Social Icons

Pages

Senin, 13 Agustus 2012

Tanda-Tanda Kehamilan


Payudara membesar, rasa nyeri pada perut dan mual adalah tanda-tanda kehamilan. Memang, tanda-tanda kehamilan mirip dengan tanda-tanda menstruasi. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan agar keturunan Anda bisa terjaga dengan baik.

Sebagian orang memahami tujuan dari pernikahan adalah melanjutkan keturunan. Benar. Namun perlu diketahui bagaimana cara mendapatkan keturunan yang baik. Menurut dr Samson Chandra SpOG dari Rumah Sakit Meilia, pasangan yang baru menikah biasanya mengalami pembuahan yang subur. Masa-masa inilah yang kerap disebut usia subur. Biasanya, di tahun pertama persentase seseorang pada kehamilan sekitar 85-05 persen, ujarnya.

Persentase yang besar tersebut terjadi lantaran pada pembentuk sel (pria dan perempuan) terjadi semacam kolaborasi. Karena itu penting bagi setiap pasangan untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya agar dapat melakukan pembuahan yang baik. Semua pihak memiliki tanggungjawab masing-masing, katanya.

Setelah proses pembuahan berhasil muncullah tanda-tanda kehamilan. Tentunya, masa ini tidak kalah pentingnya dengan masa pembuahan. Menjaga kehamilan dengan baik akan menghasilkan keturunan yang baik pula. Namun ada kalanya pasangan suami-istri belum mengetahui secara pasti mengenai tanda-tanda kehamilan. Mereka masih bingung membedakan tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) dengan tanda akan datangnya menstruasi. Sebab, banyak tanda-tanda kehamilan yang mirip dengan tanda-tanda akan datangnya menstruasi.

Payudara Membesar


Salah satu tanda kehamilan, menurut dr Samson Chandra SpOG, payudara yang membesar. Meningkatnya produksi hormon enterogen dan progesterone merupakan penyebab membesarnya payudara. Selain itu, kondisi payudara juga akan terasa makin lembut dan lebih sensitif. Payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar dan warnanya semakin gelap. Kadang terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Selain itu terjadi aktifitas hormon HPL (Human Plancetal Lactogen). Hormon tersebut doproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan dan menyusui.

Tiada lain adalah munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut, mual, sakit kepala, sakit punggung, kram, sembelit, peningkatan temperatur tubuh, bau badan yang tidak biasa, moody, sering buang air dan lainnya. Namun perlu diingat, tanda-tanda kehamilan tersebut tidak serta-merta terjadi pada setiap perempuan yang hamil.

Ada yang sama tanda-tandanya, ada yang berbeda, ada pula yang tidak mengalaminya, katanya.

Dokter yang berpraktik di RS Sentra Medika ini menganjurkan untuk berkonsultasi pada dokter.

Lantas, kapan tanda-tanda tersebut muncul? Dr Samson Chandra SpOG mengatakan bahwa tanda-tanda kehamilan dapat muncul dan diketahui beberapa hari setelah pembuahan dilakukan.

Biasanya, kemunculan yang pertama adalah flek, ujarnya. Flek kehamilan tidak akan berbahaya. Setelah flek berhenti, tanda lain yang akan muncul adalah adanya rasa mual dan sakit seperti sembelit pada perut. Seperti flek, tanda-tanda seperti ini nantinya akan hilang dengan sendirinya. Berbagai tanda-tanda kehamilan yang biasa muncul nantinya akan hilang dengan sendiri setelah janin berusia sekitar 16-20 minggu.

Tidak. Ibu hamil tidak akan terus menjalani hal-hal tersebut. Akan hilang dengan sendirinya kok, terangnya. Tanda-tandanya, kehamilan bisa dirasakan dalam waktu beberapa hari setelah pembuahan.

Waspada keguguran


Ketidaktahuan mengenai hal ini menyebabkan terjadinya beberapa kasus keguguran (miscarriage).

Inilah yang sering terjadi pada mereka yang panik dengan kehamilan pertama, terang dr Chandra. Ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan menurut dr Chandra lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat penyakit mirip dengan tanda-tanda kehamilan.

Contohnya mereka yang memang biasa mengalami keterlambatan haid. Biasanya kalau hamil muda, secara otomatis pula haid terlambat. Namun karena mereka anggap biasa maka kehamilan menjadi tidak diperhatikan, terangnya. Alhasil, orang yang biasa mengalami keterlambatan haid akan melakukan berbagai sktifitas yang terkadang membuat janin yang lemah akan semakin lemah hingga berujung pada keguguran.

Contoh lain, dituturkan dr Chandra adalah rasa mual dan sakit pada perut. Sayangnya, banyak yang menganggap hal tersebut masuk angin belaka.

Mereka pun biasanya cenderung memilih obat-obatan warung untuk mengobati sakit tersebut. Bagi yang mengerti mungkin akan melakukan pemeriksaan walau tidak sepenuhnya ke dokter praktik, ujarnya.

Dr Chandra cenderung memilih cara mengunjungi dokter sebagai alternatif untuk mengobati atau mengatasi permasalahan berkaitan kehamilan. Alasannya, dengan mengunjungi ahli medik setidaknya akan ada sebuah penjelasan mengenai permasalahan tersebut.

Ketidaktahuan akan tanda-tanda yang sudah dianggapnya sebagai sebuah tanda, ternyata sesudah dilakukan beberapa kali tes ternyata hasilnya negatif. Bayangan dan dambaan kehamilan yang ditunggu akhirnya menjadi sirna.


Sumber: okezone.com

Tanda-Tanda Kehamilan


Payudara membesar, rasa nyeri pada perut dan mual adalah tanda-tanda kehamilan. Memang, tanda-tanda kehamilan mirip dengan tanda-tanda menstruasi. Karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan agar keturunan Anda bisa terjaga dengan baik.

Sebagian orang memahami tujuan dari pernikahan adalah melanjutkan keturunan. Benar. Namun perlu diketahui bagaimana cara mendapatkan keturunan yang baik. Menurut dr Samson Chandra SpOG dari Rumah Sakit Meilia, pasangan yang baru menikah biasanya mengalami pembuahan yang subur. Masa-masa inilah yang kerap disebut usia subur. Biasanya, di tahun pertama persentase seseorang pada kehamilan sekitar 85-05 persen, ujarnya.

Persentase yang besar tersebut terjadi lantaran pada pembentuk sel (pria dan perempuan) terjadi semacam kolaborasi. Karena itu penting bagi setiap pasangan untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya agar dapat melakukan pembuahan yang baik. Semua pihak memiliki tanggungjawab masing-masing, katanya.

Setelah proses pembuahan berhasil muncullah tanda-tanda kehamilan. Tentunya, masa ini tidak kalah pentingnya dengan masa pembuahan. Menjaga kehamilan dengan baik akan menghasilkan keturunan yang baik pula. Namun ada kalanya pasangan suami-istri belum mengetahui secara pasti mengenai tanda-tanda kehamilan. Mereka masih bingung membedakan tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) dengan tanda akan datangnya menstruasi. Sebab, banyak tanda-tanda kehamilan yang mirip dengan tanda-tanda akan datangnya menstruasi.

Payudara Membesar


Salah satu tanda kehamilan, menurut dr Samson Chandra SpOG, payudara yang membesar. Meningkatnya produksi hormon enterogen dan progesterone merupakan penyebab membesarnya payudara. Selain itu, kondisi payudara juga akan terasa makin lembut dan lebih sensitif. Payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar dan warnanya semakin gelap. Kadang terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara. Selain itu terjadi aktifitas hormon HPL (Human Plancetal Lactogen). Hormon tersebut doproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan dan menyusui.

Tiada lain adalah munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut, mual, sakit kepala, sakit punggung, kram, sembelit, peningkatan temperatur tubuh, bau badan yang tidak biasa, moody, sering buang air dan lainnya. Namun perlu diingat, tanda-tanda kehamilan tersebut tidak serta-merta terjadi pada setiap perempuan yang hamil.

Ada yang sama tanda-tandanya, ada yang berbeda, ada pula yang tidak mengalaminya, katanya.

Dokter yang berpraktik di RS Sentra Medika ini menganjurkan untuk berkonsultasi pada dokter.

Lantas, kapan tanda-tanda tersebut muncul? Dr Samson Chandra SpOG mengatakan bahwa tanda-tanda kehamilan dapat muncul dan diketahui beberapa hari setelah pembuahan dilakukan.

Biasanya, kemunculan yang pertama adalah flek, ujarnya. Flek kehamilan tidak akan berbahaya. Setelah flek berhenti, tanda lain yang akan muncul adalah adanya rasa mual dan sakit seperti sembelit pada perut. Seperti flek, tanda-tanda seperti ini nantinya akan hilang dengan sendirinya. Berbagai tanda-tanda kehamilan yang biasa muncul nantinya akan hilang dengan sendiri setelah janin berusia sekitar 16-20 minggu.

Tidak. Ibu hamil tidak akan terus menjalani hal-hal tersebut. Akan hilang dengan sendirinya kok, terangnya. Tanda-tandanya, kehamilan bisa dirasakan dalam waktu beberapa hari setelah pembuahan.

Waspada keguguran


Ketidaktahuan mengenai hal ini menyebabkan terjadinya beberapa kasus keguguran (miscarriage).

Inilah yang sering terjadi pada mereka yang panik dengan kehamilan pertama, terang dr Chandra. Ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan menurut dr Chandra lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat penyakit mirip dengan tanda-tanda kehamilan.

Contohnya mereka yang memang biasa mengalami keterlambatan haid. Biasanya kalau hamil muda, secara otomatis pula haid terlambat. Namun karena mereka anggap biasa maka kehamilan menjadi tidak diperhatikan, terangnya. Alhasil, orang yang biasa mengalami keterlambatan haid akan melakukan berbagai sktifitas yang terkadang membuat janin yang lemah akan semakin lemah hingga berujung pada keguguran.

Contoh lain, dituturkan dr Chandra adalah rasa mual dan sakit pada perut. Sayangnya, banyak yang menganggap hal tersebut masuk angin belaka.

Mereka pun biasanya cenderung memilih obat-obatan warung untuk mengobati sakit tersebut. Bagi yang mengerti mungkin akan melakukan pemeriksaan walau tidak sepenuhnya ke dokter praktik, ujarnya.

Dr Chandra cenderung memilih cara mengunjungi dokter sebagai alternatif untuk mengobati atau mengatasi permasalahan berkaitan kehamilan. Alasannya, dengan mengunjungi ahli medik setidaknya akan ada sebuah penjelasan mengenai permasalahan tersebut.

Ketidaktahuan akan tanda-tanda yang sudah dianggapnya sebagai sebuah tanda, ternyata sesudah dilakukan beberapa kali tes ternyata hasilnya negatif. Bayangan dan dambaan kehamilan yang ditunggu akhirnya menjadi sirna.


Sumber: okezone.com

Mengenali Beberapa Gangguan Kehamilan


Kehamilan adalah masa paling menyenangkan sekaligus penuh tantangan. Setelah satu gangguan hilang, muncul gangguan lainnya. Gangguan yang dirasa adalah akibat perubahan fisik, tapi gangguan psikis pun bukan tak dirasakannya.

Setelah melewati masa morning sickness, kini saatnya Anda menikmati masa-masa kehamilan. Benarkah? Nyatanya tak demikian.

Tetapi ibu hamil (bumil) jangan terlalu khawatir. Jika gangguan tersebut tidak mengarah pada kelainan yang lebih berat, nikmati saja hari demi hari kehamilan Anda. Dengan kekuatan cinta menunggu hadirnya buah hati, bumil pasti mampu melewatinya.

Berbagai gangguan selama kehamilan, berikut di antaranya:

1. Vagina rentan infeksi


Pada saat hamil, vagina lebih peka dan mudah terserang infeksi. Karenanya, kebersihan bagian ini perlu mendapatkan perhatian lebih, misalnya kebersihan air, pakaian dalam, dan alat-alat mandi yang dipergunakan.

2. Sembelit


Akibat peningkatan hormon progesteron, sistem kerja pencernaan di usus berjalan lamban sehingga makanan dan air sulit diserap. Itulah sebabnya, banyak bumil yang mengalami sembelit.

Selain itu, sembelit juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan janin yang semakin besar sehingga menekan usus dan anus. Jika hal ini dibiarkan, bukan tak mungkin menimbulkan perdarahan di anus.

Dalam kondisi ini, mengonsumsi sumber makanan atau vitamin yang mengandung zat besi, malah memperburuk keadaan. Untuk menghindarinya, sebaiknya Anda banyak minum dan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. Hindari makanan yang bisa menyebabkan sembelit, seperti pisang atau keju, serta cobalah berolahraga secara teratur.

3. Sering buang air kecil


Selain disebabkan oleh peningkatan berat badan, pertumbahan berat janin juga menyebabkan bumil harus sering buang air kecil. Sebab, janin yang kian membesar akan menekan kandung kemih.

4. Stres


Peristiwa kehamilan selain membuat bumil gembira, juga bisa menekan perasaannya. Perasaan was-was akan kondisi janin dan berbagai perubahan tubuh seringkali membuat bumil menderita stres. Perasaan ini akan semakin kuat akibat pengaruh hormon kehamilan juga lingkungan sekitar bumil yang tidak kondusif.

Sekalipun tidak menganggu kesehatan bumil ataupun janin, keadaan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena itu, cobalah bersikap santai, dan cari sumber stres untuk bisa segera mengatasinya. Usahakan mencari dukungan dari lingkungan sekitar, seperti suami, teman, dan keluarga.

5. Sakit pinggang


Makin tua usia kehamilan, makin melemah jaringan pengikat dan sendi-sendi panggul. Pembesaraan rahim telah mengubah titik berat tubuh sehingga Anda harus berdiri sempurna dengan pundak tertarik ke belakang. Akibatnya, pinggang terasa sakit. Apalagi bila Anda sudah beberapa kali hamil. Untuk mengurangi sakit pinggang, pakailah sepatu bertumit rendah serta perbaiki sikap tubuh, terutama sikap berdiri dan duduk.

6. Pembengkakan


Pembengkakan (oedema), terutama di bagian kaki, lazim menimpa bumil. Hal ini disebabkan meningkatnya cadangan cairan dalam tubuh pada akhir masa kehamilan.

Untuk mengurangi gangguan, angkatlah kaki dengan sudut agak tinggi saat bumil tidur. Sekalipun gangguan ini wajar, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda harus mengambil langkah cepat bila mendapati pembengkakan tiap pagi hari sebab ini merupakan salah satu gejala preeklampsia (keracunan kehamilan).

7. Lambung panas


Pertumbuhan janin akan menekan bagin perut sehingga hanya sedikit tempat untuk makanan yang masuk. Selain itu, akibat hormon yang meningkat, kerja sistem pencernaan menjadi lebih lamban hingga lambung terasa panas.

Untuk mengatasinya, konsumsilah makanan secara bertahap dan dalam porsi kecil. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gas (seperti kol), lemak, dan berbumbu kuat. Kemudian, berdirilah selama 15 menit setelah Anda makan besar dan saat duduk kembali, selonjorkan kaki dengan sudut sedikit lebih tinggi dari perut.

8. Sulit tidur


Ketika berat badan semakin bertambah, Anda mulai tidak nyaman berbaring. Lambung yang terasa panas dan pikiran tentang kedatangan anggota baru juga membuat Anda sulit tidur.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mandi dengan air hangat sebelum tidur, minum teh atau susu hangat, dan tenangkan pikiran dengan alunan lagu-lagu favorit Anda.

Perhatikan juga kenyamanan tempat tidur. Mungkin kini saatnya Anda mengganti kasur dengan busa atau kasur yang lebih sehat dan nyaman. Kemudian, mulailah latihan pernapasan dan relaksasi. Olahraga teratur juga akan membuat Anda lebih mudah tidur.


Sumber: okezone.com

Mengenali Beberapa Gangguan Kehamilan


Kehamilan adalah masa paling menyenangkan sekaligus penuh tantangan. Setelah satu gangguan hilang, muncul gangguan lainnya. Gangguan yang dirasa adalah akibat perubahan fisik, tapi gangguan psikis pun bukan tak dirasakannya.

Setelah melewati masa morning sickness, kini saatnya Anda menikmati masa-masa kehamilan. Benarkah? Nyatanya tak demikian.

Tetapi ibu hamil (bumil) jangan terlalu khawatir. Jika gangguan tersebut tidak mengarah pada kelainan yang lebih berat, nikmati saja hari demi hari kehamilan Anda. Dengan kekuatan cinta menunggu hadirnya buah hati, bumil pasti mampu melewatinya.

Berbagai gangguan selama kehamilan, berikut di antaranya:

1. Vagina rentan infeksi


Pada saat hamil, vagina lebih peka dan mudah terserang infeksi. Karenanya, kebersihan bagian ini perlu mendapatkan perhatian lebih, misalnya kebersihan air, pakaian dalam, dan alat-alat mandi yang dipergunakan.

2. Sembelit


Akibat peningkatan hormon progesteron, sistem kerja pencernaan di usus berjalan lamban sehingga makanan dan air sulit diserap. Itulah sebabnya, banyak bumil yang mengalami sembelit.

Selain itu, sembelit juga bisa disebabkan oleh pertumbuhan janin yang semakin besar sehingga menekan usus dan anus. Jika hal ini dibiarkan, bukan tak mungkin menimbulkan perdarahan di anus.

Dalam kondisi ini, mengonsumsi sumber makanan atau vitamin yang mengandung zat besi, malah memperburuk keadaan. Untuk menghindarinya, sebaiknya Anda banyak minum dan mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran. Hindari makanan yang bisa menyebabkan sembelit, seperti pisang atau keju, serta cobalah berolahraga secara teratur.

3. Sering buang air kecil


Selain disebabkan oleh peningkatan berat badan, pertumbahan berat janin juga menyebabkan bumil harus sering buang air kecil. Sebab, janin yang kian membesar akan menekan kandung kemih.

4. Stres


Peristiwa kehamilan selain membuat bumil gembira, juga bisa menekan perasaannya. Perasaan was-was akan kondisi janin dan berbagai perubahan tubuh seringkali membuat bumil menderita stres. Perasaan ini akan semakin kuat akibat pengaruh hormon kehamilan juga lingkungan sekitar bumil yang tidak kondusif.

Sekalipun tidak menganggu kesehatan bumil ataupun janin, keadaan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Karena itu, cobalah bersikap santai, dan cari sumber stres untuk bisa segera mengatasinya. Usahakan mencari dukungan dari lingkungan sekitar, seperti suami, teman, dan keluarga.

5. Sakit pinggang


Makin tua usia kehamilan, makin melemah jaringan pengikat dan sendi-sendi panggul. Pembesaraan rahim telah mengubah titik berat tubuh sehingga Anda harus berdiri sempurna dengan pundak tertarik ke belakang. Akibatnya, pinggang terasa sakit. Apalagi bila Anda sudah beberapa kali hamil. Untuk mengurangi sakit pinggang, pakailah sepatu bertumit rendah serta perbaiki sikap tubuh, terutama sikap berdiri dan duduk.

6. Pembengkakan


Pembengkakan (oedema), terutama di bagian kaki, lazim menimpa bumil. Hal ini disebabkan meningkatnya cadangan cairan dalam tubuh pada akhir masa kehamilan.

Untuk mengurangi gangguan, angkatlah kaki dengan sudut agak tinggi saat bumil tidur. Sekalipun gangguan ini wajar, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter. Anda harus mengambil langkah cepat bila mendapati pembengkakan tiap pagi hari sebab ini merupakan salah satu gejala preeklampsia (keracunan kehamilan).

7. Lambung panas


Pertumbuhan janin akan menekan bagin perut sehingga hanya sedikit tempat untuk makanan yang masuk. Selain itu, akibat hormon yang meningkat, kerja sistem pencernaan menjadi lebih lamban hingga lambung terasa panas.

Untuk mengatasinya, konsumsilah makanan secara bertahap dan dalam porsi kecil. Kurangi konsumsi makanan yang banyak mengandung gas (seperti kol), lemak, dan berbumbu kuat. Kemudian, berdirilah selama 15 menit setelah Anda makan besar dan saat duduk kembali, selonjorkan kaki dengan sudut sedikit lebih tinggi dari perut.

8. Sulit tidur


Ketika berat badan semakin bertambah, Anda mulai tidak nyaman berbaring. Lambung yang terasa panas dan pikiran tentang kedatangan anggota baru juga membuat Anda sulit tidur.

Untuk mengatasi hal ini, cobalah mandi dengan air hangat sebelum tidur, minum teh atau susu hangat, dan tenangkan pikiran dengan alunan lagu-lagu favorit Anda.

Perhatikan juga kenyamanan tempat tidur. Mungkin kini saatnya Anda mengganti kasur dengan busa atau kasur yang lebih sehat dan nyaman. Kemudian, mulailah latihan pernapasan dan relaksasi. Olahraga teratur juga akan membuat Anda lebih mudah tidur.


Sumber: okezone.com

Mengenali Jenis Jenis Sakit Kepala


Rasanya, tak ada orang yang tak pernah menderita sakit kepala, bahkan sebagian telah kronis. Mengenali jenis sakit kepala menuntun Anda menemukan pengobatan terbaik.

Berikut, delapan jenis sakit kepala, seperti diulas Womansday.

Sakit kepala berasal dari mulut


Pusat sakit kepala ini bukan pada kepala, tetapi mulut atau rahang. Sakit kepala bisa dirasakan sepanjang hari, tapi penderitanya mengatakan bahwa sakit paling intens dirasakan pagi hari setelah malamnya tidak gosok gigi atau saat stres di siang hari, ketika sebagian besarnya tidak menyadari mereka menggerutukkan gigi. Bagaimana mengobatinya?

"Kebanyakan pasien tidak menyadari bahwa mereka dapat berkunjung ke dokter gigi untuk treatment oklusi khusus untuk mengobati sakit kepala," kata Colleen Olitsky DDS, dokter gigi estetik di New York dan Florida. "Gigitan seseorang, atau oklusigigi tumbuh berbarengandapat menyebabkan sakit kepala dan sakit leher."

Migren


Menurut National Headache Foundation, lebih dari 29 juta orang Amerika menderita sakit kepala migren. Bukan saja menyakitkan dan melemahkan, migren juga berhubungan dengan mual, muntah, masalah penglihatan, serta kepekaan terhadap cahaya dan suara. Meskipun sedikit yang bisa diketahui soal penyebab pasti migren, para ahli memberikan alternatif terbaik untuk pengobatan. Di antaranya, akupunktur, teknik relaksasi (latihan pernapasan, visualisasi, yoga, dan meditasi), vitamin B12 dan suplemen magnesium, dan suntikan botox.

Sakit kepala akibat obat sakit kepala


Anda minum obat sakit kepala untuk meredakannya, bukan untuk membuatnya lebih buruk. Tetapi, para ahli memperingatkan tentang jenis baru sakit kepala yang semakin umum, terutama di kalangan penderita sakit kepala kronis. Jenis baru ini disebut sakit kepala akibat obat berlebihan. Anda minum obat sakit kepala, tapi justru diikuti serangan pusing. Obat-obatan dimaksud, seperti aspirin, acetaminophen, atau ibuprofen yang diminum setiap hari. Metode pengobatan nantinya bervariasi, tergantung pada pasien dan tingkat keparahan sakit kepala.

Sakit kepala sinus


Apakah disebabkan oleh infeksi sinus atau alergi musiman, sakit kepala sinus paling sering dirasakan sebagai nyeri yang mendalam di tulang pipi, dahi, atau hidung. Sakit kepala sinus biasanya mengintensifkan gerakan kepala tiba-tiba (seperti membungkuk untuk mengambil sesuatu dari tanah), ketika terjadi pergeseran dan tekanan dalam rongga sinus Anda.

Atur penggunaan dekongestan atau antihistamin untuk memerangi gejala sakit kepala sinus. Namun, bukan tak mungkin jika dokter Anda memberikan antibiotik untuk memerangi setiap infeksi.

Sakit kepala akibat kurang tidur


Kurang tidur bisa menyebabkan sakit kepala hebat. Cara terbaik untuk menghadapinya adalah acetaminophen atau ibuprofen akan sedikit melegakan Anda, tapi sekaligus akan mengubah kebiasaan tidur Anda.

Cobalah untuk menjaga jadwal tidur yang sama pada akhir pekan seperti yang Anda lakukan selama seminggu. Juga, tidur malam setidaknya enam jam bila memungkinkan.

Sakit kepala berkluster


Dikenal sebagai salah satu jenis yang paling menyakitkan dari sakit kepala, sakit kepala kluster jarang terjadi. Penderitanya mengatakan bahwa sakit kepala ini menyerang dalam gelombang atau "kluster." Sakit kepala mungkin mendera selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, dan biasanya diikuti dengan periode "pengampunan" selama sebulan atau lebih.

Penyebab paling umum adalah magnesium rendah. Untuk itu, infus magnesium dapat bekerja sebagian dengan membuka pembuluh darah terbatas yang menyebabkan sakit kepala. Pilihan pengobatan yang juga dapat dilakukan, adalah terapi oksigen, anestesi lokal, dan obat-obatan lainnya.

Sakit kepala terkait stres


Setiap sumber stres bisa mendatangkan sakit kepala serius. Anda dapat minum pil untuk mengurangi gejala, tetapi pertimbangkan langkah lain untuk mengakhiri sakit kepala seluruhnya.

"Perhatikan baik-baik pada saat Anda mulai sakit kepala," kata Howard Schubiner MD, ahli sakit kepala dan nyeri di Providence Hospital di Southfield, Michigan. "Kemungkinan bahwa ada beberapa masalah besar yang mengganggu Anda pada saat itu, beberapa situasi yang mengganggu, atau situasi di mana Anda merasa terjebak dan Anda tidak bisa menyelesaikan. Jika Anda menemukan pola serangan, pikirkan tentang tekanan yang terjadi pada hari-hari tersebut."

Sakit kepala ketegangan


Ahli sakit kepala memperkirakan bahwa apa yang disebut "sakit kepala ketegangan" adalah jenis paling umum sakit kepala yang dilaporkan oleh orang dewasa. Penyebabnya termasuk kelelahan, kelaparan, paparan asap, bahkan rekan kerja Anda.

Pengobatan untuk sakit kepala ketegangan mungkin termasuk acetaminophen, ibuprofen, atau kombinasi keduanya. Bagi penderita sakit kepala ketegangan kronis, dokter juga biasa meresepkan antidepresan untuk memerangi rasa sakit.


Sumber: okezone.com

Mengenali Jenis Jenis Sakit Kepala


Rasanya, tak ada orang yang tak pernah menderita sakit kepala, bahkan sebagian telah kronis. Mengenali jenis sakit kepala menuntun Anda menemukan pengobatan terbaik.

Berikut, delapan jenis sakit kepala, seperti diulas Womansday.

Sakit kepala berasal dari mulut


Pusat sakit kepala ini bukan pada kepala, tetapi mulut atau rahang. Sakit kepala bisa dirasakan sepanjang hari, tapi penderitanya mengatakan bahwa sakit paling intens dirasakan pagi hari setelah malamnya tidak gosok gigi atau saat stres di siang hari, ketika sebagian besarnya tidak menyadari mereka menggerutukkan gigi. Bagaimana mengobatinya?

"Kebanyakan pasien tidak menyadari bahwa mereka dapat berkunjung ke dokter gigi untuk treatment oklusi khusus untuk mengobati sakit kepala," kata Colleen Olitsky DDS, dokter gigi estetik di New York dan Florida. "Gigitan seseorang, atau oklusigigi tumbuh berbarengandapat menyebabkan sakit kepala dan sakit leher."

Migren


Menurut National Headache Foundation, lebih dari 29 juta orang Amerika menderita sakit kepala migren. Bukan saja menyakitkan dan melemahkan, migren juga berhubungan dengan mual, muntah, masalah penglihatan, serta kepekaan terhadap cahaya dan suara. Meskipun sedikit yang bisa diketahui soal penyebab pasti migren, para ahli memberikan alternatif terbaik untuk pengobatan. Di antaranya, akupunktur, teknik relaksasi (latihan pernapasan, visualisasi, yoga, dan meditasi), vitamin B12 dan suplemen magnesium, dan suntikan botox.

Sakit kepala akibat obat sakit kepala


Anda minum obat sakit kepala untuk meredakannya, bukan untuk membuatnya lebih buruk. Tetapi, para ahli memperingatkan tentang jenis baru sakit kepala yang semakin umum, terutama di kalangan penderita sakit kepala kronis. Jenis baru ini disebut sakit kepala akibat obat berlebihan. Anda minum obat sakit kepala, tapi justru diikuti serangan pusing. Obat-obatan dimaksud, seperti aspirin, acetaminophen, atau ibuprofen yang diminum setiap hari. Metode pengobatan nantinya bervariasi, tergantung pada pasien dan tingkat keparahan sakit kepala.

Sakit kepala sinus


Apakah disebabkan oleh infeksi sinus atau alergi musiman, sakit kepala sinus paling sering dirasakan sebagai nyeri yang mendalam di tulang pipi, dahi, atau hidung. Sakit kepala sinus biasanya mengintensifkan gerakan kepala tiba-tiba (seperti membungkuk untuk mengambil sesuatu dari tanah), ketika terjadi pergeseran dan tekanan dalam rongga sinus Anda.

Atur penggunaan dekongestan atau antihistamin untuk memerangi gejala sakit kepala sinus. Namun, bukan tak mungkin jika dokter Anda memberikan antibiotik untuk memerangi setiap infeksi.

Sakit kepala akibat kurang tidur


Kurang tidur bisa menyebabkan sakit kepala hebat. Cara terbaik untuk menghadapinya adalah acetaminophen atau ibuprofen akan sedikit melegakan Anda, tapi sekaligus akan mengubah kebiasaan tidur Anda.

Cobalah untuk menjaga jadwal tidur yang sama pada akhir pekan seperti yang Anda lakukan selama seminggu. Juga, tidur malam setidaknya enam jam bila memungkinkan.

Sakit kepala berkluster


Dikenal sebagai salah satu jenis yang paling menyakitkan dari sakit kepala, sakit kepala kluster jarang terjadi. Penderitanya mengatakan bahwa sakit kepala ini menyerang dalam gelombang atau "kluster." Sakit kepala mungkin mendera selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, dan biasanya diikuti dengan periode "pengampunan" selama sebulan atau lebih.

Penyebab paling umum adalah magnesium rendah. Untuk itu, infus magnesium dapat bekerja sebagian dengan membuka pembuluh darah terbatas yang menyebabkan sakit kepala. Pilihan pengobatan yang juga dapat dilakukan, adalah terapi oksigen, anestesi lokal, dan obat-obatan lainnya.

Sakit kepala terkait stres


Setiap sumber stres bisa mendatangkan sakit kepala serius. Anda dapat minum pil untuk mengurangi gejala, tetapi pertimbangkan langkah lain untuk mengakhiri sakit kepala seluruhnya.

"Perhatikan baik-baik pada saat Anda mulai sakit kepala," kata Howard Schubiner MD, ahli sakit kepala dan nyeri di Providence Hospital di Southfield, Michigan. "Kemungkinan bahwa ada beberapa masalah besar yang mengganggu Anda pada saat itu, beberapa situasi yang mengganggu, atau situasi di mana Anda merasa terjebak dan Anda tidak bisa menyelesaikan. Jika Anda menemukan pola serangan, pikirkan tentang tekanan yang terjadi pada hari-hari tersebut."

Sakit kepala ketegangan


Ahli sakit kepala memperkirakan bahwa apa yang disebut "sakit kepala ketegangan" adalah jenis paling umum sakit kepala yang dilaporkan oleh orang dewasa. Penyebabnya termasuk kelelahan, kelaparan, paparan asap, bahkan rekan kerja Anda.

Pengobatan untuk sakit kepala ketegangan mungkin termasuk acetaminophen, ibuprofen, atau kombinasi keduanya. Bagi penderita sakit kepala ketegangan kronis, dokter juga biasa meresepkan antidepresan untuk memerangi rasa sakit.


Sumber: okezone.com

Cara Melindungi Mata dari Radiasi Komputer


Banyak orang memiliki masalah dengan penglihatan. Padahal, mata merupakan aset berharga yang harus dijaga benar kesehatannya. Para dokter menyebutkan, kondisi tersebut disebabkan perkembangan teknologi modern.

Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Karena itu, beristirahat di depan komputer, menonton televisi atau pergi ke bioskop, dapat mengurangi paparan buruk radiasi komputer.

Dokter mata telah mengakui bahwa komputer pribadi merupakan musuh utama mata. Banyak masalah mata yang disebabkan oleh komputer. Penyakit itu memiliki nama khusus, computer eye syndrome (CES).

Gejala ini akrab bagi siapa saja yang menghabiskan lebih dari lima jam sehari di depan monitor. Kondisi itu menyebabkan mata kering, terbakar, kelopak mata memerah, dan sakit kepala. Ini melebihi gejala yang timbul akibat kelelahan membaca buku. Demikian dikutip dari Genius Beauty, Selasa (27/9/2011).

Lantas, mengapa layar komputer bisa memengaruhi kesehatan mata lebih daripada saat membaca buku?

Menjaga jarak pandang antara mata dan monitor merupakan cara jitu menangani radiasi komputer. Melihat secara bergantian dari jarak panjang dan pendek, dengan jarak minimum 45 sentimeter, bisa membantu Anda hilangkan radiasi komputer.

Namun mereka yang menghabiskan 10 jam di depan monitor tidak memiliki kemungkinan itu, dan mata mereka lelah melihat pada satu titik.

Masalah lain yang membuat orang terpapar radiasi komputer ialah jarang berkedip saat melihat monitor. Padahal sering mengedip mata dapat membuat mata tidak kering.

Mata berlendir butuh moisturing konstan, sebaliknya jika kurang basah akan membuatnya jadi kering. Kondisi ini sering disebut "pasir di mata", yang membuat nyeri akut, dan kelelahan.

Lingkungan yang tidak menguntungkan, asap rokok, debu jalanan, dan udara yang tercemar juga meningkatkan kekeringan pada mata. Biasanya mereka yang sering menghabiskan waktu di kantor sering terpapar udara AC sangat kering.

Selain itu, kualitas gambar pada monitor yang berbeda, bahkan jika itu adalah layar terbaik bisa membuat mata jadi bermasalah.

Pertama, terdiri dari piksel yang selalu flicker (meskipun dibedakan dengan mata). Kedua, gambar dan teks yang menyala sedemikian rupa sehingga mengarah ke beban tambahan pada mata. Ketiga, radiasi luminofor dari monitor tidak bertepatan dengan sensitivitas spektral maksimum mata.


Sumber: okezone.com
 

Sample text

Sample Text

Sample Text