penyebaran dari suatu jenis kanker tertentu ke testis. Jenis kanker yang dimaksud yang dapat menyebar ke testis adalah kanker darah (leukemia).

6. Tangan atau kaki
Waspada bila terlihat ada bengkak pada tangan atau kaki. Pembengkakan ini biasanya dapat disertai dengan demam atau nyeri.

7. Otak
Benjolan pada otak memang tidak dapat dilihat maupun diraba. Walaupun demikian, orangtua tetap dapat mewaspadai gejala kanker otak dengan melihat dampak yang ditimbulkan akibat adanya suatu benjolan di otak. Gejala-gejala tersebut, antara lain adalah pusing, muntah yang menyemprot, lumpuh, dan gangguan keseimbangan.

Wow, Obat untuk Atasi Rambut Rontok Ini Bisa Bikin Pria Jauhi Alkohol


Ilustrasi (dok: Thinkstock)

Jakarta, Kebotakan karena usia dapat diatasi dengan obat-obatan tertentu. Yang cukup populer misalnya Finasteride atau Propecia. Namun ternyata sebuah studi baru menemukan obat ini tak hanya berguna untuk mengatasi kebotakan pada pria, tapi juga menghilangkan ketertarikan pria pada minuman keras alias alkohol.

Bahkan studi ini memaparkan pria yang menggunakan Finasteride (Propecia) untuk menghentikan kerontokan rambut yang dialaminya cenderung mengurangi konsumsi alkohol sejak pertama kali memulai konsumsi obat ini. Dan 'efek samping' ini tetap bertahan meski si pria telah menghentikan pengobatannya.

Kesimpulan tersebut diperoleh peneliti dari George Washington University, AS setelah mewawancarai 83 pria sehat yang mengalami efek samping seksual berkepanjangan akibat konsumsi Finasteride. Sebelumnya telah diketahui bahwa obat kerontokan rambut ini dapat menyebabkan disfungsi seksual pada pria.

Untuk studi ini, peneliti Dr. Michael Irwig juga mengumpulkan informasi terkait riwayat kesehatan pasien, fungsi seksualnya, termasuk konsumsi alkohol pasien sebelum dan sesudah mengonsumsi Finasteride.

Dari 63 partisipan yang diketahui mengonsumsi alkohol sedikitnya sekali dalam seminggu sebelum mulai mengonsumsi Finasteride, 65 persen diantaranya dilaporkan mengalami penurunan konsumsi alkohol, bahkan setelah mereka berhenti minum Finasteride.

Namun seperti dilansir Daily Mail, Senin (17/6/2013), konsumsi alkohol pada 32 persen partisipan lainnya diketahui tidak mengalami perubahan dan 3 persen partisipan malah mengaku konsumsi alkoholnya justru meningkat.

Selain penurunan jumlah konsumsi, peneliti juga menemukan bahwa banyak partisipan yang pada akhirnya mengalami penurunan toleransi alkohol setelah mengonsumsi Finasteride. Ini belum termasuk merasa gelisah setelah minum alkohol dan pulih dari kerontokan rambut lebih lama akibat minum minuman keras tersebut.

Sayangnya, peneliti tak tahu-menahu mengapa Finasteride berdampak terhadap kebiasaan minum seseorang. Hanya saja Dr. Irwig percaya jika Finasteride dapat mengurangi kemampuan otak untuk membuat hormon yang disebut dengan neurosteroid. Hormon ini erat kaitannya dengan ketertarikan atau kegemaran seseorang terhadap minuman beralkohol.

Jumat, 14 Juni 2013

5 Kepribadian yang Bikin Anda Tetap Jomblo


Karena kesibukannya yang super padat, hubungan Harry Styles si lebah sibuk dan Taylor Swift harus kandas.
Jakarta- Mungkin ada perasaan iri ketika melihat teman-teman sebaya sudah memiliki pasangan atau bahkan mempunyai anak. Sementara dari dulu sampai sekarang, Anda masih saja menjomblo. Baru-baru ini, situs kencan MySingleFriend.com mengungkapkan sebuah pernyataan, bahwa penyebab Anda masih tetap menjomblo sebenarnya karena kepribadian dan karakteristik diri.


http://www.toko-alkes.com/


Menurut situs kencan ini, para pencari jodoh dikelompokkan sesuai dengan karakteristik kencan mereka sendiri. Psikolog dari Manchester Metropolitan University, David Holmes, mengungkapkan bahwa pembagian kelompok berdasarkan karakteristik kepribadian dan kencan yang pernah dilakukan selama ini bisa membantu Anda menemukan hubungan cinta yang berkelanjutan.

"Mungkin tidak semua ciri-ciri yang dituliskan ini sesuai. Namun kebanyakan orang memiliki ciri-ciri kepribadian yang lebih menonjol dibandingkan sifat yang lain. Maka sifat ini bisa menjadi rambu-rambu penunjuk kepribadian mereka," jelas David. Penggolongan kelompok pencari cinta ini digambarkan menyerupai sifat hewan.

1. Panda, si pemilih
Hewan ini memang sekilas terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Namun tahukah Anda jika binatang berbulu putih dan hitam ini tergolong hewan yang sangat pemilih? Dalam kehidupan percintaan, panda melambangkan sifat seseorang yang perfeksionis. Jika memiliki tipe kepribadian yang seperti ini, Anda harus berusaha keluar dari zona nyaman.

"Panda yang pemilih termasuk tipe orang yang sangat menikmati waktu mereka sendiri, dan sangat berhati-hati saat memilih pasangan. Maunya yang sesempurna mungkin," tambah Holmes.

Aktor tampan Hollywood, George Clooney, merupakan salah satu orang yang termasuk dalam kelompok picky panda ini. Ia memberikan kesan kepada semua orang bahwa ia sangat percaya diri, sempurna, dan nyaman dengan dirinya sendiri. Akibatnya, ia memberikan pesan kepada kaum perempuan bahwa hanya orang yang penuh kesabaran dan sangat dekat padanya saja yang termasuk kriteria idamannya.

2. Lebah, si sibuk
Tipe-tipe orang dengan kepribadian seperti inilah yang banyak ditemukan di kota besar. Kesibukan yang tinggi adalah kelemahan terbesar dan penghancur hubungan percintaan.

Holmes mengungkapkan bahwa Harry Styles, salah satu personel boyband One Direction, tergolong seorang busy bee. "Harry adalah anak muda yang sukses dan sangat sibuk dengan jadwal manggungnya. Namun tak begitu dengan kehidupan percintaannya. Ia harus menemukan waktu untuk mendapatkan keseimbangan antara kerja dan cintanya," saran Holmes.

3. Anjing, si teman baik
Wajahnya yang lucu, bersemangat, dan menggemaskan pasti menarik perhatian banyak orang. Anda yang berada dalam kategori ini biasanya memiliki banyak teman dan sangat loyal pada teman-temannya. Zona nyaman berteman ini terkadang sering menjebak Anda sehingga tidak bisa memilih satu orang yang paling spesial di hati.

Russel Brand merupakan selebriti yang termasuk dalam kelompok ini. "Brand dan orang lain yang termasuk dalam kategori ini adalah orang yang sangat populer, menyenangkan, dan penuh perhatian pada semua orang. Maka akan sangat sulit baginya memilih satu di antaranya. Hanya saja begitu sudah menemukan satu orang mereka bisa sangat setia," jelasnya.

4. Burung hantu, si penyuka kehidupan malam
Kelompok ini biasanya didominasi oleh anak-anak kuliahan atau yang usianya masih '20-an. Orang-orang di kelompok ini sangat suka berpesta malam dan flirting dengan banyak orang. Namun pada akhirnya mereka kebingungan memilih, dan justru meninggalkan semuanya tanpa status. Model Cara Delevigne adalah contoh perempuan yang ada dalam kelompok ini.

5. Hiu, si dingin
Kepribadian seperti ini lebih sering dimiliki pria. Mereka dinilai sebagai sosok pria yang suka mempermainkan hati pasangannya, atau playboy.http://www.toko-alkes.com/ Mereka menganggap diri mereka terlalu cool untuk punya pasangan. Spencer Matthews adalah sosok yang dianggap punya kepribadian seperti hiu.

"Dia adalah seorang player, namun suatu saat dia akan menemukan seseorang yang benar-benar menangkap hatinya dan  tak melepaskannya," tutup Holmes.

Mau Sukses ASI Eksklusif, Penuhi 4 Syarat Ini

Shutterstock
Ilustrasi ibu menyusui
Jakarta - Air Susu Ibu (ASI) menjadi makanan utama bayi berusia di 0-6 bulan. Pada rentang usia tersebut bayi seolah 'makan' tak kenal waktu. Kapan saja merasa lapar, bayi akan menangis minta makan. Akibatnya, seorang ibu menyusui (busui) harus siap memberi ASI kapanpun bayi membutuhkan. Hal ini mengakibatkan sebagian ibu khawatir produksi ASInya tak mencukupi.

Menurut konselor menyusui dr. Wiyarni Pambudi, SpA (K) ICBLCC, sebetulnya produksi ASI seorang sudah dirancang mencukupi kebutuhan tiap anak. "Sehingga ibu tidak perlu khawatir bila memiliki 2, 3, atau 4 anak sekaligus," katanya pada media gathering Pemahaman Tenaga Kesehatan Mengenai Kebijakan Menyusui di Indonesia di Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Menurut Wiyarni, produksi ASI sudah disiapkan saat ibu mengandung. ASI juga siap dikeluarkan bersamaan dengan lahirnya bayi. Namun produksi ASI yang sedikit di awal masa menyusui kerap membuat para ibu baru cemas. Padahal, ketakutan ini tidak perlu bila para ibu paham bahwa minimnya ASI adalah hal wajar mengingat ukuran lambung bayi pun masih sangat kecil. 

"Ketika lahir lambung bayi cuma sebesar kelereng, dan hanya cukup 10 mililiter. Karena itu produksinya sangat sedikit," ujarnya.

Walau begitu, Wiyarni menegaskan ada beberapa faktor yang harus diperhatikan guna mendukung produksi ASI. Dengan memenuhi syarat-syarat berikut, keberhasilan ASI eksklusif akan lebih mudah dicapai.                           

http://www.toko-alkes.com/

1. Nutrisi

Wiyarni menyarankan busui banyak mengkonsumsi makanan bergizi. Wiyarni juga membolehkan bila busui ingin mengkonsumsi makanan bercita rasa tajam. "Pengaruhnya hanya di rasa, tidak dalam nutrisi. Asal bisa membuat ibu rileks dan merangsang produksi ASI silahkan saja," ujarnya.

Tak ada makanan tertentu yang menstimulasi produksi ASI. Menurut Wiyarni, hal ini dikarenakan produksi ASI bersifat spesifik pada setiap bayi. Produksi sedikit tidak bisa diartikan sama pada tiap ibu dan bayi. Pada ibu yang alergi, Wiyarni menyarankan ibu membatasi asupan makanan yang membangkitkan alergi. Namun alergi tidak boleh menjadi sandungan ibu menyusui bayinya.

Selain nutrisi, Wiyarni juga menyarankan ibu tidak ragu melakukan perawatan tambahan. "Misalnya perawatan payudara. Bila merasa perlu maka sebaiknya dilakukan," katanya.

2. Usahakan menyusu langsung

Langsung menyusu menjadi rangsang jitu yang menstimulasi produksi ASI. Hal ini dikarenakan aktifnya prolaktin yang merangsang produksi ASI. Bagi ibu yang harus bekerja, memerah ASI dapat menjadi solusinya. "Kalau ibu sedang di rumah sebaiknya langsung disusui. Namun jangan memasukkan benda seperti puting, misal dot buatan, pada bayi yang tidak menyusu langsung," ujarnya.

Minum susu lewat dot harus dihindari karena dikhawatirkan akan menyebabkan bayi tak mau lagi menyusu pada puting. Menyusu lewat puting memang relatif lebih sulit dibanding dot. Hal ini dikarenakan tenaga ekstra yang harus dikeluarkan bayi ketika minum ASI lewat puting. Sehingga beberapa bayi tampak berkeringat ketika minum ASI.

Wiyarni menyarankan ibu melatih bayi minum ASI, dengan botol berujung sendok atau cangkir berlubang. Meski sulit, hal ini lebih aman untuk bayi. "Memang tidak bisa langsung seperti pada dot. Diperlukan waktu latihan kurang lebih 1-2 minggu," katanya.

3. Cari dukungan

Dukungan menjadi faktor penting ibu sukses menyusui bayinya. Dukungan ini meliputi keluarga dan lingkungan kerjanya. "Sebulan sebelumnya sampaikan ke keluarga dan lingkungan kerja, jika ingin memberikan ASI. Selanjutnya cari dukungan lingkungan kerja untuk kesuksesan ASI," kata Wiyarni. Wiyarni menyarankan lingkungan kerja memberikan dukungan dengan, pemberian cuti dan ruang menyusui yang layak.

4. Disiplin dan Rajin tambah ilmu 

Bagi ibu bekerja, Wiyarni menyarankan untuk disiplin memerah ASI tiga jam sekali. Semakin sering ASI diperah, produksinya akan meningkat. "Layaknya toko, dalam produksi ASI supply sama dengan demand," kata Wiyarni.

Bila hal ini selalu dilakukan, ibu tidak perlu khawatir ASI tidak cukup bagi bayinya. Wiyarni mengatakan, produksi ASI sudah dirancang tidak lebih atau kurang pada setiap bayi. "Jangan lupa rajin baca, browsing, dan berbagi ilmu untuk memotivasi diri. Kalau sudah diniatkan tidak ada yang sulit," ujar Wiyarni.

Kamis, 13 Juni 2013

Makin Sering Cuci Muka, Wajah Malah Makin Berminyak Lho


Foto: Ilustrasi/Thinkstock

Jakarta, Minyak yang berlebihan di wajah memang mengganggu. Selain wajah jadi terlihat mengkilat, juga kurang segar dan kotor. Jika punya kondisi wajah begini, sering-sering cuci muka tidak akan menyelesaikan masalah.

"Kulit yang berminyak jika makin sering dicuci makan jadi semakin berminyak. Semakin kulit iritasi, maka semakin banyak produksi minyaknya," kata spesialis kulit dan kelamin, dr Eddy Karta, SpKK.

Hal itu disampaikan dia dalam media gathering Pond's Men di The Foundry No 8, Kawasan Niaga Terpadu (SCBD) Lot 8, Jl Jenderal Sudirman Kav 52-53, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Rabu (12/6/2013).

Berapa kali sebaiknya seseorang mencuci muka? "Tidak ada aturan bakunya, sama seperti kalau keramas harus berapa kali seminggu. Disesuaikan saja dengan aktivitasnya. Kalau aktivitasnya memang tidak terlalu banyak dan tidak banyak kena debu, dua kali sudah cukup," jelas pria yang tengah mengambil program doktoral di University of Melbourne ini.

Saat menggunakan produk pencuci muka hendaknya disesuaikan benar dengan jenis kulit. Jika Anda merasa kulit kering dan kencang setelah cuci muka dengan sabun tertentu, itu artinya tidak cocok.

"Kalau tidak cocok membikin kulit berminyak," sambung dr Eddy.

Jika Anda ingin menggunakan pelembab juga jangan asal pakai. Sebab pelembab pun ada beraneka macam. Misalnya ada pelembab yang bersifat menarik air. Pelembab ini cocok digunakan di daerah seperti Jakarta.

"Kalau pelembab seperti ini dipakai ke daerah yang memiliki 4 musim tidak cocok, malah bisa menarik air dari bawah kulit kita," terang dr Eddy.

Selain minyak dan jerawat, bintik hitam juga jadi masalah yang sering dikeluhkan. Umumnya perempuan lebih banyak yang mengalami bintik hitam ketimbang laki-laki. Hal ini dikarenakan penumpukan pigmen bisa terjadi di lapisan manapun, sedangkan pada laki-laki tidak seperti itu.

"Pada pria umumnya dark spot terjadi karena bekas jerawat. Penanganannya case by case," kata dr Eddy.
 

Sample text

Sample Text

Sample Text